NovelToon NovelToon
I Love You Kakak

I Love You Kakak

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami
Popularitas:5M
Nilai: 4.6
Nama Author: Rani

Lanjutan dari karya Perjodohan membawa bahagia. Disarankan mampir ke karya sebelumnya agar tidak menimbulkan kebingungan.

Karena sebuah wasiat dari orang tua kandung kakak angkatnya, ia dan sang kakak angkat dinikahkan. Pernikahan karena perjodohan itu menimbulkan banyak masalah, terutama masalah hati. Karena sesungguhnya, sang kakak angkat sudah memiliki wanita lain yang ia cintai dengan sepenuh hati dan hanya menganggap dia sebagai adik.

"Aku mencintai kamu sebagai kekasih, kakak." Yolanda Aditama.

"Maaf Yolan. Aku tidak bisa menerima cinta itu. Karena selamanya, kamu akan tetap berada dalam hatiku sebagai adik. Aku tidak bisa menggubah perasaan itu." Dewa Sujianda.

Akankah perasaan Dewa bisa berubah? Atau bahkan, akan tetap selamanya bertahan seperti itu? Mungkinkah pernikahan mereka akan bertahan? Atau bahkan, akan hancur karena orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Episode 10

Saras menatap Dewa dengan tatapan tajam penuh dengan amarah dan kebencian. Dewa hanya terdiam sambil menundukkan kepalanya saja. Meresapi rasa sakit yang ada dalam hatinya atas apa yang sedang terjadi pada Hanas, wanita yang paling ia cintai.

"Mama, aku tidak ingin melihat kak Dewa lagi. Suruh dia pergi dari sini sekarang juga. Katakan padanya, aku tidak ingin dia datang ke sini untuk melihatku, sekalipun tubuh ini sudah terbujur kaku tanpa nyawa."

"Hanas." Dewa memanggil dengan perasaan sangat sedih.

"Hanas! Apa yang kamu katakan, Nak. Jangan katakan seperti itu karena mama tidak sanggup jika harus kehilangan kamu, nak."

"Ma, aku sungguh tidak sanggup bertahan dengan penderitaan ini. Untuk itu, aku ingin pergi saja dari dunia ini buat selama-lamanya."

"Sayang .... " Saras berucap sambil memeluk Hanas dengan perasaan sedih. Air mata tentunya tidak bisa ia bendung lagi.

Beberapa saat lamanya, Dewa menyaksikan pelukan itu dengan hati yang sangat terluka. Tapi kemudian, tatapan dari Saras yang baru saja melepaskan pelukannya dari Hanas, menyadarkan Dewa akan keadaan saat ini. Keadaan canggung yang membuat ia merasa tidak nyaman untuk tetap berada di sini lagi.

"Sepertinya ... aku harus pergi sekarang," ucap Dewa sambil beranjak dari tempat ia berdiri sebelumnya.

"Tunggu tuan muda!" Saras menghentikan langkah Dewa dengan cepat.

"Iya tante," ucap Dewa sambil menoleh ke arah Saras.

"Ikut aku sebentar. Ada yang ingin aku bicarakan dengan tuan muda."

"Baiklah."

Dewa mengikuti langkah kaki Saras keluar dari kamar Hanas. Mereka berjalan menuju ruang tamu yang letaknya berhadapan dengan kamar Hanas.

"Silahkan duduk tuan muda," ucap Saras ketika mereka telah berada di ruang tamu tersebut.

Dewa mengikuti apa yang Saras katakan tanpa berkomentar sedikitpun. Karena rasa penasaran telah hilang akibat rasa bersalah yang telah menguasai hati.

"Tuan muda, aku ingin bicara sebagai seorang ibu dari anaknya yang begitu tersakiti sehingga ia kehilangan semangat untuk hidup, dan sekarang, ia lebih menginginkan kematian dari pada kehidupan."

"Aku adalah seorang ibu tuan muda. Aku tidak bisa membiarkan anakku terus merasakan penderitaan ini. Tolonglah aku tuan muda. Tolong berikan anakku sedikit saja harapan agar dia bisa melanjutkan kehidupannya," ucap Saras dengan nada sedih.

"Maafkan aku tante. Aku tidak tahu apa yang bisa aku lakukan untuk menolong tante. Karena sekarang, semuanya telah berubah."

"Kamu tidak mencintai Hanas, tuan muda?"

"Aku mencintai dia tante. Tapi sayangnya, tidak mungkin untuk aku dan Hanas bersama."

"Kenapa? Karena tuan muda sudah menikah sekarang? Iya?"

"Tante sudah tahu jawabannya. Tidak mungkin lagi untuk aku dan anak tante bersama sekarang," ucap Dewa dengan nada pasrah dan terdengar sangat putus asa.

"Tuan muda. Kalian menikah karena wasiat bukan? Apakah dalam wasiat itu tertulis kalau kamu dan nona Yola harus bersama selamanya? Tidak ada bukan?"

Dewa melihat Saras dengan tatapan tak mengerti. "Apa maksud tante?"

"Pernikahan kamu dengan adik angkat mu itu hanya sebatas karena wasiat saja kan, tuan muda? Dalam wasiat itu tidak ada di katakan kalau kalian harus bersama selamanya. Maka, kamu hanya perlu menikahi nona Yola. Sedangkan selanjutnya, ya terserah padamu bukan? Mau kamu lanjut atau akhiri pernikahan kalian, itu juga terserah padamu kan?"

"Maksud tante, tante ingin aku mengakhiri pernikahan aku dan Yolan, begitu?"

"Tuan muda jelas tahu apa maksud dari kata-kata yang aku ucapkan barusan. Karena perkataan aku barusan itu sudah sangat jelas maksud dan tujuannya."

"Tuan muda. Jika kamu memang mencintai Hanas, maka tunjukkan rasa cinta itu. Perjuangkan dia. Berikan dia semangat agar dia tetap mau melanjutkan hidupnya," kata Saras lagi dengan nada penuh dengan semangat dan keyakinan.

Dewa tidak langsung menjawab. Ia menarik napas terlebih dahulu, lalu kemudian, melepas napas itu dengan kasar.

"Tante, aku memang sangat mencintai Hanas dengan sepenuh hatiku. Tapi maaf, aku tidak bisa menunjukkan rasa cinta yang aku miliki dengan meninggalkan Yolan. Karena aku, tidak ingin melihat adik angkat ku sedih dan kecewa. Juga tidak ingin mengecewakan harapan orang tua angkat ku yang selama ini sudah sangat berjasa dalam hidupku ini. Untuk itu, aku hanya bisa mengucapkan kata maaf pada tante."

Dewa langsung bangun dari duduknya. Ia beranjak meninggalkan Saras yang sedang terdiam dengan tatapan kecewa dan amarah atas kata-kata yang baru saja Dewa ucapkan dengan sangat mantap penuh dengan keyakinan.

"Permisi tante. Sampaikan kata maaf ku pada Hanas. Katakan padanya, aku tidak bisa membuat ia bahagia. Maka dia harus bahagia dengan tetap semangat menjalani hidup ini. Masih banyak laki-laki lain yang bisa membuat dia bahagia. Tentunya, bukan laki-laki seperti aku yang sudah terikat dalam ikatan sakral sebuah pernikahan."

Hanas yang mendengarkan dengan jelas kata-kata itu, tidak sanggup untuk menahan air matanya lagi. Air mata itu tumpah deras membasahi pipinya. Tubuhnya yang lemah, kini ambruk jatuh ke lantai tanpa bisa ia tahan.

'Kenapa harus kalah lagi dan lagi dengan nona sialan itu, hah! Apa hebatnya dia? Apa lebihnya dia dibandingkan aku, hah! Tuhan ... katakan padaku apa kurangnya aku sebenarnya!' Hanas berteriak, menjerit dalam hati.

Rasa cinta itu sekarang sedikit demi sedikit sudah berubah menjadi benci. Benci yang menimbulkan rasa dendam dalam hatinya saat ini.

'Baiklah. Jika kamu inginnya begitu, kak Dewa. Maka aku akan turuti apa yang kamu katakan. Aku akan lupakan kamu sebagai orang yang aku cintai. Tapi ... aku akan ingat padamu sebagai musuh yang harus aku sakiti.'

'Kamu lebih mengutamakan adik angkat mu dibandingkan aku, perempuan yang kamu cintai. Maka jangan salahkan aku jika kamu akan menerima pembalasan yang sangat menyakitkan dari perempuan yang kamu cintai namun kamu tinggalkan ini, tuan muda Dewa,' kata Hanas dalam hatinya lagi sambil menggenggam erat tangannya.

Setelah terdiam beberapa lama. Saras bangun dari duduknya, lalu berjalan menuju kamar Hanas kembali.

Ia kaget saat membuka pintu kamar tersebut. Hanas dengan tubuh lemah itu ada di lantai dengan posisi terduduk sambil berurai air mata.

"Sayang! Kenapa kamu bisa duduk di sini, Nak? Apa yang terjadi, Hanas?"

"Ma ... rasanya sakit sekali. Perih .... " Hanas berucap sambil memegang dadanya.

"Sayang, katakan pada mama, apa yang sakit! Ayo kita ke dokter sekarang! Kita ke rumah sakit. Mama yakin kamu mampu bertahan karena kamu adalah suster. Suster itu .... "

"Ma! Aku tidak butuh ke rumah sakit. Karena yang sakit itu hatiku ... hatiku, Ma." Hanas memotong perkataan Saras dengan cepat sambil terus menangis.

1
M Bibin
🥰🥰
💟노르 아스마💟
Luar biasa
sakura
....
Shifa Burhan
kau thor apa yang jadi masalah dalam novel mu adalah sikap tidak adil mu dalam memperlakukan emeran utama wanita (istri) dan pemeran utama pria (suami)

*saat novel mu yang konfliknya suami melakukan kesalahan pasti kau buat istri tidak mudah memaafkan, pasti kau buat suami dapat balasan, mengemis maaf dan berjuang keras, dan pasti kau hadirkan lelaki lain yang membuat istri membalas perlakuan suami

banding dengan novel yang konfliknya istri melakukan kesalahan semudah itu dimaafkan, karakter suami kau buat bodoh dan semudah itu memaafkan malah balik minta maaf kayak pengemis, dan kalian tidak berani hadirkan wanita lain (kayak kalian hadirkan lelaki lain)

karena ini lah pola pikir egois wanita ketika suaminya salah tidak semudah itu dimaafkan tapi ketika dia salah mau dimaafkan begitu saja dan sikap egois ini mereka bawa kedalam novel

adalah lagi pola pikir egois yang terkesan munafik wanita dalam berkarya yaitu mereka melaknat pelakor tapi memuja pebinor

miris
Atik Bunga
apa ini kakah burhan
Atik Bunga
jangan ladang bunga yg dimaksud saka itu kebun bunga punya mamahnya yola
Atik Bunga
jangan2 dokter leo suka sama yola
Atik Bunga
kasihan hanas anak yg tdk diharapkan oleh johan malah tersakiti
sharvik
sulis it siapa y dewa ya . . d eps sblm y mngatakan yola adalah orang yg sngat dewa syang stelah sulis. .
watini fitrah
knpa rata rata CEO bodoh klu udh di depan pelakor
Rani: nah, ceo kek gini cuma ada di dalam karya aja yah. keknya, di dunia nyata ngga akan nemu🤣
total 1 replies
Rika Fitria
zaka kayaknya anak Zara
Rika Fitria
Luar biasa
Mas Sigit
itu kakekmu yolan
Mas Sigit
bagus yolan kmu hrs tegas biar dewa sadar bagaimana jahatnya si hanas
Mas Sigit
dadaku sdh mulai sesak bayangin jd yolanda
Mas Sigit
pasti Hanas ga bakalan tinggal diam mlihat dewa sm yolan mrnikah
Al Fatih
iya,, kadang sbg perempuan,, merasa miris,, sdh d hina,, d tolak,, masih ngemis2 juga,, jujur lebih suka karakter perempuan kuat,, ga mudah d tindas....,,
Al Fatih
lengkap sdh semuanya,, wlwpun itu wasiat,, harusx Brian dan Kania pastikan dulu dewa ad pacar ga,, wlwpun Yola cinta dewa,, tapi dewa kan ga,, beresiko Yola akan d tersakiti,, dewa juga plin plan,, Johan juga gitu,, anaknya Johan juga gt...😅
ShaHana Rania Norali
menarik.. dan tak sabar baca sampai episode akhir. 🥰
alnino
drma bnget bnyak omong wkwk si yola keburu nyampk rumh mreka ado argumen.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!