NovelToon NovelToon
Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Reinkarnasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: KGDan

Cintanya, harga dirinya, dan ketulusannya, telah ia berikan pada pria itu, dan bahkan sampai rela tidak menginginkan, James Sebastian, tunangan yang di jodohkan Ibunya kepadanya.

Tapi, apa yang ia dapat? Eleanor Benjamin, di tinggalkan pria itu, Richard Marvin, saat mereka akan melangsungkan pernikahan, demi wanita lain!

Hingga sebuah mobil menabraknya, dan ia meregang nyawa, Richard tidak memperdulikannya!

Eleanor berharap, seandainya ada kesempatan kedua untuknya! ia akan mendengarkan Ibunya. Dan membalikkan keadaan! membalas apa yang ia rasakan pada Ricard.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9.

Sembari memegang ke dua tangan mempelai wanita, pada ke dua tangannya Ricard menjawab apa yang di pertanyakan Pendeta kepadanya dengan tanpa ragu.

Ia memandang wajah mempelai wanita, yang tidak terlihat jelas dari balik veil pengantin, yang ia lihat sedang tersenyum memandangnya juga.

Kemudian giliran mempelai wanita di beri pertanyaan, sama seperti pertanyaan yang di berikan kepada mempelai pria, dan dengan cepat mempelai wanita menjawab.

Mendengar suara mempelai wanita menjawab pertanyaan Pendeta, Ricard sontak terkejut mendengar suara mempelai wanita yang sangat berbeda.

Dengan cepat ia membuka veil pengantin, dan benar saja dugaannya! mempelai wanita bukan Eleanor!

"Ka.. kamu! kenapa bisa kamu yang berdiri di sini!!" teriak Ricard dengan mata membulat tidak percaya, ia pun terhuyung kebelakang.

Semua ikut heboh begitu melihat wajah mempelai wanita, yang ternyata bukan mempelai wanita, yang seharusnya akan di nikahi mempelai pria.

"Ricard! kenapa kamu terkejut? bukankah kamu yang ingin menikah denganku? kamu kan yang mengirimkan gaun pengantin ini kepadaku?!" Melanie tidak menyangka ekspresi wajah Ricard sangat terkejut melihat wajahnya.

"Diam kamu! aku menikah dengan Eleanor! bukan dengan kamu! aku mengirimkan gaun itu kepada Eleanor! bukan kepadamu!!" teriak Ricard seperti orang kebingungan.

Kenapa bisa jadi seperti ini? apa yang terjadi? Ricard dengan raut wajah panik turun dari Altar, dan berlari keluar dari dalam Gereja. Ia harus menemui Eleanor.

Apakah Eleanor benar-benar marah, karena pernikahan yang ia buat gagal beberapa hari yang lalu? dan sekarang Eleanor sudah tidak ingin menikah dengannya.

Ricard dengan cepat masuk ke dalam mobilnya, tidak memperdulikan Melanie yang mengejarnya, sembari meneriakkan namanya.

"Cepat pergi ke apartemen Eleanor!!" teriak Ricard kepada sopirnya.

Mobil Pengantin yang telah di hiasi pita pengantin baru itu, meluncur menuju alamat apartemen Eleanor.

Ricard mengambil ponselnya dari balik jasnya, ia melihat pesan Eleanor. Dengan cepat ia pun membaca pesan dari Eleanor tersebut.

Dan, ia membeku membaca isi pesan Eleanor, yang sama sekali tidak ia duga, Eleanor memutuskan hubungan mereka, karena melihat dirinya yang sangat dekat dengan Melanie.

Ia dengan cepat menghubungi ponsel Eleanor, tapi tidak di angkat Eleanor. Ia mencoba menghubungi lagi ponsel Eleanor. Dan hasilnya sama saja, Eleanor tidak mengangkat ponselnya.

Sepertinya Eleanor memang sudah menyusun rencana, untuk meninggalkan nya. Karena menduga ia menyukai Melanie.

Teringat akan gaun pengantin yang ia kirim ke apartemen Eleanor, tapi terkirim ke apartemen Melanie, pasti Eleanor yang melakukannya.

"Aaaaa... !!" Ricard berteriak dengan kencang, lalu meninju jok mobil dengan frustasi, "Kenapa? kenapa? kenapa bisa begini?!" ujarnya kalap.

Sesampainya Ricard di apartemen Eleanor, ia langsung menekan bel pintu, lalu menggedor pintu dengan tidak sabaran.

Mendadak matanya melihat kardus yang ada di samping, dekat pintu apartemen Eleanor. Dan kembali ia terkejut, setelah memeriksa isi kadus tersebut.

Ia melihat isi kardus, semuanya barang darinya, dan bahkan foto dirinya ada di sana. Sementara fotonya bersama Eleanor sudah robek tidak berbentuk lagi.

Ricard terhuyung kebelakang, kalau Eleanor memang bersungguh-sungguh tidak mencintainya lagi. Padahal yang ia tahu, Eleanor sangat mencintainya.

Saat ia mengingat ke belakang lagi, ia memang selama ini terlalu sering mengabaikan Eleanor, karena ia memperhatikan keadaan Melanie.

Memikirkan bagaimana ia akhir-akhir ini mengabaikan Eleanor, Ricard akhirnya sadar akan kesalahan yang ia buat.

Ia pun kembali menghubungi ponsel Eleanor, dan ia mendengar suara ponsel Eleanor dari dalam kardus. Tangannya dengan cepat mencari keberadaan ponsel Eleanor.

Benar saja! ponsel Eleanor berada dalam tumpukan barang, yang tadinya ia berikan kepada Eleanor. Dengan sedikit gemetar, perlahan ia meraih ponsel Eleanor.

Ia pun dapat melihat laporan panggilan tidak terjawab darinya, begitu banyak pada layar ponsel Eleanor. Jemarinya dengan gemetar menyentuh layar ponsel.

Dan, ternyata ponsel Eleanor tidak terkunci, dan ia pun segera memeriksa isi ponsel Eleanor.

Tangannya semakin gemetar, melihat isi pesan pada ponsel Eleanor. Pesan dari Melanie yang penuh provokasi dan mengejek Eleanor.

Ricard melihat foto Melanie mengenakan gaun pengantin yang ia beri untuk Eleanor, dan isi pesan Melanie yang membuat ia menggenggam erat ponsel Eleanor tersebut.

Melanie mengatakan, kalau mereka berdua yang melakukan fitting gaun pengantin tersebut kemarin sore.

Ricard hampir saja jatuh terduduk membaca pesan dari Melanie tersebut. Ia tidak menyangka, selama ini Melanie yang ia anggap sebagai adik, merusak hubungannya dengan Eleanor.

Bersambung......

1
naura✨
👍
Dewi Kasinji
ijin baca kak
Ning Suswati
buat apa saling ancam, biasanya mai ciduk dan hilang, selesai, gk perlu main adu mulut, dari awal sih ceritanya adu mulut mak2 comber
Ning Suswati
lucu juga udah pada tuwer masih aja sombong, apalagi cuma jalangkung, pelakor, sok2 an bersih emak2 sosialita
Ning Suswati
terlalu lembek sih, sibuk aja berdebat kaya anak TK, terus baikan lagi, lagi dan lagi, gk ada habisnya mulut kaya mak mak rombeng
Ning Suswati
gila tuh manusia serakah ingin kaya, hidup enak cara singkat, tdk tau dg siapa lawan bicara nya
Ning Suswati
aq suka alurnya, tadinya sempat curiga kalau2 serangan kepada aleanor akan berhasil, tapi sungguh cantiq, aq suka
Ning Suswati
dasar manusia iblis, gk ada yg bener, maunya enak sendiri, opsesi, rakus, tamak, apalagi y🤔
Ning Suswati
masa cuma sekretaris mau minta dijemput mantan bos, emang ada apa2nya kali y🤔
Ning Suswati
ceritanya jadi kaya anak2 TK, saling hujat
Ning Suswati
iiiikkkkkhhhh jadi ikutan emosi, tadinya melani sekarang diana, ceritanya jalan di t4, gk maju2
Ning Suswati
kok banyak manusia2 berhati iblis dan tak tau diri
Ning Suswati
jadi ceritanya kaya orang kampungan, memalukan katanya konglo kok jadi kongkalikong, masa sdh pakaian pengantin berdebat gk habis2,
Ning Suswati
kapan pesta nya mulai, masa pestanya konglomerat tdk ada pengamanan khusus, kaya orang kampung pengantin berdebat dg manusia2 sampah, dilayani
Ning Suswati
kan udah pakaian pengantin, kok jadi kaya kampungan gitu,
Ning Suswati
kayanya si pembaca diajakin jadi gila juga kayanya, kok gk abis2 melani2 melulu kaya dikampung aja ketemuan terus
Ning Suswati
kemana aja pengawal james, kok keadaan genting begini, masih main sandiwara2an apa drama komedi y, bikin mual aja jadinya
Ning Suswati
kan ada undangn, tanya dong mana kartu undangannya, kok melani bikin ribut dilayani, apa gk malu2in tuh
Ning Suswati
aq suka semuanya lancar, emang enak diabaikan, nikmatin aja tuh si melaninya kan sdh sah
Ning Suswati
menangislah darah sekalian richard syukurin dikadalin jalangkung, gk nyadar2, ya begitulah laki2 pecundang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!