Alia, gadis desa yang harus merantau jauh dari ibu kota untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga nya, gadis cantik dan polos itu bekerja sebagai seorang maid di salah satu rumah terbesar di kota itu, tapi siapa sangka, seiring berjalannya waktu dia di minta untuk menyewakan rahim nya untuk mengandung anak dari sang majikan.
bagaimana kah kisah selanjutnya mari mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kehamilan(10)
Hari pun terus berlalu dan kini Albert semakin terbiasa bersama Alia, bahkan Bella juga akhir akhir ini sudah sangat jarang berada di rumah.
Albert yang kesepian dan bosan memilih tinggal bersama Alia.
hueeekkkkk
Hueeeekkkk
Alia yang baru bangun dari tidur nya segera berlari ke arah kamar mandi.
Albert yang ada di sebelah nya pun ikut terbangun dan mendekati nya.
"Alia, kamu kenapa,"ucap Albert
"Aku tidak tau mas, tiba tiba perut ku terasa tak enak,"lirih Alia.
"Astaga, sudah sebulan aku tak datang bulan, apa aku hamil,"batin Alia.
"Kita ke rumah sakit yah,"ucap Albert.
"Eh tidak perlu mas, aku ingin kembali tidur, tidak apa-apa kan,"lirih Alia.
Albert mengangguk, pria itu menggendong tubuh istri nya kembali ke atas ranjang.
"Tunggu di sini yah, aku akan minta maid untuk membawa makanan,"ucap Albert.
Tapi belum sempat Albert keluar, Alia kembali berlari ke arah kamar mandi.
Hueeekkk
Huueeeekkkk
tubuh nya benar benar sudah lemas, tak ada tenaga lagi.
"Alia kita ke rumah sakit,"ucap Albert menggendong tubuh Alia.
"Mas aku baik baik saja, mungkin aku hanya salah makan,"ucap Alia.
"Yah harus ke rumah sakit juga dong, kamu memang nya makan apa sih,"ucap Albert terlihat khawatir
Setiba nya di rumah sakit, Alia pun langsung di periksa tanpa menunggu antrian.
"Dokter, apa yang terjadi,"ucap Albert.
"Tuan, anda tidak perlu khawatir, saat ini istri anda sedang mengandung,"ucap sang dokter.
Albert dan Alia terdiam, Albert benar benar bahagia mendengar kabar kehamilan Alia.
Sedangkan Alia merasa sedih, sedih bukan karena kehadiran anak itu, tapi dia sedih karena nanti ketika dia lahir, dia harus melepaskan anak nya, dan tak bisa melihat tumbuh kembang nya.
"Alia, kamu kenapa,"ucap Albert mendekati Alia.
"eh tidak apa-apa tuan, saya baik baik saja,"ucap Alia
"Apa kamu yakin? Tidak ada yang sakit kan,"ucap Albert lagi, yang di angguki oleh Alia.
"Oh Iya, kamu di sini dulu yah, sambil dokter menyiapkan vitamin untuk mu, aku ingin ke ruangan sahabat ku dulu,"ucap Albert.
Skipp ruangan kerja sahabat Albert.
Ternyata sahabat Albert adalah pemilik rumah sakit itu.
"Albert, gue benar benar kasian dengan loh, loh punya istri tapi dia tidak mau mengandung anakmu, justru dia meminta mu untuk mencari wanita lain, dan menyewa rahim nya,"
"Albert apa loh gak mikir, istri mana sih yang mau di dua kan, bahkan membiarkan orang lain mengandung anak suaminya,"
Albert hanya diam.
"Albert, saat ini wanita yang menjadi pelampiasan mu itu sedang mengandung anakmu, apa kau tega nanti nya memisahkan mereka,"ucap Johan, sahabat Aldo.
"Apa loh tega memisahkan ibu dan anak, apa kamu tau, anak yang baru lahir harus bersama ibu kandung nya, dia harus mendapatkan asi yang baik dari ibunya, walaupun loh memberikan dia susu yang terbaik dan mahal, akan kalah dengan asi dari ibu nya sendiri,"ucap johan
"Albert, lebih baik loh pikir kan lagi, sampai kapan loh seperti ini, sampai kapan Bella tak mau mengandung anak loh, loh pasti mau kan punya anak lebih dari satu, dan dalam perjanjian pernikahan mu dan Alia loh mau menceraikan nya setelah melahirkan anak nya,"ucap Johan.
Albert lagi lagi diam, buka tak mampu menjawab nya, hanya saja dia juga sedang memikirkan hal ini.
Semala sebulan lebih bersama Alia, dia merasa benar nyaman, tapi dia juga mencintai istri nya, dia sudah berjanji pada istri nya untuk kembali di saat anak itu lahir
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️