NovelToon NovelToon
ABANG BULE ITU JODOHKU

ABANG BULE ITU JODOHKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Misteri / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Menceritakan seorang gadis Desa yang sering di pergunjingkan karna di nilai telat menikah. Namun saat ada seorang pria bule datang nya untuk nya bukan nya mereka berhenti untuk bergosip tentang sang gadis.

Mereka malah makin menjadi,malah semakin menilai sang gadis buruk,ada yang menyebar gosip bahwa dia akan di jadikan istri yang ke 2,3 dan seterus nya oleh sang Bule, tapi apakah itu benar atau hanya gosip murahan dan receh yang tak berdolar.

Apakah yang akan terjadi setelah sang Bule berhasil menjungkir balikan dunianya, dari yang biasa biasa saja menjadi penuh dengan hal yang menegangkan serta mengejutkan. Mampukah sang gadis desa mengimbangi pesona sang Bule.


Penasaran?

Yuk intip!

18++

Mengandung humor yang mengelitik kulit perut,mohon siapkan tissue dan air minum.

HATUR NUHUN SADAYANA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Identitas Baru

Original punya nya Neng Defri,tukang nyomot cing jauuh!!

AWAS OTHOR GALAK!!

HATUR NUHUN

vote,like,komen cing loba nyak

" Zae." Zaenudin menoleh saat namanya di panggil

" Naon?"( apa) Dia menoleh sekilas namun mata nya kembali ke arah kelereng yang akan di sentilnya.

" Zaeee". panggilnya lagi membuat Zaenudin kesal dan menghentikan permainannya

" Aya naon sih Rahmat,gandeng Zua Zae weh hayuh( Ada apa sih Rshmat,Zua Zae aja terus)!" Zae kesal saat sang teman tidak mau melanjutkan ucapan nya,di gantung itu gak enak Rahmat,nyaho teu maneh teh( tau gk kamu tuh)

Rahmat hanya nyengir menunjukan gigi karies hitam di dalam mulutnya.

" Zae,Teh Deva teh mau nikah yah?" Zae pun hanya memutar bola matanya jengah, eh dikira teh mau tanya apa.

" Ya iya atuh mau nikah,dak encan( kan belum)!" Jawaban Zae yang seadanya membuat Rahmat berdecak malas

" Ih maneh mah!"( ih kamu mah) Gerutunya membuat Zae tertawa penuh kemenangan

🌷🌷🌷

" Sudah siap!" Pak ustazd siap memulai acara nya,kini Dom tengah duduk bersila di hadapan pak Ustazd dengan menggunakan baju koko putih dan sarung batik dia terlihat sangat,sangat,sangat,gak bisa di ungkapkan oleh seorang Deva,pokonamah itulah.

kini mereka tengah berada di sebua masjid yang ada di desa itu,terlihat bapak ,emak,Qilla,Aldi,dan Jack hadir,tidak lupa Neng Deva yang tengah intens memperhatikan sang calon imam masa depan nya itu.

Dom menggangguk mantap menandakan dia siap lahir batin.

" Sodara Dominic Gideon Vins anda siap lahir batin!"

" Siap!'

" tanpa ada paksaan dari siapapun!"

"Ya!"

"Baiklah kalau begitu,Bissmilahirohhmanirohim........".

beberapa saat kemudian

" Alhamdulilah hirobbilalamin!' ucap mereka serempak

akhirnya setatus baru seorang Dominic hari ini terkabulkan,dia telah menjadi seorang mualaf,yang bukan hanya akan mengabdikan hidup nya hanya untuk Devania seorang tapi mempertanggung jawab kan nya juga di hadapan Allah.

" Selamat Boss,semoga kau selalu bahagia". Jack memberikan pelukan singkat pada boss nya itu

" Selamat Tuan Vins,somoga anda selalu di limpahkan Rahmat dan kebahagian mulai detik ini." Aldi pun tidak lupa memberikan pelukan selamat kepada rekan nya itu

Dom hanya tersenyum bahagia mendapatkan dukungan dari semua orang di sana,terutama dia sangat bahagia karna sang calon istri menemani nya.

" Selamat ya Den Deon,semoga ini menjadi awal hidup baru buat Den Deon." Bapak dan emak pun turut memberikan ucapan selamat pada nya,yang mana membuat dia semakin bahagia sudah mengambil keputusan yang tepat.

Deva yang melihat itu diam diam terharu dengan perjuangan si bule gelo mesum nya itu, dia jauh jauh datang dari negaranya hanya untuk bertemu dengan nya.

apakah Deva benar benar harus memberi kesempatan kepada Dom untuk mempersunting dirinya,Cinta? apa cinta sudah hadir dalam hatinya? mungkin, cinta hadir seiring dengan waktu,semoga keputusan nya nanti adalah yang terbaik.

" Selamat,semoga kamu bisa menjadi muslim yang baik dan bertanggung jawab pada Tuhan nya,dan...." Dom menyela sebelum Deva melanjutkan ucapan nya

" Dan...Menjadi suami serta ayah yang baik untuk mu dan untuk anak anak kita nanti"Ucapan Dom membuat semburat merah di wajah nya semakin nyata

' Anak anak' selintas kata itu membuat Deva membatu,dia teringat pada omongan ibu ibu rumpi saat di warung teh mayang tentang itu yang kata mereka' Itu nya bule tuh segede pisang Boma' Deva merinding membayangkan nya.

Deva menggeleng cepat,membuat Dom menyerinyitkan dahinya

" Kenapa?"

" Ahh..Henteu nanaon,tidak apa apa." Deva gelagapan saat lamunan nya buyar

" Neng...Hayuk pulang!" seru emak membuat mereka tersadar,Deva tersenyum pada Dom dan mengangguk pelan.Namun saat Deva berniat melewatinya Dom dengan cepat mencekal pergelangan tangan nya.

" Apa setelah ini kau mau menjadi istriku?" isyarat mata safir Dom terlihat penuh harap dan memohon

Deva hanya tersenyum sembari melepaskan cekalan tangan Dom.

"Kita bicarakan lagi dirumah ok". Wajah tampan Dom kembali berbinar mendengar penuturan sang gadis

💐💐💐

" Jadi gimana?" Deva masih tertunduk malu mendengar pertanyaan itu,namun kemudian dia menggangguk pelan tanda setuju,dan itu membuat semua orang di sana berucap' Allhamdulilah' Tetutama Dom dia terlihat sangat bahagia.

ya Deva akhirnya mau menerima pinangan dari Dominic,saat ini mereka sudah berada di rumah sederhana milik Keluarga Mang Eman.

" Jadi,apa aku boleh menikahimu saat ini juga!" pernyataan Dom membuat Deva yang tengah menunduk malu menjadi mendongak terkejut di buatnya,termasuk kedua orang tuanya.

" Atuh jangan sekarang Den,bapak belum mempersiapkan apa apa". Bapak mulai pusing saat rencana ini datang tiba tiba

" Bapak tidak perlu mempersiapkan apa apa,cukup duduk dan jangan pikirkan apa apa biar saya yang akan mempersiapkan segalanya,dan satu lagi jangan panggil saya dengan sebutan Aden,saya gak enak pak,panggil nama aja,saya kan calon mantu bapak." Dom mulai mengakrab kan diri dengan semua keluarga Deva termasuk adik adik nya Deva juga.

" Kalau begitu terserah nak Deon saja,bapak mah hanya bisa bantu doa nya, gimana sama kamu neng,jangan diem aja atuh,senyum dikit."Goda bapak saat melihat Deva sedari tadi terdiam

" Eemm...Eneng mah terserah abang saja". panggilan baru yang di sematkan oleh Deva untuk nya membuat Dom ingin berteriak histeris bahkan jingkrak jingkrak guling guling saat ini juga.

Deva yang menyadari nya langsung saja menepuk mulut lemes nya itu

"Hiss mulut eweh saringan matak nyien nyerakeun bae".( Hiss mulut gak ada filternya,bikin malu saja!) runtuk nya dalam hati

Dom hanya mengulum senyum saat melihat raut wajah salah tingkah sang gadis.

"Baiklah pak,sebagai bukti keseriusan saya pada putri bapak,saya ingin mengikat dia dengan ini". Dom mengeluarkan kotak belundru hitam yang terdapat cincin berlian mewah di dalam nya,jangan di sebutin harga nya nanti ciwik ciwik bisa ngiri sama neng Deva.

Emak dan Bapak saling tatap lalu emak mengangguk memberi persetujuan pada sang suami.

" Alhamdulilah,di tampi( diterima,) niat baik nak Deon sama bapak hari ini ." Bapak bersalaman bersama Dom

" Di tampi, maksudnya?" Dom masih belum paham bahasa daerah sunda jadi masih blengg

" Maaf maksud bapak,pinangan nak Deon di terima sama bapak." bapak menjelaskan nya agar Dom mudah memahami

Dominic tersenyum saat mendengar penuturan bapak,Dia segera mendekat ke arah Deva dan meraih tangan nya.

" Apa kau mau menjadi istriku?" entah sudah berapa kali Dom berkata seperti itu pada Deva hari ini kemarin dan sebelum sebelum nya.

Deva dengan malu malu dia mengangguk pelan ,dan dengan cepat Dom memasukan cincin itu kedalam jari manis nya.Apakah pas? tentu saja tidak cincinya agak kekecilan namun masih bisa di masukan.maklum Dom hanya nembak,mengira ngira ukuran jari manis Deva saat dia membeli cincin mewah itu.

' Ya Allah Emakkkk,akhirnya anak perawan emak jadi kawin juga' pekik Deva dalam hati saat melihat cincin putih indah itu telah tersemat di jari manisnya.

' Akhirnya aku akan mendapatkan keturunan dari gadis yang kusukai, selamat datang Junior Vins' batin Dom saat melihat sang calon terus menatap lekat cincin yang tersemat di jari manisnya itu sembari tersenyum.

🐛🐛🐛

"Itu kebun bapak,yang sebelah lagi kebun juragan Bahar,padahal dulu kebun itu masih milik bapak,tapi karna terpaksa jadi bapak ngejualnya ke juragan Bahar". Deva menunjukan lokasi kebun yang sedang di garap oleh bapak

" Kenapa dijual,kan sayang lokasinnya bagus untuk tanaman." Duh si abang bule mulai kepo deh

" Eemm..Itu...Karena saat itu bapak butuh biaya buat oprasi emak waktu ngelahirin Zae." ucap Deva pelan,dia terenyuh saat mengingat kedua orang tua nya harus menjual sebidang tanah,dan dia sedih karna tidak bisa membantu banyak,dan akhirnya harus merelakan sebagian kebun nya di jual oleh sang bapak.

Dom yang mendengar itu pun secara reflek langsung memeluk dan mengecup puncak kepala Deva yang terhalang hijab instan berwarna kunyit itu.

" Jangan sedih,aku akan membelikan kebun itu untuk mu,bahkan kalau kau mau semua perkebunan di daerah ini akan ku beli untukmu." si sombong Dominic mulai muncul,setan sombong yang selama ini bersembunyi entah dimana kini sudah pulang kampung.

Deva mendongak dan melepas paksa pelukan sang calon suami

" Jangan! Aku tau kau kaya tapi jangan berbuat macam macam,kalau kau membeli semua perkebunan di daerah ini warga di sini mau makan apa coba, jangan lakukan itu! bapak dan emak serta kami anak anak nya sudah bahagia kok dengan kesederhanaan hidup kami selama ini,kami tetap bersyukur yang penting kami semua selalu sehat ,itu yang utama." penuturan Dewasa Deva membuat Dominic mengulas senyum dan kemudian merengkuh nya kembali serta tidak lupa memberikan kecupan berkali kali di atas pucuk kepala deva yang hanya sebatas dada nya itu.

" Aku beruntung memiliki mu." ucapnya pelan

" Kau belum memiliki ku". balas Deva ketus membuat Dom terkekeh di buatnya

" Jangan panggil aku dengan sebutan ' Kau' ,aku lebih suka panggilan yang kau berikan waktu di rumah tadi." tidak bisa dipungkiri semburat merah menjalar di semua bagian wajah Deva.

" Apa?" tanya Deva pura pura polos sembari mendongakkan wajahnya menatap manik mata safir itu

" Ck..!" Dom hanya berdecak kesal

Deva terkikik geli melihat wajah kesal Dom namun sayang nya sangat tampan.

", Iya Abang..." cicit Deva masih terdengar oleh Dom

" Apa?" Dom pura pura

" Abang.." cicit nya lagi

" Aku tidak mendengar nya tuh!" jiwa jahil Dom muncul seketika

" Iiihhh...Iya ABANGGGGGG!" Pekik Deva tak sadar membuat orang orang yang berada di kebun dekat kebun bapak nya pun menoleh pada mereka yang mana membuat Deva malu setengah mati sedangkan Dom dia malah tertawa melihat wajah malu malu sang gadis.

" Ayo pulang! era ih di tempokeun jelma." ( Ayo pulang! malu ih di lihatin orang) gerutunya sembari menarik tangan Dom yang masih tertawa

" Dasar budak ngora,rek bobogohan teu nyaho tempat ck ck ck"( Dasar anak muda,mau pacaran gak tau tempat ck ck ck) ucap salah satu warga yang melihat Deva dan Dominic tadi.

HAI HAI HAI...

SEMOGA KALIAN MENIKMATI ALUR CERITANYA YA,JANGAN BOSEN BOSEN NGE VOTE ,LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK YA

HATUR NUHUN 😘😘😘😘😘🙏🙏🙏🙏

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Visualnya ga ngena Thor.🙏🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
aduh Dom belum halal sudah losdol ngomongnya... jangan maen sosor juga atuhnga boleh.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
merem aja Dom ga usah melek kalau masih takut mah.🤣🤣

paling cuma seUpil si Jhoni di potongnya biar sehat.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
astagfirullahal adzim aya² wae nu mantak ngikikkkk.😄🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
tradisi lama emang gitu, Usia 20an masih lajang di anggap aib dan jadi cemoohan orang.

karna pernah ngalamin sendiri.🤭🤭
salam kenal ti abdi jalma Sunda Thor.✌️
SNN 💠
bagus 💞
Mini Amora
Dom langsung mantappp bgttt deh yaa
sekali liat foto langsung kekeh sama Deva..
Jeffie Firmansyah
sumpah ngakakk abissss🤣🤣🤣
seruuu Thor👍👍👍
Yadi S: bikin penasaran....lanjutannya apa
total 1 replies
Ai Umana sari
menghibur sekali
moenay
karyanya bagus dan menarik, lucu juga ga bosen bacanya.. ga bertele-tele jalan cerita nya,.
thanks othor udah nyuguhin cerita yg bagus 🥰🥰🥰🥰🥰🌹🌹🌹💐💐💐💐💐
EembuL
😃😃😃😂😂😂😂😂
EembuL
astagaaaaa 😂😂😂😂 ngaakaaak banget bagian2 akhirx.
Saifal
bingung bacanya kebanyakan bahasa daerah
Evy
Ceritanya enak dibaca...tapi jangan banyak bahasa daerah juga ..agak terganggu bacanya.. seperti nya tidak semua orang suka walaupun sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.Sorry ya Thor .. hanya saran..
Evy
Horang kaya nikahnya tidak terima Amplop... hanya minta doa restunya saja...
Joel
dari baca novel ini,, dari gak bisa bahasa Sunda jadi pinter bahasa Sunda w.. 🤭🤭
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya, trmksh🙏
total 1 replies
Fitri Alfarizha
klw aku sunda isin itu malu
Azzani Siti
kak aku orang Jawa...
aku gak ngerti bahasa Sunda🥺🥺
gimana tu
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnnnnnn ceritanya 👍👍👍👏👏👏😘😘😘💞💞💞
Atik Kiswati
gk ada lg bonchap nya.....
Dara Sari: cerita Aqilla dan Bastian kemn kok ga ada dah saya tunggu2 2 THN ga ada muncul thoorr pleess
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!