EPS. 10
Elise sekarang tengah berjalan di lorong istana dan dikawal oleh 2 ksatria menuju kamarnya (𝑷𝒆𝒓𝒊𝒏𝒕𝒂𝒉 𝑲𝒂𝒊𝒔𝒂𝒓).
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ck!
[berjalan dengan berdecak kesal dan tangan bersidekap dada]
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚
[Saling menoleh dan mengikuti Elise dari belakang]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Kalau hidup kayak gini terus itu, membosankan!
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Apalagi sekarang disuruh diem dikamar selama seminggu?! 𝑶𝑴𝑮!!!
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Gue nggak bakal mau!
[ngedumel]
Elise dan 2 Ksatria yang mengawalnya tadi sudah sampai di depan kamar sang Putri. Elise menatap malas pintu tersebut sebelum seorang ksatria tadi membukakan pintunya.
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚
Silakan, Putri.
[membukakan pintu dan mempersilahkan Elise masuk]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hm... Y.
[masuk]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Putri!
[serempak]
Saat masuk, Elise sudah disambut beberapa Pelayan yang mengejarnya tadi menatapnya penuh khawatir.
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Putri, Anda tidak apa-apa?
[menghampiri Elise dengan Khawatir]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Yaaaaa
[Malas]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
[Saling menatap satu sama lain]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Berjalan menuju kasur]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Menjatuhkan dirinya di kasur]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
[Menatap bingung majikannya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Kalian semua boleh keluar. Aku ingin sendiri.
[memejamkan matanya]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Baik, Tuan Putri.
[ragu-ragu dan memberi hormat]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Owhh... dan satu lagi,
[membuka matanya lalu duduk]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Bawakan aku beberapa makanan, kalau bisa yang banyak juga boleh.
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Baik, Putri.
Setelahnya, semua pelayan tadi keluar. Elise merebahkan dirinya dan tengah mencari akal untuk mengatasi semua ini.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Jadi kesimpulannya, gue bertransmigrasi gitu?
[menatap langit-langit kamar]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Tapi, Hiks... gue nggak mau! kenapa harus gue sat?!ಥ‿ಥ
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Terus ini tubuh siapa? seenggaknya kasih gue ingatan kayak di novel-novel lain.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Nah gue? boro-boro dikasih ingatan, Hiks... mengsedih༎ຶ‿༎ຶ
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Melihat siapa yang datang]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
[Masuk bersama beberapa pelayan yang membawa banyak jenis makanan]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hissh... kayaknya gue harus makan dulu.
[meyakinkan dirinya]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
[Menghidangkan makanan]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Silahkan, Putri. Kami permisi.
[memberi salam hormat]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ya.
[berjalan menuju makanan di meja]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hmm... Lumayan.
[duduk dan mulai memakan makanannya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Wah, ternyata disini ada kimchi juga ya?
[mengambil kimchi lalu memakannya]
Sekarang Elise tengah berada di jendela kamarnya melihat indahnya malam yang dihiasi Bulan dan Bintang bersinar terang sambil menikmati hembusan angin.
Ngomong-ngomong dia sudah mandi, dan sekarang tengah menggunakan piyama berwarna putih polos.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Melamun sambil duduk di pembatas jendela]
Mungkin jika ada yang melihatnya, mereka akan berpikir kalau dirinya ingin bunuh diri sekarang.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Gimana caranya gue bisa balik? apa Amanda baik-baik aja disana?"
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Terus kenapa nggak ada ingatan sama sekali disini, seenggaknya kasih gue sedikit aja ingatan anj-!!"
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Mendengus kesal dengan pikiran yang meledak-ledak]
Elise mengalihkan pandangannya melihat setiap inci kamar sekarang. Tanpa sengaja matanya menangkap sebuah buku yang berada di atas meja belajar yang kelihatan menarik.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Berjalan mendekati buku tersebut]
Sesampainya, Elise melihat buku tersebut. Buku berwarna hitam yang tertutup rapat (terkunci) dengan gambar kunci emas diatasnya.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Mengambil buku tersebut dan berjalan kembali menuju jendela]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Unik banget bukunya.
[duduk sambil membolak-balikkan buku itu]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ini gimana cara buka bukunya?!
[bingung]
Elise membolak-balikkan buku itu sampai menemukan kata dengan huruf yang lumayan kecil.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
𝑳𝒊𝒔𝒆.
[membaca tulisan itu]
Dengan ajaibnya, Buku yang terkunci tadi tiba-tiba terbuka sendiri. Elise sempat kaget dan hampir melempar buku itu.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Sksjakak– Huhh👁️👄👁️
[Mengelus dada]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Buku anj– bikin kaget!!
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hiishh....
[mulai membuka sampul buku tadi]
Terlihat tulisan-tulisan yang aneh, namun yang lebih aneh lagi...
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Kok gue bisa baca ni tulisan?
[bingung]
Elise menyerngit sejenak, lalu kembali melihat satu-persatu halaman buku itu.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ini kayak buku harian.
[celetuknya]
Elise terus membaca buku itu, berbagai ekspresi dia keluarkan saat membacanya. Lalu...
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Selamat membaca ( ◜‿◝ )♡
Comments
ChittaphonLecaiyapornkul
Visual Siapa?
2022-05-20
6
𝑬𝒍𝒊𝒔𝒂
next
2021-07-17
5