Permaisuri Jenius ! | REVISI |
11. PJ !
Xiao Mei
Permaisuri sialan ! berani-beraninya dia mempermalukan diri ku dan yang mulia..arrgghhh !! (Menghamburkan barang dimeja riasnya)
Roona
Selir..mohon tenangkan pikiran selir dulu
Roona
Bagaimana kalau kita membuat rencana untuk permaisuri ? (Berusaha menenangkan selir Mei)
Xiao Mei
Hmm...apa rencana mu pelayan Roona ?
Xiao Mei
(Masih menetralkan amarahnya)
Roona
Begini selir .......................
Xiao Mei
Heh, untuk seorang pelayan kau ternyata cukup pintar dalam hal seperti ini (Senyum miring)
Roona
Terima kasih atas pujiannya selir (Membungkuk dan smirk)
Sementara di kediaman Lavender
Lu Sia (Ibu Suri)
Hahhh~ (Memijit pelipisnya)
Lu Sia (Ibu Suri)
Ibu tidak tau apa yang ada dipikiran yang mulia, sampai-sampai berbuat seperti itu..
Lu Sia (Ibu Suri)
Alhasil dia sendiri yang menanggung malu hahh~
Bai Xia (Queenza)
Tenanglah bu, aku yakin pasti yang mulia akan bisa mengatasi semua ini..
Bai Xia (Queenza)
Aku salah...seharusnya aku diam saja tadi (Menunduk bersalah)
Lu Sia (Ibu Suri)
Tidak permaisuri kamu tidak bersalah sedikitpun, sudah sepantasnya kamu berkata seperti itu tadi..
Bai Xia (Queenza)
Tapi aku bu—
Lu Sia (Ibu Suri)
Sudahlah permaisuri...tidak apa, ibu tidak akan menyalahkan permaisuri atas semua ini
Lu Sia (Ibu Suri)
Permaisuri sebaiknya pergi ke kediaman mawar, ibu ingin sendiri dulu
Bai Xia (Queenza)
Baiklah, jika itu yang ibu mau
Bai Xia (Queenza)
Ayo Zhu..
Bai Xia (Queenza)
Kami permisi ibu
Lu Sia (Ibu Suri)
(Angguk)
Permaisuri Xia dan Zhu Wei pun meninggalkan kediaman Lavender dan berjalan menuju kediaman mawar
Zhu Wei
Permaisuri apa saya boleh bicara ?
Bai Xia (Queenza)
Silahkan Zhu.. lagipula tidak ada yang akan mencegah mu
Zhu Wei
Apa permaisuri tau, tadi saya melihat wajah selir Mei memerah menahan amarah...dan itu membuat saya ingin tertawa
Zhu Wei
(Membayangkan wajah selir Mei sedang marah)
Zhu Wei
Pufft..saya akui walaupun selir Mei itu jahat tapi saat dia marah dia terlihat sangat manis permaisuri, tapi tidak semanis dan secantik permaisuri 😌
Bai Xia (Queenza)
Hhhh, Zhu...kamu ada-ada saja
Permaisuri Xia dan Zhu Wei menoleh kearah suara dan yaa itu selir Mei
Bai Xia (Queenza)
Ada apa selir ?
Xiao Mei
Emm begini permaisuri...aaa saya ingin mengajak permaisuri untuk minun teh sore ini apa... permaisuri ada waktu ?
Bai Xia (Queenza)
Emm (Melirik ke arah Zhu Wei untuk memastikan)
Bai Xia (Queenza)
*Seperti ada yang direncanakan oleh si xiomai ini, tapi ya boleh lah
Zhu Wei
(Geleng-geleng kecil)
Zhu Wei
*jangan sampai permaisuri menerima tawaran selir jahat ini !
Xiao Mei
B-bagaimana permaisuri ?
Xiao Mei
*Semoga saja permaisuri bodoh ini menerima tawaran ku
Bai Xia (Queenza)
Emm baiklah (Senyum manis)
Zhu Wei
*Astaga permaisuri !!
Xiao Mei
(Terpana melihat wajah Bai Xia yang sedang tersenyum)
Xiao Mei
*Eehh !! tsk, sialan !
Bai Xia (Queenza)
*Heh, kita liat nanti..rencana lu bakal berhasil atau sebaliknya ? 😏
Bai Xia (Queenza)
Maaf selir Mei saya terburu-buru, permisi
Bai Xia (Queenza)
(Pergi ke kediamannya)
Xiao Mei
Heh, permaisuri bodoh ! kau akan mati ditangan ku 😏
Xiao Mei
(Teringat senyum manis Bai Xia)
Xiao Mei
Argghh !! sialan !! kenapa permaisuri bodoh itu lebih cantik dari pada diriku !!!
Xiao Mei
Cih ! (Pergi ke kediamannya)
btw...si Bai Xia/Queenza ga pake cadar lagi dari eps 5 sampai eps ini
Comments
hiilemonie
ngakak cmn gegara dipanggil xiomai🙃
2021-09-13
4
Ditaa
ketika selir Xiao mei Nyabut Bai Xia Cantik
otakku langsung kepikiran bahwa Selir Xiao Mei Lesbi🙂🤦♀️
2021-08-09
34