Bab.16

"Ah.. sebelum itu aku akan membuatkan kalian rumah di dekat portal." Ucap Annchi yang kemudian berjalan mendekati tanah kosong yang berada di dekat portal. Sesampainya di sana, Annchi meletakan tangannya di tanah dan mulai membangun sebuah rumah kecil yang cukup untuk dua orang.

"Seperti..ini? hmm, kurasa sudah cukup."

"Baiklah, Ini adalah Kediamn Kalian mulai sekarang. dan jika kalian membutuhkan sesuatu beritahu saja pada Jia." Ucap Annchi.

"Baik." jawab mereka berdua, serempak.

Setelah itu, Annchi kemudian Berdiri di tengah tengah portal dan bersiap untuk berteleportasi. Sesampainya dia di Kerajaan nya, pemandangan yang pertama kali dia lihat adalah, banyaknya orang yang menunggu kedatangannya.

"Apa ini? Mengapa banyak sekali orang orang yang tidak aku kenal? perasaan aku tidak membeli budak sebanyak ini?" batin Annchi, sambil mengerutkan alisnya.

"Selamat Datang Kembali "Yang Mulia". Ucap orang orang tersebut sambil menunduk. Di sana, Terdapat 2000 orang lebih yang mengelilingi Annchi. Karena kebingungan, Annchi kemudian Memanggil Gio Dan Jia untuk bertanya apa yang telah terjadi.

"Gio, Jia, Apa yang terjadi di sini?" ucapnya.

"Ya An an?"

"Ah.. begini ya tadi sewaktu Cayo mencari barang-barang yang kamu inginkan, dia melihat beberapa orang anak kecil yang sedang mencari makanan di tong sampah.." jawab Jia dengan tersenyum canggung.

"Lalu apa hubungannya dengan orang-orang Ini huh?.."

"Itu...

"Kau sangat lama menjelaskannya Jia, Biar aku saja yang menjelaskannya." Ucap Gio sambil menepuk Kepala Jia dengan pelan.

"Karena Cayo prihatin dengan keadaan mereka, Dia mendekati mereka dan kemudian menanyakan tempat tinggal mereka..

Namun bukannya menjawab, anak-anak tersebut malah menarik Cayo ke sebuah tempat yang sangat lusuh dan terlupakan.

Karena hal itulah, Cayo Berfikir untuk membawa mereka ke Kerajaan dan menjadikan mereka pekerja. namun sebelum itu, dia ingin menanyakan pendapatmu dulu." Jelas Gio.

Annchi yang mendengar penjelasan Gio Hanya mengangguk kecil dan kemudian berkata lagi. "Lalu, Kenapa kalian yang menjelaskannya? bukannya Cayo?"

"oh, Cayo akan segera sampai. tunggulah sebentar lagi An an."

"Tidak usah, aku akan mencarinya. oh ya satu lagi, Aku akan mengganti tugas kalian. Gio, kamu akan mengurus orang-orang ini. sedangkan Jia, kamu uruslah para budak yang aku beli." ucap Annchi sambil menepuk pundak mereka berdua.

"Lalu bagaimana dengamu, An an?" tanya Jia kepada Annchi dengan tatapan curiga.

"Tentu saja tidak ada."

"..."

mendengar jawaban Annchi membuat Gio Dan Jia kesal. bagaimana tidak? Mereka berdua di berikan tugas yang seharusnya di lakukan oleh Annchi. Sedangkan Annchi sendiri, dia tidak melakukan apa pun?

"hah.. baiklah An an.." Jawab mereka serempak.

Setelah itu, Annchi pergi mencari Cayo yang saat ini sedang berada di sebuah air mancur.

Cayo yang merasakan kehadiran Annchi langsung menoleh dan langsung memeluknya. "Huahh Annchi! Aku merindukanmuu!" ucapnya sambil menangis.

"Bukankah kita berpisah hanya satu hari? ada apa dengan mu?"

"Hehehe, tidak."

"..."

"Ah benar, An an. ada perlu apa kamu ke sini?"

"Buatkan aku tubuh manusia."

".."

"Apa?.."

"Tubuh manusia?.."

"Untuk apa?!"

"Tentu saja untuk aku tempati."

"bukankah tubuh itu sudah lebih dari cukup?"

"Roh Pemilik asli tubuh ini belum sepenuhnya menghilang. aku harus secepatnya memberikan tubuhnya kembali."

"Huh? bukankah di biarkan menghilang saja lebih bagus? kenapa harus kamu yang kerepotan?"

"Tentu saja, Aku menganggap nya sebagai adiku sendiri."

"A-adik?!! Kamu bahkan tidak pernah menganggap ku sebagai Adik..! ..Huahh!!.. ANNCHI KAMU SANGAT JAHAT!!.." Teriaknya sambil Berguling guling di tanah.

"B-Baikkah!.. Kamu sudah aku anggap sebagai keluargaku sendiri. tenanglah.. " ucap Annchi yang tidak ingin berdebat.

"hehehe.."

"baiklah, tunggu sebentar aku akan membuatkan tubuh yang cantik untuk mu An an, hihihi..."

"hmm.." jawab Annchi.

Beberapa saat kemudian, Cayo sudah membuat tubuh manusia untuk di tempati oleh Annchi. Dia kemudian menyuruh Annchi untuk menutup matanya dan setelah itu, dia memindahkan Jiwa Annchi ke dalam tubuh yang dia buat.

Sedangkan Jiwa Xierra? Dia terbangun. Saat membuka matanya Xierra sudah bisa mengendalikan tubuhnya sepenuhnya.

"U-ugh.. kak? apa kau di sana?.. kak?"

"T-tunggu.. aku.. Aku sudah kembali ke tubuhku?! lalu bagaimana dengan kakak?!" Batinnya yang kemudian menoleh ke samping kiri nya. Namun, Saat menoleh, dia malah melihat seorang gadis kecil yang sedang menatapnya. Ya, dia adalah Cayo.

Cayo

"Siapa kamu? dan di mana kakak?!" tanya Xierra dengan tatapan curiganya.

"Kakak?.. ahh.. maksudmu An an?" jawab Cayo dengan tersenyum.

"An an? Apakah itu Annchi?"

"Ya."

"Di mana dia?!"

"Dia belum sadarkan diri sejak tadi, tapi tenang lah karena kamu sudah bangun, kemungkinan sebentar lagi dia juga akan bagu-

Namun, sebelum dia melanjutkan ucapannya, Ucapannya terpotong saat melihat Annchi yang terbangun. Dia terlihat sangat cantik, bahkan sampai membuat Cayo dan Xierra tidak bisa berkata kata.

" Ugh.. kepala ku sangat sakit.." Ucap Annchi sambil memegang kepalanya.

"A-An an.."

"hmm?"

"Kamu.."

"Kamu sangat Cantik!!" Ucap Cayo, yang melompat ke arah Annchi. Sedangkan Xierra? Dia hanya terdiam.

"Ugh!.."

"Hey! Bisakah kamu sedikit lebih lembut jika memelukku?."

"Hehehe.. maaf An An.."

"hmm." Jawab Annchi yang kemudian menatap Xierra. Xierra yang di tatap terkejut. Ini pertama kalinya dia bertatapan dengan Annchi, Dan ini juga pertama kalinya dia Melihat kasih sayang yang tulus(Di dalam istana Dia sama sekali tidak pernah melihat hal yang seperti di lakukan oleh Annchi dan Cayo.).

"Xierra, apa kau baik baik saja?" tanya Annchi kepada Xierra.

"Tidak kak.."

"Ah..baiklah kalau begitu. Cayo, Carikan dia pakaian. aku akan Pergi memanggil Gio dan Jia."

"Okayy!" Jawab Cayo yang kemudian melesat pergi sambil memegang tangan Xierra.

"Huh?...Okay?.. tau dari mana dia?.."

"Ah, Sudahlah. sebaiknya aku pergi memanggil Gio dan Jia Terlebih dahulu." batin Annchi, yang kemudian pergi.

^^^Bersambung.......^^^

...----------------...

...•...

...•...

...•...

Terpopuler

Comments

Zulvianti

Zulvianti

yayy udh punya tubuh sendiri, yuhu....

2022-03-13

0

AYU DANI

AYU DANI

keren keren keren

2021-08-21

2

Sindy Amelia [meli]

Sindy Amelia [meli]

kapan Up nya kak?

2021-07-09

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!