EPS. 3
𝐃𝐨𝐤𝐭𝐞𝐫
Lalu anda ingat beliau?
[ mengarahkan kepalanya ke pria berkuasa tadi ]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Mana gue tau dia siapa, Gue bukan emak atau neneknya😒
Itulah kalimat yang mendeskripsikan suasana kali ini.
𝐃𝐨𝐤𝐭𝐞𝐫
Tuan Putri, apa anda tau nama tempat yang anda tinggali sekarang ini?
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
NAH INI! GUE DARI TADI NANYA GUE DIMANA, KALIAN SIAPA. EH KAGAK ADA NYAUT!!
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[ Menggebrak meja disamping tempat tidurnya sambil ngegas ]
Setelah beberapa saat orang yang dipanggil "𝐃𝐨𝐤𝐭𝐞𝐫" itu tampak menghela nafas seperti tengah memikirkan cara mengungkapkan kata-katanya.
𝐃𝐨𝐤𝐭𝐞𝐫
Yang Mulia, sepertinya Tuan Putri mengalami hilang ingatan sementara.
Terlihat jelas wajah yang dipanggil "𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐥𝐢𝐚" itu kaget, bahkan yang lain juga. Lalu arah pandangan mereka tertuju pada Haleth.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Apa?!
[ ngegas ]
𝐃𝐨𝐤𝐭𝐞𝐫
Mungkin Tuan Putri tidak akan mengenali siapapun sekarang ini. Bahkan namanya saja sang putri lupa.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Jangan bercanda lo! gue nggak Amnesia ya, gue Inget nama gue sendiri ngerti!
[ ngegas ]
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
Tuan Putri, jaga sikap anda!
Sekarang tampak seorang wanita paruh baya yang memakai pakaian berlapis-lapis dan panjang juga makeup yang lumayan tebal menegur Haleth. Oh, jangan lupakan mahkota yang tersemat di kepalanya juga perhiasan-perhiasan lain yang melekat di tubuhnya.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Emang lo siapa gue? emak gue bukan🙄
[ memutar bola matanya malas ]
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
Lalu bagaimana cara mengembalikan ingatannya?
[ dingin ]
Pria yang dipanggil "𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐥𝐢𝐚" itu kembali bertanya pada dokter tersebut, namun pandangannya tetap lurus pada Haleth.
𝐃𝐨𝐤𝐭𝐞𝐫
Ingatan Putri akan berangsur-angsur membaik seiring berjalannya waktu, Yang Mulia.
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
Sebaiknya Putri beristirahat agar dapat menenangkan pikirannya.
Dokter tersebut bicara lumayan panjang dan juga sopan. Namun, Haleth hanya menatapnya jengah. Bagaimana bisa dia yang sehat dan memiliki ingatan 100% dibilang 𝑨𝒎𝒏𝒆𝒔𝒊𝒂? Gak waras emang semua orang.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Udah deh, kalian kalau syuting film itu jangan bawa-bawa gue kayak gini.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
gue nggak bisa ikut dan urusan gue itu banyak, ngerti!
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Mana sutradaranya? gue timpuk juga tu 𝒉𝒖𝒎𝒂𝒏!
[ mengepalkan tangan dan menelisik kerumunan-kerumunan itu ]
Lagi-lagi semua orang bingung dengan apa yang dikatakan oleh Haleth. Dalam pikiran mereka semua sekarang hanya :
𝐀𝐥𝐥
"Kasihan sekali Tuan Putri"
Mereka mengasihani dirinya. Sementara Haleth tiba-tiba terdiam, dia kembali mengingat perkataan sahabatnya Amanda saat itu.
Di hari Minggu, Haleth dan Amanda tengah bersantai di kamar Haleth (Tepatnya Amanda yang datang menemui Haleth). Kebetulan mereka saat itu sedang tidak ada jadwal bersamaan.
𝐇𝐚𝐥𝐞𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐰𝐫𝐞𝐧𝐜𝐞
[ Rebahan ]
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
[ ²in sambil membaca beberapa Novel ]
𝐇𝐚𝐥𝐞𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐰𝐫𝐞𝐧𝐜𝐞
Baca apaan lo?
[ Melirik Amanda yang terlalu fokus ]
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
Owh...?
[ menoleh Haleth ]
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
Ini, gue kebetulan iseng baca novel yang genrenya Transmigrasi gitu. Ternyata seru!
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
[ Ucapnya bersemangat ]
𝐇𝐚𝐥𝐞𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐰𝐫𝐞𝐧𝐜𝐞
Yang kayak begituan cuman mitos, kagak ada. Jangan terlalu serius sama yang begituan.
𝐇𝐚𝐥𝐞𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐰𝐫𝐞𝐧𝐜𝐞
[ Mengucapkan kalimatnya sambil merem ]
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
Ehh, lo nggak boleh gitu Nyet! Mungkin emang beneran ada yang kayak gitu, cuman belum ada yang pernah ngalamin.
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
Alam semesta itu luas dan siapa yang tau kehendak Tuhan? Mungkin aja ada kayak semacam Dunia Pararel gitu. Jadi lo nggak boleh kayak gitu!
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
[ Ucapnya menjelaskan panjang lebar ]
𝐇𝐚𝐥𝐞𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐰𝐫𝐞𝐧𝐜𝐞
Gini nih, kalau udah kebanyakan baca yang kayak gitu sampek otaknya ikut kongslet😒
𝐇𝐚𝐥𝐞𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐰𝐫𝐞𝐧𝐜𝐞
[ bergumam sambil memutar bola matanya malas ]
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
[ Denger gumaman Haleth ]
𝐀𝐦𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐒𝐦𝐢𝐭𝐡
Hiss! Gue sumpahin lo kena karma nanti, Mampus!
[ Kembali membaca Novelnya ]
𝐇𝐚𝐥𝐞𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐰𝐫𝐞𝐧𝐜𝐞
😒
[ Cuek dan kembali rebahan ]
Haleth kembali menatap gerombolan orang-orang tersebut.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Ini dimana? dan tahun berapa?
[ kali ini kalimat yang dilontarkannya agak pelan ]
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
Di Kerajaan Eartland, tahun Xxx
[ datar ]
Beberapa kalimat yang diucapkan dari pria yang dipanggil "𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐥𝐢𝐚" itu membuat Haleth mematung seketika. Dia masih tidak mengerti situasi saat ini. Dan pada akhirnya...
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hahh...
[ pingsan ]
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Thx yang udah sempet baca cerita ini. See you❤️
Comments
Ramont Pillifs
nama MC nya kotak kotak nggak jelas
2024-08-20
0
CLARAex
yaampun di baca berulang kali nggak bosenin sumpah😇
2023-08-07
6
bukan istri jisung
buset🤣🤣
2022-07-16
9