Bab.14

"U-uhh itu benar.. Nama kakak sangat susah.."

"Sudahlah, ayo kita pergi."

"Huh? mau ke mana?? T-tunggu!! Kaka music memakai pakaian dalam!!"

"Huh? Memangnya ini pakaian dalam? Sepertinya sama Sana sepertinya pakaian lainnya."

"Tidak! Tentu Sana berbeda kak!! Cepat ganti kak! "

"Males.. Udah biarin aja. Paling games ada yang sadar."

"Tapi...!"

"Shh"

Setelah lama Berbincang, Annchi langsung pergi ke ruang makan tanpa mengganti pakaiannya dan tanpa mandi. Sedangkan pelayan yang menyiapkan air untuk Annchi, hanya diam dan berkata pada batinnya sendiri. "Tuan putri Mahkota.. Dia sangat santai.." ucapnya sambil menghela nafasnya.

...(Anggap aja buku dan perhiasannya ga ada + rambutnya terurai. Soalnya ga dapet foto yang sesuai gitu.. Hehe..)...

Di ruang makan, terlihat seluruh anggota keluarga kerajaan berkumpul di satu ruangan. Di sana, terdapat Kaisar, selir" serta anak anak selir(pangeran/putri) sedang menunggu satu orang lagi yang tak lain adalah Annchi.

Di ruang makan Hanya tempat duduk Annchi dan permaisuri lah yang kosong. Selain tempat duduk Annchi dan permaisuri, tidak ada yang kosong. Mereka tidak berani membuat Kaisar menunda makannya hanya untuk menunggu mereka.

"Ayahanda, saya mohon untuk tidak menghukum putri Mahkota karena sudah membuat ayahanda menunggu..!" ucap Chou Jing yang berpura pura khawatir kepada Annchi.

Dia ingin membalas dendam kepada Annchi karena telah merebut kediamannya. Padahal, memang sudah seharusnya kediaman yang dia tempati dulu di berikan kepada putri Mahkota.

Sedangkan Kaisar yang mendengar ucapan Chou Jing mengerutkan alisnya dan berkata. "Untuk apa aku menghukumnya? Dia merupakan putri Mahkota, sekaligus sekaligus putri dari permaisuri dan aku. Aku tidak akan memarahinya hanya karena menunggu kedatangannya." ucapnya dengan dingin.

Orang orang yang mendengar ucapan Kaisar terkejut. Bagaiamana tidak? Sejak dulu tidak ada yang berani membuat Kaisar menunggu. karena Kaisar sendiri tidak suka di buat menunggu.

Beberapa saat kemudian, Annchi membuat semua orang terkejut kembali. Dia datang hanya dengan baju dalamnya bahkan tidak memberi salam sedikitpun kepada Kaisar.

"Putri Mahkota! Bagaimana bisa Anda memakai baju seperti itu?! Dan lagi di mana sopan santun mu?" ucap Gundik Zhao tanpa pikir panjang.

"Gundik Zhao! Beraninya kamu meneriaki seorang putri mahkota!" ucap Kaisar sambil berdiri dari tempat duduknya.

"M-mohon ampuni saya yang mulia!"

"Penjaga bawa Gundik Zhao ke tempat pengasingan sekarang!" titah Kaisar.

"Baiklah. Karena putri Mahkota sudah datang, silahkan makan makanan kalian." lanjutnya. Kemudian, Kaisar menatap Annchi dengan tatapan prihatin. Dia mengira bahwa Annchi tidak memiliki pakaian lain selain baju itu, dan memutuskan untuk menyuruh kepala pelayan untuk membelikan Annchi pakaian pada malam hari nanti.

"Putriku, apa ada yang menggangu mu?" tanya Kaisar khawatir.

"Tidak." jawab Annchi dengan singkat. Sebenarnya, dari tadi dia sedang berbicara dengan Xierra. Itulah mengapa sedari tadi Annchi tidak memperdulikan mereka semua.

"Ah.. Benar."

"Sepertinya kemarin aku berkata bahwa akan membawa kakak, di saat pesta kembalinya diriku sendiri di gelar? Entahlah. Yang terpenting aku akan menepatinya. Kapan pesta itu di gelar?" ucap Annchi sambil memakan makanannya dengan santai.

Kaisar yang tadinya menatap Annchi dengan tatapan khawatir menjadi terkejut. Dia tidak menyangka bahwa hal yang pertama di bahas putrinya dengan dia adalah masalah seperti itu.

"Tiga hari lagi.. Tapi putriku, apa kamu yakin dia hanya kakak angkat? Dan apa kamu tau di mana tempat tinggalnya?" tanya Kaisar dengan lembut(sifatnya udah berubah 180°:).

"Ah, baiklah aku akan membawanya tepat pada saat acara tersebut di mulai. Jadi hari ini aku akan pergi." ucap Annchi yang sudah selesai memakan sarapannya.

Orang orang yang mendengar perkataan Annchi terkejut. Dia baru saja kembali dan langsung akan pergi lagi hanya untuk membawa orang yang telah menculiknya? Bukankah itu gila?

Begitulah pikir orang orang yang berada di ruangan tersebut. Sedangkan Kaisar? Dia hanya bisa menepuk kepalanya dan berkata pada dirinya sendiri "hah.. Dia memang lah putriku, bahkan sifatnya sama seperti ibunya.".

^^^Bersambung.....^^^

...----------------...

Terpopuler

Comments

novi setya77

novi setya77

keren thor

2021-08-22

1

back

back

"bangkitlah kalian
berdua jadilah manusia
dan lindungi lah portal ini
dengan kekuatan kalian
patuhlah tuanmu yaitu
aku" benerkan mantranya kek gt

2021-08-07

12

Meong_Me

Meong_Me

next Thor heheee

2021-07-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!