NovelToon NovelToon
DAO TERLARANG KAISAR SEGALA ELEMEN

DAO TERLARANG KAISAR SEGALA ELEMEN

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Anak Genius / Fantasi / Tamat
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Abai Shaden

Di dunia di mana takdir ditentukan oleh kemurnian akar spiritual, Wang Tian terlahir sebagai kutukan. Memiliki lima elemen dasar yang saling bertabrakan, ia dicap sebagai "sampah abadi" dan dibuang ke Perpustakaan Terlarang yang terlupakan. Namun, di balik debu sejarah, ia menemukan Sutra Kaisar Sembilan Unsur—sebuah teknik terlarang yang mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari kemurnian, melainkan dari kekacauan primordial.

​Demi mengubah nasib, Wang Tian menempuh jalan yang diharamkan: menghancurkan pusat energinya sendiri untuk membangun Pusaran Primordial yang mampu melahap segala elemen alam semesta. Dari murid pelayan yang dihina, ia bangkit menjadi anomali yang mengguncang tatanan langit.

​Perjalanannya penuh darah dan pengkhianatan. Ia harus menyembunyikan kekuatannya dari 12 Klan Kuno yang angkuh dan 4 Sekte Penguasa Arah Angin yang mengincarnya sebagai ancaman dunia. Di tengah pelariannya, ia dipertemukan dengan empat wanita luar biasa—termasuk sang Ratu Kegela

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abai Shaden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10: Badai di Hutan Kristal

Udara di dalam Hutan Ilusi semakin pekat dengan kabut ungu yang menyesakkan. Suara jeritan para peserta yang terjebak dalam halusinasi terdengar bersahut-sahutan dari kejauhan, namun di area tempat Wang Tian berdiri, keheningan justru terasa mencekam. Yan Fu gemetar di atas tanah yang membeku, menatap pecahan raksasa lavanya yang kini hanya menjadi bongkahan es hitam tak berguna.

"Ti-tidak mungkin... Api Klan Yan adalah api murni tingkat bumi! Bagaimana airmu bisa memadamkannya?!" raung Yan Fu, suaranya pecah karena ketakutan.

Wang Tian melangkah maju, setiap pijakannya meninggalkan jejak es perak yang menjalar di atas tanah kristal. "Api murni? Bagiku, itu hanyalah percikan korek api yang berisik," ucap Wang Tian dingin. Ia mengangkat tangannya, bersiap memberikan pukulan terakhir yang akan mengeluarkan Yan Fu dari turnamen ini selamanya.

Namun, indra tajam Wang Tian tiba-tiba menangkap getaran frekuensi tinggi dari arah utara. Itu bukan getaran tanah, melainkan getaran udara yang sangat tajam—seperti ribuan silet yang sedang membelah atmosfer.

SHUUUT! SHUUUT! SHUUUT!

Tanpa peringatan, lusinan bilah angin berwarna hijau gelap melesat menembus pepohonan kristal, menghancurkan segala sesuatu yang dilaluinya. Wang Tian segera melenting ke belakang, menggunakan Langkah Bayangan Kematian untuk berpindah posisi dalam sekejap mata.

Yan Fu tidak seberuntung itu. Salah satu bilah angin menyerempet bahunya, merobek zirah merahnya dan menyisakan luka bakar angin yang dalam.

"Siapa?!" teriak Yan Fu sambil merangkak mundur.

Dari balik kabut ungu, muncul sekelompok kultivator dengan jubah bersulam serigala perak. Mereka adalah para elit dari Klan Feng, salah satu dari 12 Klan Kuno yang memiliki rivalitas berdarah dengan Sekte Angin Barat. Di tengah mereka, seorang pemuda dengan wajah pucat dan mata licik tertawa kecil.

"Ternyata hanya seekor anjing Klan Yan dan seorang pengembara sampah," ucap pemuda itu. "Aku adalah Feng Mian. Kami sedang mengejar 'burung kecil' dari Angin Barat. Apakah kalian melihat Sui Ren lewat sini?"

Wang Tian menyipitkan mata. Ia merasakan aura Sui Ren tidak jauh dari sana, namun auranya terasa tidak stabil, seolah-olah ia sedang menahan beban yang sangat berat.

"Kenapa kalian mencarinya?" tanya Wang Tian datar.

Feng Mian tersenyum sinis. "Sederhana. Di Hutan Ilusi ini, siapa pun yang kehilangan lencana peserta akan langsung tereliminasi. Jika kami bisa menyingkirkan Sui Ren sekarang, Sekte Angin Barat akan kehilangan wajah di depan kaisar. Dan kudengar... kecantikannya sangat langka. Sayang jika tidak 'dinikmati' sebelum ia diusir keluar."

Mendengar kata-kata kotor itu, kilatan kedinginan muncul di mata Wang Tian. Ia teringat akan ibunya yang juga pernah dihina oleh orang-orang berkuasa sebelum ia meninggal. Kebencian terhadap mereka yang menyalahgunakan kekuatan mulai membakar Pusaran Primordialnya.

"Pergilah selagi aku masih memberi kalian kesempatan," ucap Wang Tian, suaranya tenang namun mengandung tekanan yang membuat Feng Mian tersedak sesaat.

"Kau?! Mengancamku?!" Feng Mian tertawa liar. "Bunuh pengembara ini! Sisakan anjing Klan Yan itu untuk mencium kakiku!"

Lima pengawal Klan Feng, yang semuanya berada di Ranah Pemurnian Qi Tingkat 4, melesat maju dengan pedang angin mereka. Mereka membentuk formasi Badai Serigala, menciptakan pusaran angin yang mengunci pergerakan Wang Tian.

Wang Tian tidak menghindar. Ia justru menutup matanya. Satu menjadi dua, dua menjadi sembilan...

Ia memanggil elemen Angin Primordial. Jika angin Klan Feng bersifat merusak dan berisik, angin Wang Tian bersifat hampa dan sunyi. Ia hanya menjentikkan jarinya ke udara.

BOOM!

Sebuah tekanan udara yang luar biasa berat jatuh dari langit hutan, menekan formasi Badai Serigala hingga hancur berantakan. Lima pengawal itu terkapar di tanah, paru-paru mereka terasa kolaps karena seluruh oksigen di sekitar mereka mendadak hilang, diserap oleh teknik Wang Tian.

Feng Mian membelalak. "K-kekuatan apa ini?!"

Wang Tian tidak menjawab. Ia merasakan aura Sui Ren semakin melemah di balik tebing kristal di depannya. Tanpa memedulikan Feng Mian yang terpaku ketakutan, Wang Tian melesat menuju tebing tersebut.

Di sana, ia melihat Sui Ren sedang berlutut. Tubuhnya dikelilingi oleh jaring energi berwarna ungu—Jebakan Jiwa Ilusi. Tampaknya ia terjebak saat mencoba melewati area dengan konsentrasi kabut tertinggi. Keringat dingin membasahi keningnya yang putih, dan ia tampak berjuang melawan bayangan di dalam pikirannya sendiri.

"Napas Angin Barat... tidak akan... kalah..." gumam Sui Ren dengan gigi terkatup.

Wang Tian mendekat perlahan. Ia tahu bahwa menghancurkan jaring itu dengan kekuatan kasar bisa melukai jiwa Sui Ren. Ia harus menggunakan cara yang lebih halus. Ia meletakkan tangannya di atas kepala Sui Ren, membiarkan energi Kayu Primordial yang hangat dan menenangkan mengalir masuk ke dalam titik Baihui-nya.

Seketika, ketegangan di wajah Sui Ren memudar. Cahaya hijau lembut menyelimuti tubuhnya, menghalau halusinasi jahat yang menyiksanya. Saat Sui Ren membuka mata, hal pertama yang ia lihat adalah wajah Wang Tian yang tenang di bawah cahaya remang-remang hutan kristal.

"Kau..." bisik Sui Ren. Ia terkejut merasakan aliran energi di dalam tubuhnya. Itu bukan energi angin, bukan pula energi air biasa. Itu adalah sesuatu yang terasa seperti asal mula kehidupan. "Kenapa kau menyelamatkanku?"

"Anggap saja ini balasan karena kau tidak membiarkan Yan Fu membakarku di gerbang tadi," jawab Wang Tian sambil menarik tangannya.

Sui Ren bangkit berdiri, meski kakinya masih sedikit lemas. Ia menatap Wang Tian dengan pandangan yang jauh lebih dalam dari sebelumnya. "Siapa kau sebenarnya, Wang Tian? Tidak ada pengembara biasa yang memiliki energi semurni ini."

Wang Tian hanya menatap menara pusat yang mulai terlihat di kejauhan. "Siapa aku tidak penting. Yang penting adalah, musuhmu sedang menuju ke sini. Feng Mian dan pasukannya tidak akan berhenti."

Sui Ren mengepalkan tangannya, memanggil pedang tipisnya yang kini bersinar dengan angin perak. "Jika mereka menginginkan perang, Angin Barat akan memberi mereka badai." Ia menoleh ke arah Wang Tian. "Ikutlah denganku. Kita akan mencapai menara pusat bersama. Aku tidak suka berhutang budi pada siapa pun."

Wang Tian tersenyum tipis. "Aku lebih suka berjalan sendiri. Tapi karena jalan kita searah, aku tidak keberatan jika kau mencoba mengejarku."

Baru saja kata-kata itu selesai, Wang Tian menghilang dalam kilatan cahaya abu-abu, melesat menuju menara pusat dengan kecepatan yang bahkan membuat Sui Ren tertegun.

"Mengejarmu?" Sui Ren tersenyum penuh tantangan, sesuatu yang jarang ia lakukan. "Mari kita lihat siapa yang akan sampai lebih dulu di puncak Sembilan Langit!"

Di luar hutan, melalui layar proyeksi raksasa, para penonton dan tetua klan mulai riuh. Nama "Nomor 999" menjadi perbincangan hangat. Di balkon utama, Lin Xuelan menatap layar dengan jantung berdebar. Ia tahu itu adalah dia. Penyelamatnya.

Sementara itu, di sudut gelap arena, Lin Xia menyesap tehnya dengan senyum puas. "Pemain kedua telah masuk ke papan catur. Sekarang, mari kita lihat bagaimana para klan kuno ini bereaksi saat 'sampah' yang mereka buang mulai melahap para jenius mereka."

Statistik Bab 10:

Karakter: Wang Tian, Sui Ren (Terikat hutang budi), Feng Mian (Antagonis baru).

Lokasi: Hutan Ilusi - Area Tebing Kristal.

Pencapaian: Menyelamatkan Sui Ren, Mengalahkan elit Klan Feng dengan satu gerakan.

Status Kultivasi: Ranah Pemurnian Qi Tingkat 9 (Puncak).

Elemen yang Terkuak: Angin Primordial (Penghisap Oksigen) dan Kayu Primordial (Penyembuh Jiwa).

Bab 11 akan menceritakan pertarungan di Menara Pusat dan bagaimana Wang Tian mulai menarik perhatian kaisar.

"Bagaimana para pembaca apakah mau di lanjutkan,,,

kita gas 5 bab lagi ya,,,"

1
septian arista
ke mana lin sia?
septian arista
cerita pertemuannya dengan naga kok berbeda sama bab yang sebelumnya
Abai Shaden: author lagi pusing,,maaf ya,,,
kurang ngopi
total 2 replies
septian arista
Baru kali ini ada cultivator yang melakukan terobosan di penginapan yang dan menghancurkan penginapan itu karena terobosannya
septian arista
selalu saja ada tuan muda sebuah klan yang bersikap arogan dan sangat angkuh
Abai Shaden
terimakasih masukkan nya
Abai Shaden
nanti di season II nya,,,
jalur kultivasi lebih panjang,adegan baku hantam,,,,tar kita bikin dia berdarah
Joe Maggot Curvanord
terlalu cepat op thor ga ada ber darah2nya
Abai Shaden: kita bikin berdarah nanti di NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL
total 1 replies
Nanik S
Mantap
Nanik S
ikut Tes Lagi
septian arista: cepat banget kenaikan kultivasinya
total 1 replies
Nanik S
Sama sama bermarga Lin
Nanik S
Pertemuan awal
Nanik S
Oky Lanjut
Nanik S
Awal yang bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!