Setelah Beberapa jam mencari Gio dan Jia, Annchi kemudian menemukan Gio yang sedang Bertarung dengan Jia di arena pertandingan. Ada Banyak mata yang melihat ke arah mereka, begitupun dengan Annchi. Annchi kemudian duduk di tempat yang sudah di siapkan untuknya dan Menonton pertandingan mereka berdua.
Beberapa jam kemudian, Setelah selesai, Annchi turun ke arena pertandingan dan memberi tepuk tangan. "Oh.. Aku tidak menyangka hasilnya akan seri." Ucap Annchi Sambil mendekati Gio dan Jia.
...(Di sini Karena Gio dan Jia sudah terikat satu sama lain dengan Annchi, jadi mereka bisa mengenal Annchi.)...
"Ah.. An an!"
"Dari mana saja kau?" •Gio
"Itu Benar, kami mencari mu Dari tadi." •Jia
"Ah, Tadi aku Sedang mengembalikan tubuh."
"huh? tubuh?.." tanya mereka berdua bersamaan.
"Ya. Jiwa Pemilik asli tubuh yang aku tempati kemarin masih ada, Jadi aku meminta Cayo untuk membuatkan ku tubuh manusia dan kemudian menyuruhnya untuk memindahkan Jiwa ku ke dalamnya. Begitu." Jelas Annchi yang di angguki oleh Gio dan Jia.
"Baiklah, kalau begitu ada apa An an? bukankah kamu bisa memanggil nama kami saja?" Tanya Jia.
"eh? Benarkah?"
"Ya." •Gio&Jia
"Hmm..biarlah. Aku ingin kalian mengajarkanku Memakai Kipas Yama ini." ucapnya sambil mengeluarkan Kipas Itu dari ruang dimensi.
Saat melihat Kipas Yama itu, mereka kaget, Kipas yang tadinya berwarna putih dengan sedikit hiasan berubah menjadi berwarna putih biru, dengan banyak senjata yang berada di dalam kipas tersebut.
"Apa ini benar benar kipas yang saat itu?" Tanya Annchi kepada Gio.
"Entahlah An an, kami sama sekali ti-" namun, sebelum melanjutkan perkataannya, Perkataannya di potong oleh Jia yang berteriak.
"Oh!!" Teriaknya.
"Ada apa?" tanya Annchi dan Gio bersamaan.
"Ini.."
"Ini adalah Kipas Yama yang sudah Hilang Tujuh Ratus Ribu Abad Yang lalu!.. Tapi, kemana kipas yang seharusnya kita jaga?" Ucap Jia sambil mengerutkan alisnya.
"Eh?!! Tujuh Ratus Ribu Abad?!.." Batin Annchi sambil melihat Kipas Yama tersebut dengan tatapan tidak percaya.
"Pft-"
"Itu memang benar An an, Kipas Yama ini dan Kipas Yama yang seharusnya aku dan Gio jaga hanya bisa di gunakan oleh orang yang memiliki bakat warna berwarna Hitam Dan Putih." Jelas Jia kepada Annchi.
"Ooh.., Kalau tidak salah Nama kipas ini adalah Spynix, dan yang satunya adalah Vyron. Bukankah begitu?" Tanya Gio sambil memegang dagunya.
"Ya, itu memang benar. Tapi.. Jika yang selama ini kita jaga adalah Spynix, yang merupakan senjata Dengan energi Gelap di dalamnya.. Bagaimana dengan Vyron? kita tidak tahu Siapa yang menjaganya dan Siapa tuannya nanti." •Jia
"Ah, Masalah itu.." Ucap Annchi sambil menepuk tangannya.
"Huh? Apa kamu mengetahui sesuatu An an?" Tanya Jia yang di angguki oleh Gio.
"Ya, Di katakan bahwa hanya ada dua orang yang memiliki Bakat Warna Berwarna Hitam Putih. Dan lagi, Suara misterius itu memberitahu ku, bahwa aku terikat dengan orang yang memiliki Bakat warna Hitam Dan Putih." Jelas Annchi panjang lebar.
Gio yang mendengar perkataan Annchi mengangguk paham dan berkata. "Jadi seperti itu.. baiklah, Besok kita akan pergi mencari orang itu." Dengan bersemangat. Sedangkan Jia? Dia hanya menghela nafas dan menggeleng kan kepalanya saat melihat tingkah laku Gio.
"Tidak bisa." Jawab Annchi dengan dingin. Gio yang mendengar perkataan Annchi Tersebut, Dia sangat ingin Melihat pemilik Vyron dan memastikan bahwa dia laki laki atau perempuan.(Gio mau menjodohkan Annchi dengan pemilik Vyron. Hihi..).
"Kenapa?!.." Ucap Gio dengan mata berkaca kaca.
"Tentu saja karena aku akan Pergi ke Kerajaan Nuvoleon bersama Cayo dan Adik baruku."
"A-Adik?!" Teriak mereka berdua secara bersamaan.
"Berhenti lah berteriak."
"Maaf, Hehe.." •Jia
"An an, memang nya kamu punya adik?" Tanya Gio.
"Kemarin aku baru saja mengangkatnya menjadi adik. Dia adalah pemilik asli tubuh yang aku tempati saat itu."
"Ah.. bagitu... oh ya, Kapan kalian akan pergi?" •Jia
"Kira kira besok. Aku juga minta tolong kepada kalian untuk menjaga Kerajaan selama aku tidak ada."
"Ah soal itu tenang saja An an. kami akan menjaga nya." •Jia
"Baiklah kalau begitu, Sampai jumpa." Ucap Annchi yang bersiap untuk pergi. Namun, Belum sempat dia meninggalkan tempat tersebut, Gio menghentikan Annchi dan menanyakan sesuatu kepadanya.
"An an! Aku lupa menanyakan satu hal."
"Hm?? ada apa?"
"Kapan kamu ulang tahun??" Tanya nya dengan wajah antusias.
Annchi yang mendengar perkataan Gio terkejut, dan berfikir sejenak. "Eh? Di dunia ini ada yang namanya ulang tahun ya?.."
"Oh ya, kalau di pikir pikir.. Selama di dunia ku sebelumnya aku tidak pernah merayakan ulang tahunku setelah kejadian itu.."
"Dan lagi, aku sudah lupa kapan ulang tahun ku! Bagaimana ini.."
...•...
...•...
...•...
"Yasudahlah Ngarang aja."
...----------------...
"Musim Semi Hari ke 3." Ucapnya dengan Tidak yakin.
"Ah..dua minggu lagi..Baiklah! Terimakasih An an!" Ucap Gio kepada Annchi sambil tersenyum. Annchi yang melihat Gio merasa lega. Ya.. walaupun merasa bersalah karena telah membohonginya.
^^^Bersambung...^^^
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments
Bluue
mantap lanjut
2021-08-23
2