NovelToon NovelToon
Lencana Cinta Sang Kapten

Lencana Cinta Sang Kapten

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Militer
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Adeeva Zamira Arjunka tidak pernah menyangka bahwa sifat pemberontaknya justru menjadi alasan ia terjebak dalam pernikahan militer. Seharusnya, Kak Adiba—kembarannya yang sholehah dan lembut—lah yang bersanding dengan Kapten Shaheer Ali. Namun, sang perwira pasukan khusus itu secara mengejutkan justru menjatuhkan pilihan pada Adeeva, si gadis keras kepala yang terang-terangan membenci dunia militer.
Terpaksa menggantikan posisi kakaknya, Adeeva masuk ke kehidupan Shaheer dengan dendam dan penolakan. Baginya, lencana dan seragam hijau Shaheer adalah simbol pengekangan. Namun, perjalanan takdir adiba ke tanah Mesir dan kehadiran buah hati di balik pagar pinus perlahan mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melawan arus

Kabar mengenai perubahan calon istri Kapten Shaheer Ali menyebar seperti api di jerami kering, baik di lingkungan keluarga besarnya maupun di markas. Pagi itu, di kediaman Jenderal Ali, suasana sarapan terasa lebih dingin daripada suhu pendingin ruangan.

Jenderal Ali meletakkan surat kabar dengan bantingan pelan namun tegas. "Papa tidak habis pikir, Shaheer. Kamu itu perwira dengan karier cemerlang. Kenapa kamu sengaja mencari penyakit dengan memilih gadis pemberontak itu?"

"Dia bukan penyakit, Pa. Dia hanya butuh arah yang tepat," jawab Shaheer tenang sembari menyesap kopi hitamnya.

"Arah yang tepat?" Fathiyah, yang sejak tadi hanya diam dengan seragam dokter militernya, akhirnya angkat bicara. Suaranya tajam dan tidak bersahabat. "Bang, aku ini dokter. Aku terbiasa melihat karakter orang. Gadis itu—Adeeva—dia adalah tipe orang yang akan menghancurkan reputasimu dalam semalam. Apa Abang mau karir Abang tamat karena istri Abang tertangkap di klub malam saat Abang sedang dinas?"

"Fathiyah benar, Shaheer," timpal Ibunya dengan nada kecewa. "Adiba itu sudah sempurna. Kenapa harus adiknya yang... yang bahkan orang tuanya sendiri malu mengakuinya?"

Shaheer meletakkan cangkirnya. Ia menatap satu per satu anggota keluarganya. "Jika saya hanya mencari reputasi, saya akan menikahi Adiba. Tapi saya mencari teman hidup. Dan insting saya mengatakan, Adeeva adalah orangnya. Saya mohon restu, bukan perdebatan."

"Papa tidak akan memberikan restu dengan mudah," pungkas Jenderal Ali sebelum beranjak pergi.

Bukan hanya di rumah, di kantornya pun Shaheer dicecar. Nadhir dan Kaysan, dua sahabat sekaligus rekan perwiranya, masuk ke ruangan Shaheer tanpa mengetuk pintu.

"Her, lo beneran gila ya?" Nadhir langsung duduk di depan meja kerja Shaheer. "Gue denger lo mau ngajuin izin nikah buat si kembaran yang 'bermasalah' itu? Lo tau kan intelijen asrama itu lebih tajam dari silet? Lo mau jadi bahan omongan satu angkatan?"

Kaysan menyandarkan tubuh di pintu. "Gue setuju sama Nadhir. Her, pikir lagi deh. Lo itu calon Mayor. Istri perwira itu ada organisasinya, ada aturan mainnya. Adeeva itu macan tutul, lo mau kurung di kandang merpati? Yang ada lo yang dicakar nanti."

Shaheer hanya tersenyum tipis sembari merapikan berkas-berkasnya. "Kalian berdua terlalu banyak bicara. Fokus saja pada tugas kalian. Urusan rumah tangga gue, biar gue yang urus."

"Gue cuma nggak mau lo nyesel, Her," gumam Nadhir sebelum mereka akhirnya keluar karena melihat wajah Shaheer yang mulai mengeras.

Sementara itu, di sebuah sudut taman pesantren yang tersembunyi, Adeeva sedang duduk melamun. Ia baru saja menandatangani surat persetujuan pernikahan di depan Abi dengan tangan gemetar. Ia merasa seperti baru saja menandatangani surat kematian kebebasannya.

Saat ia sedang termenung, Shaheer datang. Pria itu baru saja pulang dari markas, masih lengkap dengan seragam lorengnya.

"Sudah siap untuk sidang nikah minggu depan?" tanya Shaheer.

Adeeva berdiri, menatap seragam Shaheer dengan pandangan benci. "Jangan harap aku akan jadi istri penurut, Kapten. Aku terima ini cuma karena Kak Adiba harus ke Mesir dan Abi yang terus menekanku. Tapi jangan harap aku akan memberikan apa pun untukmu. Kita akan hidup masing-masing."

Shaheer melangkah mendekat. "Kamu pikir ini cuma soal dokumen? Saya baru saja mempertaruhkan restu orang tua saya untukmu. Adik saya membencimu, teman-teman saya meragukanmu. Tapi saya tetap di sini."

Adeeva tertawa getir. "Siapa yang minta? Siapa yang suruh Kapten jadi pahlawan kesiangan? Aku tidak butuh belas kasihanmu! Kalau Kapten merasa rugi, batalkan saja sekarang. Aku malah senang!"

"Saya tidak pernah mundur dari keputusan yang sudah saya ambil, Adeeva. Termasuk memilikimu," suara Shaheer merendah, penuh dengan ketegasan yang tak tergoyahkan.

Adeeva mendekatkan wajahnya, menantang sorot mata Shaheer. "Kalau begitu, bersiaplah untuk menyesal. Aku akan membuat hidupmu di asrama nanti seperti neraka. Kamu mau 'membimbing' aku? Silakan coba kalau bisa."

Shaheer tidak terpancing amarahnya. Ia justru menatap bibir Adeeva yang sedang mengomel, lalu kembali ke matanya. "Saya suka tantangan. Dan kamu... adalah tantangan terbaik yang pernah saya temui."

Adeeva menghentakkan kakinya dan berlalu pergi, meninggalkan Shaheer yang masih berdiri mematung. Adeeva tidak tahu bahwa hatinya sebenarnya mulai goyah melihat bagaimana Shaheer berdiri menjadi tamengnya tadi malam, namun egonya masih terlalu tinggi untuk mengakui bahwa ia butuh dilindungi.

Di kejauhan, Fathiyah melihat pertemuan itu dari dalam mobilnya dengan tatapan dingin. Ia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang. "Cari tahu semua tentang masa lalu Adeeva Zamira. Aku butuh alasan yang cukup kuat untuk membuat Abangku sadar sebelum pernikahan ini terjadi."

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
Fauziah Rahma
👍
Ana
lbjut
Titik Sofiah
awal yg menarik ya Thor moga konfliknya nggak trllau berat 😍😍😍
Ana
lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!