EPS. 9
Disinilah Elise berada sekarang. Di ruangan mewah yang mirip kantor dengan banyaknya berkas-berkas menumpuk di meja. Dan jangan lupakan seorang pria paruh baya yang dia lihat 3 hari lalu.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Duduk di sofa dengan tidak anggunnya sambil menatap bosan pria paruh baya di depannya itu]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"ini semua gara-gara bocah tengik yang ngaku jadi adik gue itu seenaknya bawa gue kesini!"
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Awes aja sampek gue liat lagi tu bocah, gue pites pakek jurus gue!!"
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Menarik tangan Elise sambil menuju ke suatu tempat]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Ditarik sambil ngedumel]
Meski banyak mata yang melihat mereka berdua saling berpegangan tangan saat melewati lorong istana, Terutama para pelayan yang mulai berbisik-bisik tidak jelas. Elise hanya cuek dengan sekitarnya dan fokus melepaskan tarikan si pemuda itu.
Tapi, beda halnya dengan Adrin yang menatap tajam setiap pelayan maupun ksatria. Mereka merasa terintimidasi dengan tatapan sang pangeran langsung diam dan melanjutkan pekerjaannya seolah tidak melihat apapun.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Heh bocah! Lo mau bawa gue kemana hah?!
[ngegas]
Elise sudah sangat jengkel dengan perlakuan Adrin yang menariknya tiba-tiba, dan sekarang dia bahkan tidak menjawab pertanyaannya.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Menyebalkan sekali!"
Sekarang Adrin dan Elise tengah berdiri di depan sebuah ruangan yang dijaga oleh 2 ksatria. Elise bisa menduga kalau orang didalam adalah orang penting dilihat dari pintu dan penjaga yang menjaganya.
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚 1, 2"
Salam pada cahaya kekaisaran, Pangeran Adrin, Putri Elise.
Kedua ksatria itu menunduk memberikan hormat yang sopan, Adrin hanya mengangguk sedangkan Elise menatap malas mereka semua.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Apa Kaisar ada didalam?
[datar]
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚 2"
Yang mulia ada di ruangannya, Pangeran.
[sopan]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Baiklah, Katakan pada beliau kalau aku ingin menemuinya.
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚 1"
Baik, Pangeran.
[menunduk kemudian masuk kedalam]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Hei, untuk apa kita kesini?
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Melirik Elise sekilas]
Kau akan tau nanti.
Adrin hanya menjawab singkat kemudian kembali terdiam menunggu ksatria tadi.
𝐔𝐧𝐤𝐧𝐨𝐰𝐧
𝐊𝐬𝐚𝐭𝐫𝐢𝐚 1"
Silakan masuk, Pangeran, Putri.
[menunduk]
Adrin hanya mengangguk, dia kemudian kembali menarik Elise untuk ikut masuk kedalam ruangan tersebut.
Setelah memasuki ruangan tersebut, Elise bisa melihat pria paruh baya yang tengah duduk di kursinya sambil berfokus pada berkas-berkasnya.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Salam, Yang Mulia Kaisar.
[menunduk hormat]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Berdiri tegap dengan acuh]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Ada keperluan apa, Pangeran?
[melirik Adrin sekilas lalu kembali fokus dengan berkasnya]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Saya ingin memberitahu kalau Putri Elise baru saja melanggar perintah anda.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Karena itu Saya membawanya kemari.
[jawabannya menjelaskan]
Elise melotot mendengarnya, sekarang dia sangat ingin mencakar wajah pemuda itu.
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
[Menatap Elise dengan datar]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Baiklah, biarkan dia disini. Aku akan memberikan hukuman padanya, kau bisa kembali, Pangeran.
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Baik, Yang Mulia. Saya permisi.
[menunduk hormat]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Melirik Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Menatap tajam Adrin]
𝐀𝐝𝐫𝐢𝐧 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
[Tersenyum kecil atau bisa disebut senyum mengejek]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Bocah itu!"
[berapi-api]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Kau bisa duduk dulu, aku akan mengerjakan berkas ini dulu.
Mendengar kalimat itu, Elise segera duduk d isofa dengan perasaan marahnya dan tidak memperdulikan tatapan heran sang Kaisar.
Sudah 2 jam Elise menunggu pria paruh baya itu, dia sudah mulai bosan dan lapar. Lama sekali!
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Lama banget njir!"
[jengah]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Permisi.
[membuka suara]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Ada apa?
[Menatap Elise]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Saya sudah menunggu lama anda, Yang Mulia☺️💢
[Mencoba bersikap sopan]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Jadi...
[Meletakan berkasnya lalu menatap Elise]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Kenapa kau melanggar perintah yang aku berikan?
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Ya gue bosen lah Anju!"
Ingin rasanya Elise mengatakan itu, tapi dia mencoba untuk tidak salah bicara agar segera keluar dari ruangan ini dan segera makan.
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Saya hanya ingin mencari udara segar saja, Yang Mulia☺️
"Hihhhh🙄"
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Kalau begitu...
[terdiam sebentar]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Hukumanmu, kau dilarang keluar kamar selama seminggu sampai kau sembuh total.
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Tanpa rencana kabur.
[dingin]
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Baiklah, kau boleh kembali ke kamarmu sekarang.
[kembali mengerjakan berkasnya]
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
"Pengen bunuh orang sumpah 💢🔪"
𝐄𝐥𝐢𝐬𝐞 𝐇𝐲𝐚𝐜𝐢𝐧𝐭𝐡 𝐄.
Baik, saya permisi, Yang Mulia.
[berdiri dan memberi hormat seperti Adrin tadi]
Elise mulai melangkahkan kakinya keluar ruangan tersebut dengan perasaan kesal, berani sekali menyuruh 𝑸𝒖𝒆𝒆𝒏 𝑴𝒂𝒇𝒊𝒂 diam di kamarnya selama seminggu.
Itu mustahil! Elise yang kesal Menutup pintu tersebut dengan Keras mengagetkan sang empu.
𝐊𝐚𝐢𝐬𝐚𝐫 𝐄𝐚𝐫𝐭𝐡𝐥𝐚𝐧𝐝
Ada apa dengannya?
[heran kemudian kembali ke aktivitasnya]
𝑨𝒖𝒕𝒉𝒐𝒓
Maaf baru up. Makasih yang udah baca, See you❤️
Comments
Genika Sixtiani
ini kedua kali nya baca lagi walaupun di ulang tetep gak bikin bosen
2023-06-10
0
ᥫ᭡ANAK ORANG ᥫ᭡
istifar
2022-10-03
5
SenjaKala
keren thor ceritanya aku suka.. semangat up
2021-12-26
1