NovelToon NovelToon
Gadis Manja Tuan Mafia

Gadis Manja Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cintapertama
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

​Niatnya cari pelarian, malah dapet "tuan muda" kematian.

​Alicia kabur ke Italia dan mencari pria paling tampan untuk menghina selera perjodohan ayahnya. Misinya berhasil ia menemukan Dante, pria dengan visual sempurna yang mau diajaknya bermalam bersama.

Tapi keesokan paginya, Alicia baru sadar kalau dia bukan baru saja menaklukkan pria biasa, melainkan seorang predator paling ditakuti di Eropa. Ternyata, merayu bos mafia saat mabuk adalah ide terburuk yang pernah Alicia lakukan seumur hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 9

Suara tembakan itu tidak seperti dentuman pistol di area parkir, itu adalah bunyi crack tajam yang membelah udara malam, disusul oleh suara denting logam saat peluru menghantam pagar besi kapal, hanya beberapa inci dari pinggul Alicia.

"Tiarap!" Dante tidak menunggu Alicia bereaksi. Ia menyambar tubuh gadis itu dengan satu tangan, menjatuhkannya ke lantai dek yang keras, dan menindihnya dengan tubuh besarnya sebagai tameng.

"Dante! Kau berdarah lagi!" Alicia menjerit tertahan saat melihat perban di bahu Dante kembali memerah akibat gerakan paksa tadi.

"Diam dan jangan bergerak," geram Dante. Matanya menyapu kegelapan laut.

Kapal pesiar itu tiba-tiba melakukan manuver tajam, berbelok zig-zag yang membuat tubuh Alicia dan Dante merosot di atas dek. Di kejauhan, di balik bayangan ombak yang gelap, sebuah siluet kapal cepat tanpa lampu terlihat melaju dengan kecepatan gila. Itu bukan kapal biasa, itu adalah kapal serbu militer yang kecil namun mematikan.

"Marcello! Matikan semua lampu dek! Aktifkan jammer!" teriak Dante melalui interkom di pergelangan tangannya.

Seketika, kapal pesiar itu menjadi gelap gulita. Hanya cahaya bulan yang pucat yang memberi sedikit siluet. Namun, titik merah laser itu kembali menari-nari di dinding kabin, mencari mangsa.

​"Dia tidak akan berhenti, Dante," bisik Alicia dengan suara bergetar. "Bambang... dia bukan orang yang akan membiarkan targetnya lepas. Jika Ayah sudah membayarnya, dia akan mengejarmu sampai ke ujung dunia."

​Dante menarik Alicia masuk ke dalam ruang kemudi yang terlindung kaca anti-peluru. "Ayahmu salah memilih anjing penjaga, Alicia. Di laut ini, tidak ada tempat untuk bersembunyi bagi mereka yang berani mengusik Vallo."

​"Bos! Mereka menembakkan EMP!" suara Marcello terdengar panik dari anjungan.

​Tiba-tiba, suara mesin kapal yang menderu halus mati seketika. Lampu panel instrumen padam. Kapal pesiar mewah itu kehilangan tenaga, terombang-ambing di tengah ombak Mediterania yang mulai meninggi. Keheningan yang mengerikan menyusul, hanya menyisakan suara deburan ombak dan deru mesin kapal cepat yang semakin mendekat.

​Dari pengeras suara kapal cepat tersebut, sebuah suara yang sangat dikenal Alicia bergema di permukaan air.

​"Dante Vallo! Kapalmu sudah lumpuh. Serahkan Alicia, dan aku akan membiarkanmu mati dengan cepat. Jika tidak, aku akan menenggelamkan kapal ini bersama semua orang di dalamnya!"

​Itu suara Bambang. Dingin, datar, dan sama sekali tidak menyisakan ruang untuk negosiasi.

​Alicia menatap Dante yang berdiri di kegelapan. Pria itu tidak tampak takut. Ia justru sedang memeriksa senapan otomatis yang diambilnya dari bawah kursi kemudi.

​"Kau ingin aku menyerahkan Alicia padamu, Pecundang?" teriak Dante balik, suaranya menggelegar menantang angin laut. "Datang dan ambil sendiri jika kau punya nyali!"

Kapal cepat Bambang merapat dengan kasar ke sisi kapal pesiar. Tali-tali pengait dilemparkan. Anak buah Bambang yang lebih mirip pasukan khusus daripada pengawal pribadi, mereka mulai memanjat naik.

​"Alicia, masuk ke kompartemen bawah meja kemudi. Kunci dari dalam. Jangan keluar sampai kau mendengar suaraku, atau suara Marcello," perintah Dante. Ia mengecup dahi Alicia dengan cepat sebuah kecupan yang terasa seperti pamitan sekaligus janji.

​"Dante, kumohon... jangan mati," bisik Alicia. ia tidak peduli pada harga diri atau gengsinya sebagai anak konglomerat. Ia benar-benar takut kehilangan pria kasar ini.

​Dante hanya menyeringai, memperlihatkan taring predatornya, sebelum ia melompat keluar ke arah dek yang gelap.

​Alicia meringkuk di ruang sempit bawah meja kemudi. Ia bisa mendengar suara tembakan yang memekakkan telinga, teriakan kesakitan dalam bahasa Italia dan Indonesia, serta dentuman fisik saat dua kubu bertarung jarak dekat.

​Kapal itu bergoyang hebat. Alicia menutup telinganya, air mata mengalir membasahi pipinya. Ia membayangkan Dante yang terluka harus menghadapi pasukan terlatih Bambang. Dalam pikirannya yang kacau, Alicia mulai merutuki keputusannya untuk kabur. Jika saja ia tidak manja, jika saja ia menerima perjodohan itu (meskipun membosankan), ayahnya tidak akan menyewa pembunuh, dan Dante tidak akan berada dalam bahaya ini.

​Tiba-tiba, pintu ruang kemudi ditendang terbuka. Alicia menahan napas, tangannya menutup mulut agar tidak berteriak.

​Langkah kaki sepatu bot militer mendekat ke arah meja. Alicia melihat ujung sepatu itu dari celah kecil. Jantungnya seolah berhenti berdetak.

​"Alicia? Aku tahu kau di bawah sana," suara Bambang terdengar sangat dekat. "Keluarlah. Dante sudah tamat. Marcello sudah dikepung. Tidak ada gunanya bersembunyi."

​Bambang berlutut, wajahnya sejajar dengan lubang tempat Alicia bersembunyi. Matanya menatap Alicia dengan dingin di balik kacamata night vision yang diangkat ke dahi.

​"Ayo, Sayang. Ayahmu sudah sangat cemas. Dia bahkan sudah menyiapkan pesta pernikahan kita minggu depan di Jakarta. Kau akan menyukai gaunnya, aku sendiri yang memilihkan," ucap Bambang sembari mengulurkan tangannya yang bersarung tangan hitam.

​"Kau gila, Bambang! Kau membunuh orang-orang di sini!" teriak Alicia, mencoba menendang tangan Bambang.

​Bambang menarik Alicia keluar dari persembunyiannya dengan kasar. "Ini disebut 'kerusakan kolateral', Alicia. Dalam bisnis, itu hal biasa. Sekarang, ikut aku."

​Saat Bambang menyeret Alicia menuju pintu, sebuah bayangan besar muncul di ambang pintu. Dante berdiri di sana, berlumuran darah yang bukan miliknya. Di tangan kirinya, ia memegang pisau komando, dan di tangan kanannya sebuah granat yang sudah ditarik pinnya.

​"Lepaskan dia, atau kita semua meledak di sini," ucap Dante. Suaranya tenang, namun ada kegilaan murni di dalamnya.

​Bambang tertawa sinis, ia menempelkan pistol ke pelipis Alicia. "Kau tidak akan melakukannya, Vallo. Kau menginginkannya, bukan? Jika kau meledakkan granat itu, kau juga membunuhnya."

​"Aku lebih suka dia mati bersamaku daripada ia hidup dengan Pecundang sepertimu," balas Dante. Ia melangkah maju satu demi satu.

1
Mia Camelia
alicia kebanyakan mau nya sih🤔, maka nya dante jdi eneg🤣🤣🤣
Mia Camelia
alicia cerdik sekali🥰🥰🥰
putmelyana
aku suka cerita seperti ini, next Thor ceritanya aku akan selalu menunggu cerita ini update
~SasMaya ✧
Haiii semua, bagaimana kabarnya hari ini? Author do'a kan semoga semuanya tetap sehat yah Jiwa maupun kantongnya 🤭

Oh yah,. Jangan lupa tetap stay tune yaa, besok author bakal update 3 BAB sekaligus 🔥✨

Buat yang udah setia nemenin cerita ini sampai sini, makasih banyak yaa~
Dan jangan lupa tinggalkan jejak di setiap bab 🫶
Entah itu like, vote, ataupun komentar.

Segala bentuk dukungan dari kalian semua, sangat berarti banget untuk author khusus-nya.

Itu semua bikin author makin semangat untuk update bab selanjutnya. ✨🫰🏻
Mia Camelia
dante gak mati kan🤣🤣🤣
Aquarius97 🕊️: Halo sahabat pembaca ✨ Aku baru saja merilis cerita baru berjudul CINTAKU TUAN MAFIA ❤️‍🔥 Mampir yuk siapa tahu kamu tertarik nantinya 🤗 Dukung dengan Like dan komentar yah, karena setiap dukunganmu berarti buatku. Terimakasih.
total 1 replies
putri
ceritanya seru banget alurnya berasa hidup kaya ikut bener" ada di dalam cerita ..... di bikin ketawa di bikin tegang .. tetep semangat Thor 🔥
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
putri
ikut tegang bacanya mudah"n Dante ga kenapa" yah Thor /Grimace/
Amila FM,IG:amilaeditslife
sumpah ini keren banget, alurnya nggak ngebosenin,kocak, actionnya dapet
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Mia Camelia
alicia kocak banget, inget mangga muda teruuuss🤣🤣🤣
Mia Camelia
suster jahat, jangan sampai lolos tuh.😔
Mita Paramita
lanjut Thor 💪💪💪
Mia Camelia
lanjut thor👍👍👍
Mia Camelia
ehmm, mendingan pilih dante aja ah😂🥰🤣
Mita Paramita
ini pasti sih Bambang 🤣🤣🤣
Mia Camelia
seruuu banget thor🥰🥰🥰
alicia terjepit situasi absurd🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
cerita nya mantap👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!