Permaisuri Jenius ! | REVISI |
06. PJ !
Bai Xia (Queenza)
Mungkin aku harus mempersiapkan bahan-bahan nya dulu...
permaisuri Xia mulai mengambil semua bahan yang tersedia di dapur seperti bawang merah, bawang putih, garam, cabe merah, cabe hijau dan sebagainya
Bai Xia (Queenza)
Huhh, aku harus menggunakan apa supaya nasgor nya terlihat berwarna kejinggaan ?
Bai Xia (Queenza)
Kunyit ? ku rasa tidak...nanti nasgor ku jadi warna kuning, itu konsep nya gimana nasgor kuning ? gitu ? 😑
Bai Xia (Queenza)
Au ah, tidak perlu pakai warna..lagian nasinya jadi putih rasanya juga tidak akan berkurang toh
Bai Xia (Queenza)
(Mulai mengiris tipis bawang dan cabe)
Zhu Wei
Permaisuri ini nasi nya— permaisuri !!!
Zhu Wei
Permaisuri jangan ! nanti permaisuri akan terluka
Bai Xia (Queenza)
(Memutar bola matanya malas)
Zhu Wei
Tenanglah Zhu Wei, jika pun aku terluka itu tidak akan terasa sakit
Zhu Wei
Emm, apa permaisuri tidak akan menjerit ? (Hati-hati)
Bai Xia (Queenza)
(Menghentikan aktivitasnya)
Bai Xia (Queenza)
(Berbalik)
Bai Xia (Queenza)
Ppfft, kamu pikir aku anak kecil ? hmm ?
Bai Xia (Queenza)
Hahahaha, kamu ada-ada saja Zhu Wei 😆
Zhu Wei
Hehe maaf permaisuri, saya kira akan seperti ini nantinya... (Menggaruk tekuknya)
Bai Xia (Queenza)
Tidak dan tidak akan pernah seperti itu Zhu... (Senyum)
Zhu Wei
*Jantung ku semuanya...tolong ! (Pingsan)
Bai Xia (Queenza)
Eeh eh?! Zhu !!!
Bai Xia (Queenza)
Zhu...Zhu Wei ! (Menepuk-nepuk pipi Zhu Wei)
Bai Xia (Queenza)
*Malah pingsan 😑
Bai Xia (Queenza)
Hmm, sudahlah biarkan saja (Gumam)
Bai Xia (Queenza)
(Berdiri)
Bai Xia (Queenza)
(Melanjutkan aktivitasnya)
Bai Xia (Queenza)
(Lirik sekilas)
Bai Xia (Queenza)
Merepotkan (Gumam)
Beberapa menit kemudian, nasgor yang dibuat permaisuri Xia sudah siap. Permaisuri Xia pun menata nasgornya di meja dekat dapur
Bai Xia (Queenza)
Walaupun warna nasinya agak putih... 😐
Bai Xia (Queenza)
Tapi tidak apa lah...yang penting perut ku kenyang
Zhu Wei
Ughh... (Memegangi kepalanya)
Bai Xia (Queenza)
Zhu ? kamu sudah sadar ? (Menghampiri)
Zhu Wei
Eemm, permaisuri kenapa saya bisa tiduran di lantai ?
Bai Xia (Queenza)
Oohh itu—
Zhu Wei
Astaga ! permaisuri.. permaisuri tidak terluka kan ?!! (Khawatir)
Bai Xia (Queenza)
*Mulai lagi...😑
Bai Xia (Queenza)
Tidak, kamu tidak perlu mengkhawatirkan apa pun..ayo makanlah bersama ku
Zhu Wei
Tapi permaisuri saya tidak pantas (Berdiri)
Zhu Wei
Saya hanyalah pelayan...
Bai Xia (Queenza)
Hey, kamu bukan pelayan ! jangan anggap dirimu sebagai pelayan ! kamu adalah teman semasa kecil ku ! (Berdiri)
Bai Xia (Queenza)
Apa kamu melupakannya ?! ❄️
Zhu Wei
E-eumm i-itu permaisuri...saya t-tidak—
Bai Xia (Queenza)
Bagus jika kamu tidak melupakan, sekarang duduk lah disini dan makan bersama ku !
Bai Xia (Queenza)
(Menarik tangan Zhu Wei agar duduk)
Bai Xia (Queenza)
Sekarang makan !
Zhu Wei
I-ini apa permaisuri ? (Heran)
Bai Xia (Queenza)
Jangan banyak bertanya, ayo makan ! (Memakan)
Dengan ragu-ragu Zhu Wei pun memakan nasi goreng tersebut dan sampai....
Comments
NANA🙇♀️⁉️
gw malah sukanya yg warna agak putih gtu warnanya
2022-08-13
2
kembali aktif
lanjut
2021-07-31
5
Rosé
lanjut thor
2021-07-31
5