Permaisuri Jenius ! | REVISI |
02. PJ !
Di dalam sebuah gubuk kecil terletak diantara pohon-pohon rindang seorang wanita tampak tidak sadarkan diri dari 1 minggu yang lalu dan terlihat seorang wanita lagi disampingnya sedang menangisi majikannya
Zhu Wei
Huhuhu....permaisuri...kapan permaisuri sadar...hiks
Zhu Wei
Saya...merindukan..hiks... permaisuri...
Terdengar lancang tapi, Zhu Wei merupakan pelayan pribadi permaisuri Xia sekaligus teman semasa kecilnya
Tak beberapa lama kemudian, jari-jemari permaisuri Xia mulai bergerak secara perlahan
Melihat hal itu Zhu Wei bergegas mengambil keperluan yang nanti dibutuhkan oleh permaisuri Xia
Setelah kepergian Zhu Wei, permaisuri Xia mulai mengerjapkan mata berkali-kali
Kepalanya terasa sangat pusing sekaligus heran...apa dirinya masih diberi kesempatan untuk hidup?
Perlahan tapi pasti permaisuri Xia/Queenza mulai beringsut duduk, ia menatap heran sekelilingnya
Bai Xia (Queenza)
Kenapa aku berada ditempat kotor seperti ini ?! harusnya aku terbaring di brankar rumah sakit ! (Gumam)
Sedetik kemudian Zhu Wei datang dengan membawa segala keperluan seperti air minum dan obat-obatan
Bai Xia (Queenza)
(Menatap Zhu Wei bingung)
Zhu Wei
Permaisuri ! akhirnya... permaisuri bangun juga hiks.. (Berlari kecil memeluk sang majikan)
Bai Xia (Queenza)
(Semakin bingung)
Bai Xia (Queenza)
*Hah ?! bangun ? permaisuri ?
Bai Xia (Queenza)
*Maksudnya apa ?
Zhu Wei
Hiks...hiks...(Langsung melepaskan pelukannya)
Zhu Wei
M-maaf permaisuri...hiks s-saya sudah lancang hiks...
Zhu Wei
(Menunduk ketakutan)
Bai Xia (Queenza)
Emmm ? untuk apa meminta maaf (Menggaruk tekuknya)
Zhu Wei
Saya s-sudah lancang.. permaisuri...hiks
Permaisuri Xia/Queenza kehabisan kata-kata, ia tidak tau lagi harus berkata apa karena wanita didepan menangis tersedu-sedu
Setelah puas menangis Zhu Wei kemudian memberikan air minum kepada majikannya
Zhu Wei
Permaisuri...ini air minum...mungkin tenggorokan permaisuri kering....
Bai Xia (Queenza)
Emm iya...terimakasih
Bai Xia (Queenza)
(Meminum air nya sampai habis)
Bai Xia (Queenza)
(Memberikan gelas kosong ke Zhu Wei)
Bai Xia (Queenza)
Siapa namamu ? dan kenapa bisa kita berada disini ?
Zhu Wei
Apa permaisuri lupa ?
Bai Xia (Queenza)
(Angguk-angguk)
Bai Xia (Queenza)
(Menggaruk tekuknya lagi)
Bai Xia (Queenza)
M-mungkin..entahlah, aku juga tidak tau
Bai Xia (Queenza)
Jika kamu tidak mau menceritakan yasudah...
Zhu Wei
Saya akan mencoba permaisuri...
Zhu Wei
Saya Zhu Wei pelayan pribadi permaisuri sekaligus teman semasa kecil permaisuri, permaisuri menikah dengan kaisar Chen karna permaisuri sangat mencintai kaisar Chen tapi tidak dengan kaisar
Zhu Wei
Kaisar Chen hanya memanfaatkan permaisuri untuk pendukung kedudukan sebagai kaisar, setelah di angkat menjadi kaisar
Zhu Wei
Kaisar Chen seenaknya mengatakan cerai kepada permaisuri
Zhu Wei
Karena tidak mau diceraikan oleh kaisar, permaisuri pun berbuat nekad yaitu dengan meracuni selir Mei
Zhu Wei
Mengetahui hal itu kaisar lalu mengasingkan permaisuri ke tempat terpencil ini...
Bai Xia (Queenza)
(Mengerutkan keningnya)
Bai Xia (Queenza)
*Apa-apaan ini ?! apa gue berpindah tempat ?
Bai Xia (Queenza)
*Jika berpindah tempat, kenapa harus di tubuh ini bodoh !
Bai Xia (Queenza)
*Permaisuri ini benar-benar dibutakan oleh cinta
Bai Xia (Queenza)
Emm baiklah...kamu sudah menjelaskan banyak Zhu Wei
Zhu Wei
Ah, satu lagi permaisuri...nama permaisuri Bai Xia
Bai Xia (Queenza)
(Angguk)
Bai Xia (Queenza)
Sekarang kamu boleh keluar, aku ingin sendiri dulu
Zhu Wei
Baiklah (Membungkuk dan pergi)
Bai Xia (Queenza)
Tch.. (Berjalan ke arah cermin)
Setelah sampai di depan cermin, alangkah terkejutnya ia melihat wajahnya yang dipenuhi jerawat
Bai Xia (Queenza)
Perempuan ini... (Geram)
Bai Xia (Queenza)
Dia sering memakai riasan yang berlebihan hingga tidak peduli sama sekali dengan keadaan fisiknya...
Bai Xia (Queenza)
Hadeuhh (Memijit pelipisnya)
Bai Xia (Queenza)
Pantas saja, kaisar Chen Chen Chum apalah itu aku tidak peduli, tidak pernah sekalipun melirik ataupun melihat nya
Bai Xia (Queenza)
Aku harus melewati perawatan kulit disini...
Hai readers yang terhormat, salam hangat dari author ✌️🙂
Comments
jjj
mbak roje memamg gada dua nya💜
2021-10-29
6
monstiez 💕
salam juga thor☺
2021-08-26
4
Livia_vie
sudah bagus thor lanjut ya lagi 😃
2021-08-10
6