EPS. 18
Elise berjalan melewati lorong istana bersama seorang pelayan dan Ksatria utusan tadi menuju ruangan Kaisar.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Ni gaun kenapa panjang, ribet gini si anj-!!"
[Kesal]
Sejak Ksatria utusan tadi mengatakan perintah Kaisar, para pelayan dengan antusias merias Elise tanpa persetujuannya.
Hari ini dia menggunakan gaun berwarna biru laut dengan bawahan yang sedikit mengembang, lengan bajunya pendek dan hiasan disekitar pinggangnya. Rambutnya dikepang dan ditambah perhiasan-perhiasan yang lainnya.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Terus ni 𝐾𝑜𝑟𝑠𝑒𝑡 nyelekit banget sat!!"
[mengsedih]
Elise sudah mengatakan pada para pelayan yang meriasnya kalau dia tidak mau menggunakan 𝐾𝑜𝑟𝑠𝑒𝑡 yang membuat sesak nafas itu, tapi para pelayan bersikeras supaya nantinya penampilan Elise menjadi sempurna. Alhasil, ya begini...
Elise sudah tiba di depan pintu ruang kerja Kaisar, ksatria yang waktu itu dilihatnya masih dengan tegap menjaga pintu masuk tersebut.
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚
Salam, Tuan Putri.
[hormat]
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚
Silakan.
[membukakan pintu]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Hanya mengangguk lalu berjalan masuk]
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Sebenernya ruangannya itu luas ya, tapi Author nggak nemu fotonya. Jadi bayangin aja.
Saat masuk, Elise bisa melihat di ruangan yang luas dan mewah itu hanya ada Kaisar dan Adrin. Adrin yang duduk disofa dan Kaisar yang masih mengerjakan berkas-berkas penting kekaisaran.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Salam hamba pada Yang Mulia Kaisar.
[Sedikit menaikkan roknya lalu menunduk]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
[Berhenti mengerjakan tugasnya lalu menatap Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ada keperluan apa Baginda meminta saya datang?
[to the point]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
[Menatap datar Elise]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Kau bisa duduk dulu bersama adikmu, aku akan mengerjakan ini dulu.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Baik, terima kasih.
[berjalan mendekati Adrin]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hai, kak. Kita sering bertemu akhir-akhir ini ya.
[tertawa]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Hanya berdehem lalu duduk di samping Adrin]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ada apa Kaisar memintaku datang?
[menatap Adrin]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Kau lupa apa yang aku janjikan kemarin kak?
[balas menatap Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Mengingat-ingat]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Owh... soal tes itu?!
[ingat]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hmm... Aku sudah mengatakannya tadi pada Ayahanda, tapi aku tidak tau dia akan memberikanmu izin atau tidak.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Owh...
[menganggukkan kepalanya]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ngomong-ngomong kak...
[menatap Elise dari atas sampai bawah]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Kenapa🤨?
[menaikkan satu alisnya]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hari ini kau terlihat sangat cantik, aku bahkan mengira ada bidadari yang turun dari surga tadi.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Menggoda dan melebih-lebihkan]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Menyerngit jijik mendengar ucapan Adrin]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Aku tau aku selalu cantik, tapi tidak usah mengatakan hal yang berlebihan seperti itu😒
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Aduh, kak! kenapa kau sangat suka memukulku yang tampan ini sih?!!
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Kesal sambil mengusap-usap tangannya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Karena kau itu terlalu menyebalkan tau😒!!
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Kau sangat jahat kak.
[mendramatis]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Sudah berhenti, mau kupukul lagi?!
[mengangkat tangannya]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Tidak-tidak! aku hanya bercanda tadi! pukulan kakak itu sangat sakit tau!
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[mempoutkan bibirnya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Owhh...
[cuek]
Selama menunggu Kaisar mengerjakan berkasnya, Adrin selalu mengganggu Elise yang membuat Elise sendiri jengkel dan beberapa kali memukul tangan pemuda itu.
Mereka bahkan lupa kalau di ruangan itu masih ada Kaisar yang melihat tingkat anak-anaknya dan terlihat harmonis.
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Baguslah mereka bisa akrab seperti saudara pada umumnya.
[tersenyum samar lalu melanjutkan pekerjaannya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hei, kenapa lama sekali?!
[menyenderkan kepalanya di sofa]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Haish... Aku juga tidak tau!
[²in]
Bosan. Mereka berdua bosan menunggu sang Kaisar yang sudah 2 jam lamanya memerintahkan mereka menunggu. Sekarang sudah jam 10:25 terlihat dari jam yang tergantung di dinding ruangan tersebut.
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
[Meletakkan pena dan membuka kaca matanya]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
[Berjalan menuju sofa]
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Sofanya luas guys:v
Elise dan Adrin yang melihat Kaisar menghampiri mereka segera duduk dengan tegak layaknya bangsawan pada umumnya.
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
[Duduk di sofa yang ada di depan Elise dan Adrin]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Jadi kau ingin melakukan tes untuk mengukur 𝑴𝒂𝒏𝒂 milikmu lagi?
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
[Menatap datar Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ya.
[tegas]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Diam dan mendengarkan ucapan Ayah dan kakaknya]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Kau yakin kalau kau akan lulus dan mampu menggunakan sihir?
Terdapat makna tidak percaya pada ucapan Kaisar yang diajukan pada Elise. Elise yang dari Dunia berbeda sangat tidak suka diremehkan seperti ini, itu melukai harga dirinya.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Aku yakin dengan kemampuanku sendiri.
[menatap dingin Kaisar]
Suasana ruangan ini berubah menjadi mencekam dengan hawa dingin yang bertubrukan antara Kaisar dan Elise, bahkan Adrin merasa ngeri melihat dua orang itu.
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
...
[terdiam sambil menatap Elise]
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Hai, selamat membaca dan Thx( ◜‿◝ )♡ Happy weekend guys, see you❤️
Comments
ayang ku gepeng
ouh itu tuh ayah nya?
2022-07-24
1
gf.jaem
UPP njer
2021-07-24
0
Falln_⁰
semangat up-nya kakk-!!😆
2021-07-24
0