EPS. 17
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Merebahkan dirinya di kasur sambil memikirkan perkataan Adrin]
Adrin terheran-heran melihat sikap Spirit-nya yang berubah dan keberanian kakaknya yang tak kenal takut.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Haduh... aku benar-benar tidak bisa berkata-kata melihat ini.
[menggeleng-gelengkan kepalanya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ngomong-ngomong, Adrin.
[berhenti mengelus Rick dan beralih menatap Adrin]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ya?
[menatap balik Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Bagaimana agar kita bisa mengetahui tingkat 𝑴𝒂𝒏𝒂 kita?
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Biasanya 𝑴𝒂𝒏𝒂 seseorang diukur menggunakan alat khusus, atau diperiksa oleh kepala penyihir langsung,
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Dulu 𝑴𝒂𝒏𝒂 kita bertiga yaitu Kak Arc, Kak Elise dan aku diukur langsung oleh kepala penyihir. Tapi saat itu kepala penyihir mengatakan kalau kakak...
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Menatap sendu Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
...
[memalingkan wajahnya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Aku mengerti.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Kau benar-benar gadis yang malang ya Elise"
[tersenyum miris]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Lalu setelah itu, tidak pernah dilakukan tes lagi?
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
...Tidak, karena itu adalah perkataan kepala penyihir dan dianggap sebagai kebenaran mutlak.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Owh...
[Mengelus Rick lagi]
Suasana perpustakaan sangat hening, Elise bergulat dengan pikirannya memikirkan cara untuk melakukan tes dan memastikan keadaannya, Adrin yang menatap sendu kakaknya, dan Rick yang terdiam sambil menikmati elusan lembut Elise.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Bagaimana kalau kakak melakukan tes lagi?
Setelah Adrin mengucapkan kalimat itu, Elise segera menoleh dan menatap balik Adrin.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Memang bisa?
[memastikan]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Tentu kalau kakak mau, kebetulan 2 Minggu lagi Akademi akan mengadakan penerimaan siswa baru dan langsung menguji 𝑴𝒂𝒏𝒂 mereka disana.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Aku juga akan kembali ke Akademi 10 hari lagi karena liburan sudah selesai. Jadi...
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
... Bagaimana, kakak tertarik?
[tersenyum]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
...
[terdiam sebentar]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Jadi aku akan melakukan tes di Akademimu?
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ya, jika kakak memenuhi syarat, kakak bisa langsung bersekolah disana sambil melatih 𝑴𝒂𝒏𝒂 milik kakak.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Tawaran ini bagus banget sih, tapi apa Kaisar disini bakal ngasih ijin buat gue ikut tes?"
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Nanti kalau nggak di ijinin gimana dong?!"
[berpikir keras]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Tapi nanti Kaisar...
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Kalau kakak mau, aku bisa meminta ijin dan membujuk ayahanda nanti untuk mengijinkan mu ikut tes.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Kaget]
Benar?!
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ya, tapi–
Belum selesai Adrin melanjutkan kalimatnya, Elise sudah memeluknya dengan secepat kilat.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Terima kasih, terima kasih banyak!!
[memeluk erat Adrin]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
....
[mematung]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ya, tentu saja😊.
[tersenyum sambil membalas pelukan Elise]
𝐑𝐢𝐜𝐤 (𝐒𝐩𝐢𝐫𝐢𝐭 𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧)
"Aku juga mau ikut"
[mengunci batinnya agar Adrin tidak mendengar]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Akademi ya? kayak sekolah khusus bangsawan yang bisa pakek sihir gitu?
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Ngebug]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Terus, tuh Kaisar bakal ngasih ijin nggak ya?
[menatap langit-langit kamar]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Haish... Bodo lah! tunggu apa yang bakal dilakuin bocah itu aja.
[memejamkan mata]
Hening nya malam ditemani bulan yang bersinar terang dan bintang berkelap-kelip lalu angin sepoi-sepoi yang merilekskan pikiran, membuat Elise terlelap dalam tidurnya.
Pagi ini Elise masih 𝑆𝑡𝑎𝑦 dengan mimpi indahnya, dia bahkan tidak ingat kalau seorang Wanita Bangsawan harus bangun pagi-pagi sekali untuk menjaga tata krama.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Masih tidur sambil memeluk guling]
Sebanyak 4 pelayan memasuki kamar, bertujuan membantu Elise yang biasanya bangun pagi nantinya, tapi sayangnya mereka keliru nyatanya mereka melihat Elise masih tertidur nyenyak tanpa ada beban.
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Astaga Putri belum bangun bagaimana ini?
[bertanya pada pelayan disampingnya]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Kita harus membangunkan beliau.
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Kau saja sana! aku tidak berani, apalagi sikap putri belakangan ini berubah...
𝐀𝐥𝐥 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
[Mengangguk menyetujui]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Haish... Biar aku saja, mentari sudah bersinar tapi Putri belum bangun.
[menghampiri Elise]
𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Putri, Tuan Putri Elise. Matahari sudah terbit putri.
[menggoyangkan tangan Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Enghh...
[membuka mata dan masih setengah sadar]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ada apa?
[suara serak]
𝐀𝐥𝐥 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧
Matahari sudah terbit, Putri. Anda harus bangun karena ini tata krama seorang nona bangsawan.
Sebelum Elise melanjutkan perkataannya, seorang Ksatria tiba-tiba masuk ke kamarnya membuat Elise menyerngit meskipun kesadarannya belum terkumpul semua.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ada apa sampai kau lancang memasuki kamar seorang Putri?
[menatap datar Ksatria]
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚
M-maafkan saya, Putri. Tapi ini sangat penting dan pesan langsung dari Kaisar.
[menunduk ala ksatria]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Owhh Kaisar, memangnya ada apa?
[meregangkan otot-otot tangannya]
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚
Yang Mulia Kaisar memerintahkan anda untuk menemuinya.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hmm... Y.
Elise masih belum sadar dengan apa yang diucapkan si Ksatria, sampai...
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚
Yang Mulia meminta anda menemuinya 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠.
[menekankan kata Sekarang]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
APAA?!!
[memekik]
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Hai, nanti Author Up 1 chapter lagi buat bonus wkwkwk
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Selamat membaca dan Thx( ◜‿◝ )♡ See you❤️
Comments
Lyanna
aduh mas suami😭🥹
2022-11-11
0
el*__
agus nyasar
2022-01-07
0
Nikmatul Ulfa
knp ada si agus sgl thorr??
2021-12-31
0