NovelToon NovelToon
Kaulah, Pilihan Hati

Kaulah, Pilihan Hati

Status: tamat
Genre:Cinta setelah menikah / Pengantin Pengganti / Romansa / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 5
Nama Author: farala

Sequel
" Semerbak wangi Azalea."
" Cinta Zara."

" Sah."
Satu kata, tapi kata itu bisa berakhir membuatmu bahagia atau sebaliknya.
Zayn Ashraf Damazal akhirnya mengucap janji suci di depan Allah. Tapi mampukah Zayn memenuhi janji itu ketika sebenarnya wanita yang sudah resmi menjadi istrinya bukanlah wanita yang dia cintai?

Cinta memang tidak datang secara instan, butuh waktu dan effort yang sangat besar. Tapi percayalah, takdir Allah akan membawamu mencintai PilihanNya. Pilihan hati yang akan membawa mu menuju surga Allah bersama sama

" Kamu harus tahu bahwa kamu tidak akan pernah mendapatkan apa yang tidak di takdirkan untukmu." _Ali bin Abi Thalib.

" Perempuan perempuan yang baik untuk laki laki yang baik, laki-laki yang baik untuk perempuan perempuan yang baik pula." _ QS.An - Nur 26

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8 : Satu tahun terlalu lama

Hari pertama menjalani PPDS lumayan melelahkan. Aretha akhirnya tiba di rumah saat azan Maghrib berkumandang.

Di garasi, mobil Zayn belum terlihat.

" Mungkin dia ke kantor, soalnya sedari pagi aku tidak melihatnya berseliweran di rumah sakit." Gumam Aretha lalu melangkah masuk.

Sebelum pulang, Aretha menyempatkan diri ke supermarket, membeli beberapa bahan makanan, maklum lemari es sudah mulai kosong.

Aretha menjalankan kewajibannya, shalat Maghrib 3 rakaat, mengulang kembali bacaannya agar tidak terlupa. Aretha sama seperti umi Aza, hafal Al-Qur'an 30 juz. Ya,,walau di awal, Aretha sering kabur dari pesantren karena merasa di kekang dan sulit bergabung kembali dengan gengnya dan ikut balapan, tapi dengan kegigihannya, Aretha mampu menyetorkan juz terakhirnya bertepatan di hari di mana dia di terima menjadi salah satu mahasiswa kedokteran dengan beasiswa pendidikan selama tiga tahun enam bulan.

Aretha kini sudah berada di dapur, memasak makanan untuk makan malam. Kali ini, dia membuat sedikit lebih banyak. Menyisihkan untuk Zayn tidak ada salahnya. Aretha juga takut jika Zayn keseringan jajan di luar, itu akan merusak kesehatan nya.

Makan malam sudah siap, Aretha duduk setelah menyiapkannya di atas meja. Aretha mencampurkan lauk di piring, suapan pertama sudah berada di ujung mulutnya, namun Aretha menghentikan aktifitas nya begitu melihat Zayn berjalan menghampiri meja makan.

Tanpa basa basi, Zayn mengambil posisi duduk tepat di depan Aretha.

Dia menatap Aretha ." Aku mau makan, ambilkan aku piring." Ucapnya dingin.

Tanpa disuruh untuk yang kedua kali, Aretha berdiri dan mengambilkan piring untuk Zayn. Zayn hanya meminta piring, tapi Aretha memberikannya satu paket lengkap dengan segelas air putih.

Zayn memperhatikan gerak gerik Aretha hingga wanita cantik itu kembali duduk di tempatnya semula.

Zayn menelan ludahnya, makanan yang tersaji di atas meja adalah makanan kesukaan nya. Dari pintu masuk, Zayn sudah bisa mencium aroma nya. kebetulan sekali, dia belum makan sejak siang.

Zayn mengambil sedikit dan memindahkan ke piringnya, meski terlihat enak, tapi belum tentu dengan rasanya. Zayn belum pernah mencicipi masakan buatan Aretha.

Berbeda dengan Aretha, dia makan dengan lahap, seperti tidak memperdulikan keberadaan Zayn.

Zayn mencobanya, dan ternyata makanan itu sama persis dengan bentukannya, sangat enak.

" Apa umi Aza datang?" Tanya nya pada Aretha.

Aretha menggeleng.

" Lalu, kamu pulang ke rumah dan mengambil ini dari umi?"

Aretha kembali menggeleng." Saya yang memasak. Kenapa? Dokter tidak suka?" Tanyanya dengan nada kesal.

Wajar saja jika Aretha dalam suasana hati yang buruk. Zayn terlalu menganggap enteng dirinya hingga mengira jika masakan yang dia buat dengan tangan sendiri berasal dari umi Aza.

Zayn tersedak. Air minum yang di ambilkan Aretha kini jadi berguna dalam kondisi dirinya yang hampir saja kesulitan bernafas.

" Ooo.." Hanya itu.

Zayn kembali melanjutkan makannya. Jujur, dia ingin menambah satu porsi lagi, tapi dia malu pada Aretha. Akhirnya dia berhenti di saat Zayn masih membutuhkan tambahan asupan untuk lambungnya yang sejak siang hanya di genangi air putih.

Selesai makan, Zayn ke kamar membersihkan tubuhnya. Kali ini dia bisa leluasa Karena tidak sekamar dengan Aretha.

Zayn masih terngiang rasa dari masakan Aretha, karena penasaran dan kurang yakin dengan pengakuan Aretha, Zayn menelpon umi Aza.

" Assalamualaikum umi."

" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, kenapa nak?"

" Mmmmm,,bagaimana kabar umi?"

" Baik, kenapa ? Ada yang salah? Tidak biasanya kamu berbasa basi seperti ini."

Zayn terkekeh.

" Umi ini tau saja."

Dari seberang, umi tertawa renyah.

" Apa hari ini Aretha menelpon umi?" Tanya nya hati hati.

" Iya, setiap hari istrimu menelpon dan menanyakan kabar umi, sangat berbeda sekali dengan dirimu yang kadang satu bulan tidak pernah mau tau keadaan umi." Umi Aza protes.

" Ya Allah umi, itu kan dulu, waktu Zayn masih PPDS. Taulah, Zayn kan sibuk. Umi sekarang suka menyimpan dendam ya.." Zayn jadi komplen.

" Ah,, perasaan mu saja. Jadi sekarang apa yang membuatmu menghubungi umi malam malam begini.."

" Apa Umi memasak curry soup hari ini?"

Umi Aza tersenyum simpul.

" Tidak. Kenapa kamu mau di buatkan?" Tanya umi mulai mengerti situasi.

" Tidak umi."

" Lalu kenapa kau menanyakan nya?"

Zayn jadi salah tingkah dan bingung harus menjawab apa.

" Hanya iseng saja." Jawabnya asal.

Umi Aza menghela nafas panjang.

" Kamu itu, ya sudah, umi matikan telponnya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

" Waalaikumsalam."

Zayn menyimpan ponselnya di atas meja.

" Bagaimana mungkin rasanya sama persis seperti buatan umi?" Gumam Zayn. " Dia pasti tersinggung dengan perkataan ku tadi." Tambah nya.

Jujur, dia tidak menyimpan ekspektasi terlalu tinggi pada Aretha. Di mata Zayn, Aretha wanita yang sangat cuek dan sedikit cerewet. Apalagi dia terlahir dengan sendok emas, tentu belajar memasak bukanlah suatu keharusan di mana di rumahnya sudah di sediakan koki yang siap 24 jam membuatkan makanan lezat.

Zayn seakan lupa jika Zara terlahir dengan sendok yang sama, tapi adiknya itu justru pintar dan ahli dalam meracik bumbu bumbu dapur. Semua itu tergantung pada kebiasaan dan didikan dari sang ibu yang berperan penting dalam proses perkembangan anak anak mereka.

Aretha masih berada di dapur saat Zayn datang menghampiri.

" Apa yang kamu lakukan?" Tanyanya.

Aretha menoleh dan mendapati Zayn berdiri dan menatap nya tajam.

" Pie susu. Dokter mau?"

Zayn menatap pie susu yang baru saja di keluarkan dari oven. Air liurnya hampir saja menetes, apalagi wangi kue khas yang di panggang sudah menyebar di dalam ruangan itu.

" Tidak. Aku sudah kenyang." Bohongnya.

" Baiklah."

Tidak ada lagi tawaran untuk Zayn, Aretha mulai menikmati pie susu buatannya. Zayn hanya mampu menatap Aretha dengan tatapan lapar.

" Aku mau kue itu." Begitulah kira kira matanya berucap.

" Hmm..aku ingin bicara padamu." Ujarnya mengalihkan perhatian.

" Sekarang?"

" Iya."

" Silahkan.."

" Aku tidak ingin membuat perjanjian dengan mu. Aku punya sedikit trauma untuk hal itu. Aku hanya berharap, kau memberikan ku waktu. Tapi jika waktu itu ternyata tidak datang padaku, maaf, mungkin berpisah akan menjadi jalan terakhir kita."

Aretha meletakkan kuenya di atas meja, lalu menatap Zayn.

" Berapa lama?"

" Entahlah."

" Dokter harus menentukan waktunya agar saya bisa bersiap siap. Kalau bisa jangan terlalu lama. Saya masih muda, masih punya kesempatan untuk membina rumah tangga yang baru." Kata Aretha lantang.

" Satu tahun." Zayn seperti tidak mau kalah.

" Terlalu lama." Ucap Aretha.

" Jadi berapa maumu." Zayn terdengar frustasi. Ternyata menghadapi Aretha tidaklah semudah yang dia bayangkan.

" Enam bulan. Terhitung dari hari pertama kita menikah. Bagaimana?"

Zayn nampak berpikir." Baiklah, aku setuju."

Zayn merogoh kantong celananya dan mengeluarkan satu kartu tanpa limit.

" Apapun yang kamu butuhkan, kamu bisa menggunakannya."

" Membeli sesuatu dengan harga ratusan juta, boleh?"

" Terserah kamu saja."

" Baiklah, terima kasih." Aretha segera mengambil black card yang di berikan Zayn sebelum pria tampan itu berubah pikiran.

" Masuklah, kamu pasti lelah." Ujar Zayn lalu berbalik arah menuju kamarnya."

" Tunggu.."

Zayn menoleh." Apa lagi?"

" Apa dokter sangat mencintai mbak Naya?" Pertanyaan yang sebenarnya dari dulu ingin dia tanyakan.

Mumpung Aretha punya kesempatan, maka dia keluarkan lah unek uneknya itu.

Deg...

Nama itu, nama yang membuat Zayn merasa di permainkan, harga dirinya jatuh sejatuh jatuhnya.

Lama Zayn terdiam. Hingga aksi diam itu mengundang senyum dari Aretha.

" Saya sudah tau jawabannya." Ujar Aretha.

Hatinya teriris perih, bak tersayat silet nan tajam.

" Jika dalam waktu kurang dari enam bulan dan mbak Naya kembali, mari kita akhiri semuanya. " Ucap Aretha menarik kedua sudut bibirnya, tersenyum tulus meski hatinya hancur lebur.

Mata mereka bertemu, saling tatap untuk waktu yang cukup lama. Dan ini adalah tatapan pertama Zayn pada Aretha tanpa ada rasa benci yang terpatri di sana.

...****************...

1
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Mampir dan dukung karyaku, yuk!

‎- TRUST ME

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Jangan lupa juga untuk Like, Komen, Share, dan Subscribe, ya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🤣🤣🤣 jangan lupa kalau Perempuan selalu benar Abi.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ternyata Zayn nasih sempet juga nulis Jawabannya.👍🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Zayn Zayn ada² saja, ga mau kalah sama penganten baru.🤭🤭

Selamat Naya Raffa semoga langgeng
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Semua akan indah pada waktunya, persaudaraan kalian berdua akan membaik setelah badai.

Selamat buat kelahiran baby Twinsnya Aretha Zayn.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hadeuuhh ada² saja ujiannya yang Author bikin, jadi ikutan deg²an.
maaf thor kalau komentarku kadang kurang ngenakin dan bercanda ga nyambung.🙏🤭
3 dhi: aman kak, author butuh kritik dan saran yang membangun🥰🥰
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya dapat baby Twin kayak Zahra, habis kehilangan baby yang pertama Aretha juga mendapatkan doble.👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Pantesan Reno kehilangan jejakmu Raff, ternyata lagi merubah versi terbaikmu.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Fix Rafael adalah Muhamad Yusuf dengan versi Baru dan keyakinan baru yaitu mualaf.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🤣🤣🤣Aduuhhh... Zayn niat mau nyari temen curhat malah di ledek Ponakan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Muhamad Yusuf alias Rafael yang bakal jadi jodohnya Kanaya kah Thor..🤭🤭

hmm... Aretha lagi² ga sadar kalau sedang berbadan dua kayaknya.🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Pria yang mengunjungi Kanaya, mungkin kah Rafael yang sudah mualaf datang buat menebus semua kesalahan keluarga dan bertanggung jawab untuk keponakan yang di kandung Kanaya.🤔🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
syukurlah pak Hasby sudah ketangkap.

Aretha apa belum tau tah kalau pernah keguguran karna kecekalaan itu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kemana Polisi yang berjaga kenapa teledor sekali... ga teliti dan selidiki dulu suapa tamu pasien.🤔🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Penyesalan selalubdatang terlambat Reno, tapi belum terlambat buat kamu untuk berubah lebih baik.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya sadar juga Retha, semoga janin penggantinya nanti Author ganti dengan yang Twins ya.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah Loh anaknya Rafael apa anak kamu Reno...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya Allah apakah Janin Aretha...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kenapa mesti Iri Kanaya padahal sedari kecil kamu yang dapat kasih sayang sepenuhnya dari kedua Orang tuamu sedangkan Aretha justru tinggal bersama Tante mu, harusnya kamu bersyukur dan lebih beruntung bukan malah sebaliknya... adikmu ga pernah protes mendapatkan posisinya sebagai adik harus jauh dari Orang tua tapi baru dia mendapatkan sedikit kasih sayang dari Ortu kalian kamu sudah segitu jahatnya sampe mencelakaindia, Miris banget.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kanaya sebagai Kakak bener² di luar Nurul jahatnya... pengen di balurin cabe mercon tuh sebadan² biar sekalian kebakaran panasnya ga hilang².🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!