NovelToon NovelToon
Tentang Sebuah Rasa

Tentang Sebuah Rasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Anak Genius / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Percintaan Konglomerat / Pelakor / Suami ideal / Istri ideal
Popularitas:2.3M
Nilai: 5
Nama Author: Lhu-Lhu

Perjalanan seorang wanita yang diombang-ambingkan oleh sebuah rasa.

Di sini kalian akan menemukan kisah seorang Wardah yang sesungguhnya. Menyajikan deraian air mata dan bumbu-bumbu keromantisan yang overload di dalamnya ❤️❤️

Ada kejutan tak terduga dari Cak Ibil nantinya. Selain itu terkuaklah siapa gerangan jodoh Wardah yang sebenarnya.

Ehm! Ehm!

Lhu-Lhu sempilin di bagian mananya yaaa?


❤️ Arzan Altezza Raditya Balindra

❤️ Wardah Alisha Khumairah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lhu-Lhu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

-

Tepat pukul 12 dini hari, para panitia pramuka diminta untuk berkumpul di kantor kepanitiaan. mereka harus segera menyiapkan printilan-printilan yang diperlukan untuk pengambilan bantara. Yang membuat khawatir disini yaitu keadaan cuaca. tampak mendung.

padahal waktu perlombaan bola api tadi terlihat cerah-cerah saja. Wardah bertugas mengawasi santri-santri yang menunggu giliran pengambilan. Untung saja tak banyak,sekitar 20 santriwati dan 40 santriwan. Gak banyak apanya? 60 orang dibilang sedikit. sliwer dah!

Acara tetap akan dilaksanakan. Semakin cepat akan semakin baik kata Ustadz Zainal tadi.Ya! Ustadz Zainal merupakan salah satu pembimbing kegiatan pramuka ini. Biasanya, beliau juga yang akan mendampingi para santri jika ada undangan pramuka di luar sekolah.

Tepat pukul 1 dini hari, para santri dibangunkan dan digiring menuju tengah lapangan. sebelum pemberangkatan pengambilan bantara, mereka akan di tes terlebih dahulu tentang seputar kepramukaan.

.

.

.

Waktu pengambilan bantara pun telah tiba. Para santri di ajak menuju tempat pemakaman umum yang letaknya tak begitu jauh dari pesantren. Kami hanya perlu melewati jalan setapak untuk menemukan pemakaman itu. Ditemani dengan rintikan hujan bak salju yang baru saja turun. terasa semakin syahdu saja. Hahaha.

Di depan Wardah dan Anisa ada Bang Fadhil. Bahkan Wardah baru sadar saat Anisa memberitahunya. Anisa dan Wardah memang berada di barisan depan setelah santri putra. Sedangkan Bang Fadhil yang menjadi pengawas di tengah-tengah perbedaan genre ini. Sesekali Bang Fadhil mengajak ngobrol Wardah dan Anisa. Agar tak terlalu canggung katanya.

Tenang, Bang Fadhil hanya menyapa dan mengobrol sebentar kok. Itupun tak jauh topiknya dari seputar kepanitiaan pramuka. Hanya mengobrol singkat saja rasanya kupu-kupu sudah beterbangan di perut gadis itu. Ntah kenapa ia menjadi semakin senang jika kehidupannya berkaitan dengan Bang Fadhil.

"Wardah," Sapa Ustadz Zainal yang tiba-tiba muncul di samping Wardah.Beliau bersama temannya, sepertinya itu kakak pembimbing dari luar pesantren.

"Iya Ustadz," Jawab Wardah sekenanya.

Wardah tetap berjalan, tanpa menghiraukan Ustadz Zainal yang berjalan di sampingnya. Tak nyaman, tentu saja! Sungkan dilihati oleh para santri.

Tak masalah sebenarnya menyapa, tapi Ustadz Zainal tak pergi-pergi. Topik yang dibicarakan pun tak penting menurut Wardah. Ia jadi inga dengan pertanyaan yang diajukan Ustadz Azam beberapa waktu lalu. Ia baru paham jika topiknya tak berbeda dengan pertanyaan yang diajukan Ustadz Zainal tempo dulu.

Apa jangan-jangan! Oh tidak! Ini tak boleh terjadi. Gadis imut itu telah memiliki sosok yang sangat dikagumi.Kenapa diambil pusing? Toh itu tak pasti. Lebih baik membayangkan hal-hal yang manis bersama Bang Fadhil! hahaha.

Wardah jadi ingat waktu libur semester yang lalu. Awal kali ia merasa dekat dengan Bang Fadhil. Kebetulan Wardah dan Anisa tak pulang saat itu. Sebelum subuh, seperti biasa Wardah ke masjid dengan Anisa. Mereka berdua semakan Al-Quran sembari menunggu azan subuh.

"Astaghfirullah!" Seseorang terkejut ketika melongokkan kepalanya di sela-sela satir pembatas.

"Ternyata kalian! Saya kira siapa yang baca Al-Qur'an," Sambungnya ketika menyadari jika itu suara Wardah dan Anisa.

Yang disinggung pun hanya meringis tak bersalah. Ternyata waktu itu, Bang Fadhil hendak azan subuh. Ternyata Bang Fadhil bernasib sama dengan Wardah dan Anisa. Tak diizinkan pulang oleh Abah Kyai. Hahaha.

Dari pagi hingga siang, mereka sering bertemu di taman belakang ndalemnya Abah Kyai. Bang Fadhil membantu Abah yang mempunyai hobi bertanam sayuran itu. Sedangkan Wardah dan Anisa membantu Umi menanam bunga. Sesekali juga menyiapkan minuman dan cemilan untuk Abah dan Bang Fadhil.

Sejak saat itulah Wardah dan Bang Fadhil terkesan dekat. Yaa, walaupun tak sedekat orang pacaran. Wardah masih memegang teguh prinsipnya untuk tak berpacaran. Tentu saja ia tak ingin mendekati zina.

Bersambung...

1
Nori
bagus
nacita bella
Luar biasa
Khorirotun Naimah
lanjut kak
Dian Kusmayani
ini kayanya ngga akan lanjut dech😃😃secara udh lama bngt ngga up,,, udh ganti tahun jg
Khorirotun Naimah: lanjut kak
total 1 replies
Desy Putry
bagus
Puji Rakhmanti Hapsari
lanjut
Jumirah
lanjut mba
Jumadin Adin
next
Anisa Siwi
lanjut terus cantik.....💝
Adinda Ayu Syahfitri
lanjut thor
Khorirotun Naimah
lanjut kak
siswati etty
klo mau tamat boleh tp beresin dl siapa yg neror Wardah jg mslh Winda .......jd semangat....semangat
Kiromah
lanjut dong Thor kan yg neror Wardah juga belum ketemu dan Wardah juga belum lahiran
Sati
lanjut kak
Maulana ya_Rohman
lanjut..... lanjut...... lanjut..... lanjut...... lanjut..... lanjut..... lanjut...... lanjut.....
Meili Wardiani
lanjut sampai selesai
Diyan dhe
lanjutkan!!...lanjutkan!!...lanjutkan!!....😂
semangat kakak💪🏻aq setia menanti,meskipun jarang up😁
Putri Rahmahani
di lanjutkan tapi selesaikan masalah yg ada..
Pujiastuti
ngikut aja kak gimana baiknya kalau pun lanjut kakak Lhu-lhu tetap semangat ya upnya 💪💪💪
Pujiastuti
keluarga Eza selalu memberi kenyamanan setiap ada tamu yang datang definisi keluarga yang baik dan hangat ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!