NovelToon NovelToon
MISTERI DESA GETIH

MISTERI DESA GETIH

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Alawiyah yang nekad menyusul suaminya ke kampung halaman yang terletak dilereng Gunung Kawi, membuat ia dihadapkan pada teror yang mengerikan.

Desa yang ia bayangkan penuh kedamaian, justru menjadi mimpi buruk yang mengerikan.

Rahasia apa yang sedang disembunyikan suaminya?

Ikuti kisah selanjutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wajah Pucat

Novita melirik darah beku yang tergeletak diatas lantai balkon.

Ia merasakan tubuhnya mendadak lemah, bukan tanpa sebab, itu karena sosok Genderuwo itu memaksanya untuk melayani hasratnya, sebab timbal jiwa yang seharusnya ia dapatkan—gagal.

Hal itu membuat Novita menjadi pelampiasan bagi sang Genderuwo, untuk menambah energinya yang terkuras.

"Perut Novi sakit, Bu." keluhnya.

"Ya kau obati. Minum jamu sana, biar darahnya berhenti." hardik Ratna, nada bicaranya penuh penekanan.

Novita tersentak kaget, lalu menarik nafasnya yang terasa berat, dan membuat ia harus patuh pada sang ibu.

ia berjalan meninggalkan balkon, lalu menuju ruang dapur untuk membuat jamu kunyit asam, agar pendarahannya berhenti, meski mustahil.

Sementara itu, Alawiyah baru saja selesai membersihkan Wahyu dengan mengelap tubuhnya, menggunakan kain basah.

Ia menatap tubuh suaminya, tampak begitu kurus, hanya ukuran senjatanya saja yang tidak berkurang.

"Mas, sadarlah, mengapa kamu tidur terlalu lama?" ia menatap tubuh pria yang sudah memberikannya satu calon bayi.

Tangannya menyentuh rudal milik suaminya—dengan sedikit gemetar, bagaimanapun, ia merindukannya.

Nafasnya cukup berat, tetapi dalam hatinya, ia merasa yakin ada jalan kesembuhan, meski hanya sebesar lubang jarum.

"Ya, Rabb, berilah petunjukmu," doanya dengan lirih. Hanya pada Sang Khalik, ia menaruh harapan itu.

Perlahan, ia memakaikan pakaian pada suaminya, lalu membereskan semua peralatan untuk membersihkan tubuh pria tersebut.

"Mbok, Mbok Ratih," suara panggilan dari arah luar rumah. Alawiyah yang baru saja ke dapur, terpaksa bergegas menghampiri.

Saat berada diambang pintu, ia melihat seorang gadis berkulit putih dengan rambut panjang lurus sepunggung, berdiri dengan menenteng dua rakit rantang.

"Novita?" Alawiyah masih mengingat nama gadis itu, saat Ratna meneriakinya dari dalam rumah sore semalam.

Gadis itu salah tingkah, dan menundukkkan kepalanya. Ia berharap jika Ratih yang menerima rantang tersebut, tetapi kenyataannya Alawiyah yang menyambutnya.

"Maaf, Mbak. Ini saya bawakan oseng daging kambing pedas, kesukaan Mas Bayu." ia menyerahkan rantang tersebut kepada Alawiyah.

"—Tapi, Mas Bayu gak bisa makan beginian, dia hanya makan bubur yang dimasukin ke botol dot," Alawiyah menjelaskan kondisi suaminya.

Namun, direlung hatinya, ia sedikit merasa cemburu, sebab Novita bisa tahu makanan favorite suaminya, dan seperhatian itu.

"Gak apa-apa, Mbak. Diblender sama buburnya saja, biar Mas Bayu lekas pulih," Novita kembali mendesak, seolah makanan itu harus sampai ke lambung Bayu, apapun caranya.

Alawiyah tersenyum getir. Bahkan dalam kondisi Bayu tak sadarkan diri saja, ia bisa secemburu itu.

"Oh, iya. Terimakasih. Tidak perlu repot-repot. Selama masih ada saya, saya bisa mengurus suami saya," Alawiyah menegaskan ucapannya, sebab merasa jika dirinya seperti tak berguna, karena wanita lain memperhatikan suaminya.

Novita merasa kikuk, tetapi ini tidak boleh terjadi. Ada sesuatu yang tidak dapat ia jelaskan.

"Tidak, Mbak. Saya tidak merasa direpotkan, tidak perlu sungkan." Novita terus saja mencari alasan, dan hal itu membuat Alawiyah semakin merasa gedek.

"Saya pulang dulu, Mbak. Jangan lupa, kambing pedasnya dikasih ke Mas Bayu—Ya." pesannya. Seolah-olah ia ingin memastikan jika Bayu memakannya.

"Heeem ...." Alawiyah sudah merasa jengah. Hanya saja, ia merasa orang baru di desa ini, terpaksa harus menjaga sikap, meskipun pada kenyataannya, ia sangat kesal sekali.

Novita melenggang pulang, tetapi Alawiyah merasakan bulu kuduknya meremang, dan bergidik ngeri.

Saat melihat gadis itu memasuki gerbang, sosok Genderuwo berjalan dibelakangnya, seolah tak ingin lepas darinya, kemanapun gadis itu melangkah.

Setelah kepergian Novita. Alawiyah memasuki dapur, lalu membuka rantang, sebab penasaran dengan isinya.

Ia terkejut, sebab benar saja, daging kambing oseng pedas, atau krengsengan yang dicampur kecap, menggugah selera.

"Rajin sekali, Dia!" Alawiyah bergumam. Ia sendiri merasa tergugah seleranya, ingin rasanya, mencicipi walaupun hanya sesendok saja.

Ia menyendokkan daging bersama kuah bumbu melimpah, dan mendekatkan ke mulutnya.

"Bismillahirrahmaniirrahiim ...." ucapnya dengan begitu khidmat.

Mendadak matanya membeliak, saat melihat potongan daging berbumbu itu berubah menjadi potongan bangkai, dan terdapat jarum yang berkarat, paku, serta juga ijuk.

"Astaghfirullah ...." Alawiyah melemparkan sendok ditangannya, yang mana sedikit lagi hampir menyentuh mulutnya.

Daging itu bererakan diatas lantai dapur yang terbuat dari semen, dan ia memandanginya dengan mata yang nyalang.

Alawiyah kembali menggosok matanya, menajamkan penglihatannya, apakah ia tadi salah lihat, sebab daging berbumbu itu kembali berubah seperti semula.

Ia mengusap dadanya yang bergemuruh. Entah mengapa, perasaannya langsung tidak enak.

Saat bersamaan, Ratih datang dari arah belakang. Ditangannya terdapat tiga ekor ikan mas hasil tambak Bagas, dan menatap lantai yang terdapat noda daging kambing krengsengan.

"Apa ini?" ia ingin tahu apa yang terjadi, meskipun sudah jelas itu potongan daging kambing berkecap.

"Tadi di anterin sama gadis di depan rumah, dan katanya untuk Mas Bayu," Alawiyah menjelaskan kronologinya.

Mendadak mata Ratih membola. Alawiyah tau, itu adalah isyarat jika Ratih akan menghardiknya, dan suaranya pasti sangat kencang.

Ia buru-buru menutup telinganya, sebelum mengalami masalah pendengaran.

"Apa?!" suaranya cukup keras, membuat Alawiyah semakin mengetatkan telapak tangannya ditelinga.

"Apakah kau sudah memberikannya kepada Bayu? Jawab!"

Alawiyah menggelengkan kepalanya, sebagai jawaban dari pertanyaan Ratih yang tampak memojokkannya.

"Kau harus jujur, apakah kau juga ada memakannya?!" nada bicara Ratih masih belum juga melunak.

Bahkan ia melemparkan tiga ikan segar ditangannya ke atas lantai dengan sangat kasar.

"Tidak, Mbok. Tidak ada." Alawiyah menggelengkan kepalanya. "Sumpah, Demi Allah," ia masih takut untuk mengangkat wajahnya, menatap Ratih seolah sedang menatap ibu singa yang siap menerkamnya.

Ratih mendadak duduk lesu diatas lantai. Nafasnya terasa berat, seolah eperti mengalami syok yang sangat membuatnya traumatik.

Alawiyah melirik dengan ujung matanya, wanita paruh baya itu tampak mengusap wajahnya dengan perasaan yang sulit untuk ia jelaskan.

Perlahan ia menatap Alawiyah yang masih menunduk ketakutan. "Ingat, jika ada siapapun yang berasal dari luar rumah ini datang memberimu makanan, maka jangan pernah kau makan."

kali ini, nada bicaranya melunak, dan ia beranjak dari tempatnya, mengambil rantang dua rakit, berisi daging kambing pedas krengsengan, dan juga memungut yang tersisa di lantai, lalu membuangnya ke dalam toilet.

Alawiyah hanya melongo. Jika ia turutkan, maka sangat sayang juga dalam membuang makanan, meskipun sebenarnya ia sedikit kesal dengan Novita, yang terlalu baik dengan suaminya.

Tanpa sengaja, ia melihat tumpukan rantakan yang sama persis dibawah meja dapur yang tanpa penutup.

Saking banyaknya, bisa dihitung lebih dari sembilan puluh buah rakit rantang.

"Itu rantang banyak sekali, Mbok," tanya Alawiyah, sebab tak dapat menahan ras penasarannya.

"Itu dari orang yang sama, yang setiap harinya datang memberikan menu yang berbeda, dan tidak pernah mengambil lagi wadahnya," jawab Ratih dengan nada cukup dingin.

1
Desyi Alawiyah
Setan ngomong setan.. 😄
kinoy
Tejo dasar setan ih
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ
setan setan gak pada sadar diri, semua dibilang setan /Facepalm//Facepalm/
Ai Emy Ningrum: 🤣🤣🤣🤣🤣 bukan nya patroli mlem Jumat ,malah ngereog ga jelas
total 1 replies
Ayani Lombokutara
🤣🤣 apalah negeri konoha dibawa bawa
renjani
desa gendeng ga manusia y ga setan y pada doyan selingku..hadeuhhh
Agus Tina
Semoga Alawiyah berhasil
Desyi Alawiyah
Nggak tahu deh, aku harus ngakak atau takut di part ini. Part percakapan para hantu.. 😋
Desyi Alawiyah
Asek... gombalannya mantap banget tuh bang pocong.. 🤭
Desyi Alawiyah
Cocok tuh ikut iklan shampo..

Lurus, hitam dan berkilau /Facepalm/
Tini Nurhenti
next,up yg byk thor.💪💪💪💪
Marsiyah Minardi
Ini cerita horor kenapa jatuhnya jadi kocak dengan kelakuan para demitnya yang narsis abis 😄😄
Si Tejo dah kebanyakan makan yang haram ,hatinya pun mati
Tega bener sama istri dan anaknya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ: bentar lagi juga dpt kurma si Tejo
total 2 replies
neni nuraeni
lama" tu kmpung bkl abiz orgnya karena saling menumblkn,,, tu org bkl pindah kmpung ghaib😁
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ: anak2nya nanti buat tumbal juga 🙈
total 2 replies
SENJA
pake motor? kan banyak mobil disana kan? ga ada yang mau pinjemin apa? astaga 😤
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: karena bertentangan sama mereka, ya gak mau pinjemin
total 1 replies
SENJA
padahal deketan ya entah apa tujuan pamer mobil itu 😳
Desyi Alawiyah: Kan mereka bersaing kak.. Berlomba gitu, Kira-kira diantara mereka, siapa yang kaya 😄🤭
total 1 replies
SENJA
tega emang novita isssh 😤
SENJA
weeeh anaknya udah ditumbal duluan?
Ayani Lombokutara
tejo bentr lgi giliranmu
abisin aja si semua wargany 🤣🤣 saling kirim aja biar mati semua
Ayani Lombokutara: bhahaha iyaaa ntar dijadiin bakso juga sama novita
total 2 replies
FiaNasa
bukan cuma manusianya jin² mereka pun pada rebutan pasangan🤣
Ai Emy Ningrum: dua2 nya cocok disematkan untuk para the myth 👻👻👻👻
total 10 replies
V3
si Tejo knp nama istri nya gak Surti ja , kak ... knp hrs Intan ❓
kn JD nya gak bisa di sebut Surti Tejo ,, JD mlh Intan Tejo 🤣🤣🤣🤣
kasihan bgt nasib nya si Intan , lg masak soto mlh di cabut jiwa nya oleh si Wewe JD meninggal deh ,, mna tuh Soto nya bntr lg Mateng ,, kn JD nya gak bisa nyobain deh 🤣🤣
V3
kasihan bgt si Kunti putih ,, mmg Dia pengangguran toh mpe di bully bgtu sama si Wewe 🤣🤣
mana dh nongkrong di pos ronda gda yg godain lg 🤣🤣🤣🤦
V3: kasihan bgt kn si Kunti Putih 🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!