Putra Sarmaidi adalah pria tampan berumur 27 tahun yang sudah mapan dan jatuh cinta kepada seorang gadis putri dari keluaga Hermawan yang tak lain adalah sahabat orang tua nya
Mesya Akifa Naila
Gadis cantik berumur 25 tahun Putri sulung bapak hermawan
Wulandari
Putri bungsu bapak hermawan yang sangat cantik dan super manja
Putra jatuh cinta kepada putri bapak hermawan dan ingin menikahinya, orang tua nya langsung setuju dan langsung menikahkan putra dengan mesya, dan ternyata gadis yang disukai putra bukan mesya putri sulung bapak hermawan tapi ulandari putri bungsu bapak hermawan
Bagaimanah kisah nya
Mari kita baca😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahrina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10 Putra benar-benar jatuh cinta
Hari sudah mulai sore matahari mulai menuntun dirinya ke peraduannya
Putra bergegas pulang, putra benar-benar jatuh cinta dia merasa seakan dunia ini sedang hujan bunga
Mesya yang juga mau pulang bertemu dengan putra
"Mas mau pulang" tanya mesya
"Iya mas mau pulang, lagian kan jam kantor udah bisa pulang"
Biarpun putra pemilik perusahaan dia selalu bersikap disiplin
"Mampir ke rumah dulu mas" mesya kembali bicara karena memang rumah mesya lebih dekat dengan perusahaan putra
"Lain kali aja ya me, mas mau langsung pulang" jawab putra masih dalam keadaan yang bahagia
"Mas putra panggil aku me ini pertama kalinya dia terlihat lebih akrab" batin mesya
Sampai di rumah mesya langsung masuk ke kamar dan membersihkan diri
Mesya ke kamar ulan karena bosan sendiri di kamar
"Lan kakak masuk ya" gedor mesya
"Sejak kapan juga minta izin" sahut ulan
"Eh banyak banget belanjaan lo, dibeliin siapa lagi ?" tanya mesya
"Biasa lah kak wanita populer banyak penggemar"
Mesya yang mendengar jawaban ulan seakan muntahh oekkkk oekkkkkk
Ulan memang sering dibelikan baju dan dikirim ke rumah
kadang ulan saja sampai bingung siapa yang kirim
"Oya lan kamu besok kemana? antarin kakak ke kantor ya lan" mesya memohon
"Ngapain ulan nganter kakak, emang kakak nggak bisa pergi sendiri" jawab ulan ketus
" Please lan sekali aja" mesya memohon memasang wajah kasihan
"Iya, imbalannya apa?" ulan tersenyum licik
" Pulangnya kakak beliin makanan kesukaan kamu, PUAS" jawab mesya
"Puas banget kak" ulan tersenyum
Mesya sengaja minta di antar ke kantor biar pulangnya bisa diantar oleh putra
mesya pun tersenyum dia sudah mengatur rencana besok pagi
Saat makan malam tiba mesya dan ulan turun ke bawah disana sudah ada bapak hermawan dan ibu ida
"Kalian hari ni kemana aja" kata bapak hermawan
"Mesya ngantor pa" jawab mesya
"Ulan juga ngantor pa" jawab ulan
"Ngantor dimana lan?" pak hermawan bingung
" Ngantor di mall pa" jawab ulan
semua tertawa mendengar jawaban ulan
"Oya hari sabtu kita ke rumah tante salmah ya, kita makan siang disana kita belum pernah jenguk om sarmaidi dan tante salmah sejak kita disini" kata ibu ida
Mesya langsung menunjukkan wajah bahagianya sedangkan ulan biasa aja dia memang sering bawel kalau sudah kenal sama orang termasuk putra
" Ya ma" jawab Ulan dan mesya
Dirumah putra yang jatuh cinta lebih banyak tidur dikamar karena sering membayangkan wajah ulan
"Apa aku bilang sama papa aja aku mau menikahinya" batin putra
" Tapi nanti dia terkejut, ahhh biar aku dekati saja dulu dia" kembali batin putra mengoceh
Kemudian lamunan putra langsung hilang karena bunyi ketukan pintu
tokkkkk..... tokkkk....
Ibu salmah langsung membuka pintu
"Put makan yuk" kata ibu salmah
"Iya ma" jawab putra
" Oya ma, kita kapan maen lagi ke
rumah tante ida" tanya putra seperti ABG baru jatuh cinta
ibu salmah tersenyum dia sudah mulai mengetahui bahwa putranya sudah jatuh cinta
"Kenapa kamu kangen sama tante ida?" tanya ibu salmah "Atau kangen anak tante ida" Lanjut ibu salmah
Putra hanya tersenyum malu
"Apasih mama, kan om hermawan dan tante ida baru pindah, wajar dong kita sering maen kesana" jawab putra
"Hari sabtu mereka kesini" jawab ibu salmah
Putra langsung terdiam, degg jantungnya seakan berhenti mengetahui ulan akan ke rumahnya
bersambung..........