cerita di novel ini melanjutkan tentang "FIRST LOVE " sebagai pacaran pertama kali . hubungan dengan argo beberapa tahun menjalani seakan berubah karena argo lebih dewasa tentunya butuh pelampiasan. hingga suatu ketika Raka yang sudah lama kagum dengan Tania hanya bisa dalam diam menyukainya .
keluarga Januar dan Prasetya di bahagiakan oleh kedua cucu laki laki dan cucu perempuan . Usaha mereka yang sedang di jalani juga sangat laris manis
gimana kelanjutannya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9. Antara pacar dan adik
Selama di perjalanan argo hanya diam sesekali Tania memegang tangan argo tapi di tepiskannya. Tania memejamkan matanya melihat kedua keponakan nya itu sedang asik memakan permen
" Mau di bawa kemana ini anak " tanya argo
" Kerumah aku "
Argo hanya diam engak menjawab ucapan Tania . Sesekali dia berdecak kesal
" Abang "
Wajah emosi argo terlihat jelas . Tania akhirnya juga diam . Dia gak mau kekasihnya itu semakin emosi
Sesampainya di rumah kedua keponakan nya itu masuk ke kamar papanya . Sedangkan Tania dan argo berada di kamar Tania
" Kamu gak bilang kalo Aldo itu pemabuk , main kasar " tanya argo
" Sudah berapa lama diva di perlakukan seperti itu . Hei dengar ya . Dia itu punya adik perempuan . Kalo kamu aku gituin . Gimana rasanya ?" Tanya argo kepada Tania
" Kamu tenang , jangan emosi . Kita omongin baik baik ya . Sayang, Abang " ucap Tania pelan sambil mengelus dada kekasihnya itu
Argo menepiskan tangannya saat Tania menyentuh
" Aku ini pacar kamu loh bang "
Argo menatap tajam Tania
" Kamu pikir kamu udah lebih baik dari mas aku ? Kamu sama tau gak , sama sama nyakitin perempuan " ucap Tania sambil memukul dada argo
Keduanya saling tatap . Saling emosi satu sama lain . Hingga akhirnya argo yang meninggalkan Tania di dalam kamar membanting pintunya . Argo segera keluar dari rumah itu
Sedangkan Tania dia langsung masuk ke kamar mas nya . Menidurkan keponakan nya itu yang masih pada bercanda
Keduanya Menganti baju dan sudah Menganti popok membersihkan diri masing masing
" Tidur ya . Nanti bunda sama papa jemput mas sama adek "
Keduanya mengagguk dia tidur di samping maminya itu . Tania menatap Ken yang sangat mirip dengan mas Aldo . Sedangkan Vania sangat mirip dengan Diva
***
Besok harinya saat Aldo pulang bersama diva dan kedua anaknya . Argo langsung meninggalkan ruang tamu . Memilih untuk masuk ke dalam kamarnya
Diva menatap Aldo begitu juga dengan Aldo menatap diva
" Gapapa . Nanti juga baik lagi " gumam nya kepada Aldo
Aldo merasa bersalah kepada Abang iparnya itu . Semalam juga Aldo sudah meminta maaf dan baik nya diva dia menesehati " mau sampai kapan kamu seperti itu " . Aldo bener bener gak bisa jawab pertanyaan lembut dari istrinya
Drt....
Drt...
Argo hanya melihat ponselnya panggilan dari Tania . Tanpa argo mengangkat dari tadi terus berdering
Beberapa jam kemudian argo mendengar suara anak anak memanggil mami
" Tania kemari " gumamnya sambil menatap kaca
Argo langsung keluar dari kamar . Dan bener kekasihnya itu sedang bermain keempat keponakan. Bahkan tania membawa ayam cepat saji membuat keponakan nya itu senang sekali
" Uncle..." Panggil Dafa . Dafa sengaja memeluk Tania supaya uncle nya itu cemburu
Bersikap dewasa argo duduk di samping keponakan nya itu . Dia juga ikut mengambil paha ayam
" Kakak lapar uncle "
Tania tertawa " ambil yang banyak . Tante bawa ayam banyak buat kakak "
Cup
" Baiknya pacar kakak "
Argo tersenyum , kenapa keponakan nya itu genit banget siii. Siapa yang ajarin pikirnya
Tak lama kemudian diva dan Aldo keluar dari kamar . Mereka juga terkejut ada Tania . Pantas aja engak ada suara anak anak sedang bermain . Hening . Ternyata lagi asik makan
" Boleh ya pah makan eskrim " ucap Vania takut
Aldo tersenyum lalu mencium pipi Vania
" Iya boleh "
Vania dan Ken senang sekali di bolehkan . Serasa dapet undian mobil
" Kak Dimas sama kak Caca engak keliatan " tanya Tania sambil celingak-celinguk
" Lagi kerumah mamanya kak Caca " jawab diva
Tania mengagguk. Senang sekali ayam yang dia beli di nikmati oleh kakak dan keponakan nya itu . Ah syukurlah
Setelah selesai makan . Dan keponakan juga sibuk main sendiri . Tania mengajak argo untuk ke balkon ruang tamu
" Kamu marah sama aku bang ? "
Argo hanya diam
Tania megenggam tangan argo lalu dia menatap kekasihnya itu
" Bunda telpon aku . Nanyain kabar aku sama kamu . Katanya aku harus ingatin kamu makan jangan lupa minum vitamin" ucap Tania sambil menyandarkan kepalanya di bahu argo .
Mereka menatap arah kolom berenang juga melihat hewan di bawah sana
" Aku tahu kamu sayang sama kak diva . Kamu gak mau kak diva kenapa kenapa . Tapi bukannya kita jangan urusin rumah tangga orang lain ? " Tanya Tania menatap kekasihnya itu
" Kamu jangan egois Tania . Dia adik aku. Aku itu bingung di antara pacar atau adik , Tania" gumam argo
" Aku paham . Aku paham kak diva itu adik kamu . Kesayangan kamu . Tapi kan dia sudah berkeluarga . Ada masanya dia pasti akan membicarakan masalah ini berdua sama mas Aldo . Kenapa juga kamu sibuk marah sama mas. Sama aku . Emang nya aku apain kak diva ? " Tanya Tania
Huh !
" Aku gak suka aja cara aldo memperlakukan diva seperti itu "
Tania mengelus punggung kekasihnya , Tania tahu argo bener bener kesel banget sama mas nya . Karena sudah bersikap kasar sama diva
" Maafin mas aku ya "
" Hem " jawab argo malas
Tania tersenyum dia memeluk argo
" Keluar yuk , nyari kopi " ajak Tania
" Sama anak anak aja bagaimana ? Biar seru "
Tania mengagguk setuju . Keduanya meninggalkan balkon sambil berpegangan tangan . Melihat keempat keponakan nya itu sedang bercanda
Pulang Malu Tak Pulang Rindu. Mampir ya