NovelToon NovelToon
Pembalasan Sempurna Kirana

Pembalasan Sempurna Kirana

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mysterious_Man

Dikhianati hingga mati, Kirana terbangun di masa lalu dengan satu tujuan: membalas dendam pada adik tiri dan mantan tunangannya. Demi merebut kembali warisannya, ia nekat mengikat pernikahan kontrak dengan Adyatma Surya—CEO kejam berdarah naga yang dikutuk. Menawarkan diri sebagai penawar nyawa pria itu, Kirana tak menyadari bahwa kontrak berdarah tersebut justru menjebaknya dalam obsesi gelap sang predator yang takkan pernah melepaskannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mysterious_Man, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Perjamuan Maut di Labirin Kaca

Ancaman yang masuk ke ponsel Adyatma tidak dibiarkan menguap begitu saja. Keesokan harinya, atmosfer di kediaman Surya berubah menjadi pusat komando perang. Kirana duduk di depan deretan layar monitor di ruang kerja rahasia, matanya meneliti struktur organisasi Global Venture yang berhasil ditarik dari database terenkripsi yang ia klaim miliki di depan media kemarin.

"Mereka tidak akan menyerang kita di tempat terbuka," ucap Kirana sambil menunjuk sebuah titik di peta digital Jakarta. "Gedung lama Nusantara Group di kawasan pelabuhan. Itu adalah aset yang paling tidak terjaga, dan di sanalah Ibuku menyimpan arsip fisik terakhir sebelum 'kecelakaan' itu terjadi.".

Adyatma berdiri di belakangnya, tangannya bertumpu di sandaran kursi Kirana. Aura panasnya kini lebih terkendali, namun tetap mengintimidasi. "Klan Scorpio menyukai jebakan. Jika kita ke sana, kita masuk ke sarang kalajengking."

"Justru itu tujuannya," balas Kirana dingin. "Kita akan menggunakan diri kita sebagai umpan. Reno, siapkan tim pengepung, tapi jangan biarkan mereka terlihat sampai aku memberikan sinyal.".

Pukul dua dini hari, sebuah mobil hitam tanpa plat nomor berhenti di depan gudang tua di dermaga yang sepi. Udara asin bercampur bau karat menyambut Kirana dan Adyatma saat mereka melangkah masuk ke dalam bangunan yang menyerupai labirin peti kemas dan mesin-mesin tua.

Tiba-tiba, lampu sorot raksasa menyala dari segala arah, membutakan pandangan. Suara tepuk tangan yang menggema memecah kesunyian.

"Selamat datang, Sang Naga dan Ratunya," sebuah suara bariton terdengar dari pengeras suara. Di atas balkon besi, berdirilah seorang pria paruh baya dengan setelan jas abu-abu yang sangat rapi—Direktur utama Global Venture, pria yang di masa lalu menjadi dalang di balik kebangkrutan ibu Kirana.

"Tuan Surya, kau membuang-buang kekuatanmu hanya untuk wanita ini? Sayang sekali," lanjut pria itu sambil memberi isyarat. Belasan anggota klan Scorpio muncul dari balik kegelapan, senjata laras panjang mereka terkunci pada jantung Adyatma dan Kirana.

Adyatma menyeringai, matanya mulai berkilat biru safir. "Kau membuat kesalahan besar dengan membawa senjata ke hadapanku."

"Oh, aku tidak hanya membawa senjata," pria itu tersenyum licik. "Aku membawa 'racun' untuk nagamu."

Seketika, gas berwarna keunguan menyembur dari pipa-pipa di langit-langit. Ini adalah gas penetral energi magis, dirancang khusus untuk melemahkan klan Surya. Adyatma mengerang, berlutut saat urat-urat birunya berdenyut liar dan menyakitkan, mencoba melawan tekanan gas tersebut.

Kirana segera memeluk Adyatma, membiarkan aroma cendananya meledak sebagai perisai alami. "Adyatma, tahan! Jangan biarkan mereka menang!".

Di tengah kepungan maut, Kirana berdiri tegak. Ia merogoh saku gaunnya dan mengeluarkan sebuah pemantik api perak peninggalan ibunya.

"Kau pikir kau sudah menang?" suara Kirana menggema, tenang namun mematikan. "Gedung ini tidak hanya berisi arsip. Di bawah kaki kalian, terdapat jalur pipa gas utama yang sudah aku sabotase sejak satu jam yang lalu menggunakan akses admin Surya Corp.".

Wajah Direktur Global Venture memucat. "Kau gila! Kau juga akan mati di sini!"

"Aku sudah pernah mati sekali," desis Kirana. "Dan kali ini, aku akan memastikan kalian ikut bersamaku ke neraka."

Kirana menyalakan pemantik api tersebut. Namun, alih-alih melemparnya ke lantai, ia menekan sebuah tombol di perangkat kecil di tangannya. Bukan ledakan yang terjadi, melainkan sistem sprinkler otomatis yang menyemburkan air suci yang telah dicampur dengan esensi cendana cair.

Gas ungu itu luruh seketika. Energi Adyatma kembali pulih dengan ledakan kekuatan yang sepuluh kali lipat lebih besar. Naga itu bangkit, raungannya menggetarkan seluruh gedung.

"Sekarang, Reno!" teriak Kirana..

Dalam sekejap, tim elit Surya Corp merangsek masuk dari atap dan pintu rahasia. Pertempuran singkat namun berdarah meletus. Klan Scorpio yang tadinya percaya diri kini kocar-kacir menghadapi kemurkaan Sang Naga yang telah mendapatkan kembali kekuatannya.

Adyatma melesat maju, mencekik Direktur Global Venture hanya dengan satu tangan dan mengangkatnya ke udara. "Kau ingin melihat aroma kematian? Lihatlah baik-baik, karena ini adalah pemandangan terakhirmu.".

Setelah debu pertempuran mereda, Kirana berdiri di tengah reruntuhan, menatap Direktur yang kini tergeletak tak berdaya di bawah kaki Adyatma.

"Bawa dia," perintah Kirana pada Reno. "Aku ingin dia melihat bagaimana Global Venture runtuh di bursa saham besok pagi sebelum dia membusuk di sel yang sama dengan Bagas.".

Adyatma berjalan mendekati Kirana, napasnya masih memburu namun tatapannya kini penuh dengan pemujaan. Ia menarik Kirana ke dalam pelukannya, mencium kening istrinya dengan lembut. "Kau benar-benar monster yang cantik, Kirana."

Kirana menyandarkan kepalanya di dada Adyatma, menghirup aroma maskulin yang kini terasa tenang. "Aku adalah monstermu, Adyatma. Dan permainan ini... baru saja mencapai babak final.".

...***[Bersambung ke Bab 9...]...

1
Aisyah Suyuti
.menarik
Luzi
kerenn
Mifta Nurjanah
eps brpa pas dia udh jebol??😭😭
Emi Widyawati
baca awal, sudah jatuh cinta. bagus banget Thor 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!