NovelToon NovelToon
Istri Bisu Sang Duke

Istri Bisu Sang Duke

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Pernikahan Kilat / Tukar Pasangan / Pengantin Pengganti
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: farchahcha

“Aku hanya membutuhkanmu untuk melahirkan pewarisku. Tidak lebih!”
Itulah kata paling menyakitkan yang diucapkan Duke Cassian Clyvedon kepada Elowen Whitmore. .
Semua orang di kerajaan tahu bahwa Duke Clyvedon adalah pria yang ditakuti, dingin, kejam, dan tak pernah mempercayai siapa pun.
Sementara Elowen Whitmore hanyalah putri kedua dari keluarga bangsawan yang hampir bangkrut… seorang gadis yang bahkan tidak bisa berbicara.
Ia tidak seharusnya menjadi pengantin sang duke.
Namun ketika kakaknya melarikan diri dari perjodohan yang telah diatur kerajaan, Elowen dipaksa menggantikan posisi itu demi menyelamatkan kehormatan keluarganya.
Kini ia terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan pria paling menakutkan di kerajaan.
Semua orang yakin pernikahan ini hanya akan berakhir dengan kehancuran.
Tapi tidak seorang pun menyadari satu hal, bahwa sang duchess bisu mungkin adalah satu-satunya orang yang mampu meluluhkan hati sang Duke.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farchahcha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Elowen sudah siap dengan gaunnya, didampingi oleh salah satu pelayan dia berjalan menuju ruang makan istana. 

Meja panjang di ruangan itu sudah tersaji menu makan malam untuknya dan sang duke. Elowen duduk dengan tenang di kursi yang disiapkan untuknya. 

Nyonya Wilson berdiri tak jauh dari Elowen, seolah bersiap kalau saja Elowen membutuhkan bantuannya. 

Hampir satu jam lamanya, dan Cassian tidak muncul juga. Elowen menoleh ke arah Nyonya Wilson yang ada di belakangnya. 

“Ada yang anda butuhkan, Your Grace?” tanya Nyonya Wilson mendekat. 

Elowen hampir membuka mulutnya, kemudian dia menunduk dan menuliskan sesuatu. 

“Dimana Cassian?” tulis Elowen. 

Nyonya Wilson menoleh singkat ke arah kursi sang duke yang kosong.

“Saya akan menanyakannya ke orang kepercayaan Duke. Anda bisa menunggu sebentar di sini.”

Elowen mengerti dan membiarkan Nyonya Wilson mencari tahu kenapa suaminya itu belum juga muncul di meja makan. 

Beberapa menit kemudian, Nyonya Wilson kembali dan menghampiri Elowen. Wanita itu terlihat ragu-ragu saat ingin mengatakan sesuatu. 

Elowen tidak tahu apa yang akan dikatakan Nyonya Wilson. Tapi sepertinya bukan kabar menyenangkan. 

“Ada apa?” Elowen menulis catatan kecil untuk Nyonya Wilson saat wanita itu sudah ada di depannya. “Sesuatu sedang terjadi?” tulisnya lagi. 

Nyonya Wilson menunduk sesaat kemudian mendongak. “Maafkan saya, Your Grace. Sepertinya anda harus makan malam sendiri malam ini.”

Elowen memundurkan tubuhnya, keningnya berkerut? Kemana Cassian?

“Apa yang terjadi dengan Cassian? Apa dia baik-baik saja?” tanya Elowen pada Nyonya Wilson melalui catatannya. 

Nyonya Wilson menghela napas panjang sebelum akhirnya menjawab. “Tuan Duke sedang tertidur di kamarnya. Setelah minum-minum di ruang baca, sepertinya beliau lelah dan kembali ke kamarnya, Your Grace.” 

Minum-minum? Di malam pertama pernikahan, sang duke malah memilih mabuk alih-alih makan malam dengan istrinya. 

Mungkin ini yang namanya penghinaan pertama. Sekalipun dinikahi dengan hadiah besar. Kenyataannya Elowen tidak akan pernah dianggap sebagai istri untuk sang duke. 

Elowen menghela napas dalam, kemudian menghembuskannya perlahan.

Semenit kemudian, seulas senyum muncul di bibirnya. Tidak apa-apa, toh penolakan seperti ini sudah sering Elowen dapatkan. 

Wanita itu akhirnya mengangkat sendoknya dan mulai makan malam. Suara denting peralatan makan terdengar pelan di ruang makan istana milik Duke of Clyvedon. 

Nyonya Wilson tertegun melihat sikap Elowen yang tetap tenang. Padahal, biasanya wanita yang mendapat perlakuan dingin sang duke akan terlihat marah atau kecewa.

Namun lihatlah sekarang, Elowen seolah menikmati makanannya dengan baik. Bahkan tidak ada ekspresi marah sedikitpun yang terlihat di wajahnya. 

Tenang, begitulah yang bisa Nyonya Wilson gambarkan tentang Duchess of Clyvedon ini. Terlalu tenang. 

Apa mungkin ini karena dia tidak bisa bicara? Atau, karena hal lain? Nyonya Wilson tak bisa memastikannya. 

Elowen berdiri setelah menyelesaikan makan malamnya.

Nyonya Wilson mendekat. 

“Apa makanannya sesuai selera anda, Your Grace?”

Elowen mengangguk. 

Nyonya Wilson ikut bahagia mengetahui kalau Elowen menikmati makanannya. 

Elowen tidak ingin langsung kembali ke kamarnya setelah makan malam. Dia ingin sedikit berjalan-jalan di dalam kastil yang sangat luas ini. 

Wanita itu menuliskan catatan kecil. “Apa saya boleh jalan-jalan sebentar?” katanya di dalam catatan. 

Nyonya Wilson mencongkan kepalanya lalu menoleh ke wajah Elowen dengan tatapan ragu. “Tapi, ini sudah larut. Apa anda tidak sebaiknya beristirahat di kamar?” ucap Nyonya Wilson. 

Elowen mengerucutkan bibirnya, dengan mata yang berbinar, dia mencoba memohon kepada Nyonya Wilson agar diizinkan berkeliling. 

Bagaimanapun Elowen adalah istri sang duke. Mana mungkin Nyonya Wilson berani melarang keinginannya. “Baiklah, tapi anda harus…”

Elowen mengangguk cepat, tanpa berpikir lama dia berjalan pergi. Seorang pelayan muda mengikutinya dari belakang. 

Sungguh aneh rasanya, diikuti saat berjalan-jalan di rumah seperti ini. Elowen menulis lagi di catatannya dan diperlihatkan kepada pelayan muda itu. “Apa aku boleh meminta minum?”

Pelayan muda itu tampak ragu, namun setelah itu mengangguk. “Tunggu sebentar. Hamba akan mengambilkan minum untuk anda, Your Grace.”

Elowen membalasnya dengan senyum tipis. 

Pelayan itu berjalan pergi. Ini kesempatan Elowen untuk kabur, dan menikmati kegiatan berkeliling kastil sendiri. 

***

Dia sampai di sayap barat kastil Clyvedon. Interiornya cukup berbeda dengan kastil dimana kamarnya berada. 

Banyak sekali senjata yang dijadikan hiasan dinding. Beberapa kepala binatang yang diawetkan sengaja dikoleksi. 

Elowen sekarang tahu dimana dia berada. Ini wilayah pribadi Cassian. Sang Duke terkenal suka berburu, dan berperang.

“Jadi… Apa kamar Cassian ada di sini juga?” batin Elowen. 

Kakinya tetap melangkah menyusuri koridor-koridor gelap dan panjang itu. Sampai di depan sebuah kamar yang pintunya tidak tertutup sempurna, Elowen berdiri di sana. Entah kenapa merasa penasaran ruangan apa itu sebenarnya. 

Namun, saat kepalanya condong melihat ke dalam. Tiba-tiba saja sebuah tangan muncul dari dalam dan langsung menariknya. 

Elowen merasakan tubuhnya menabrak seseorang. Dan, benar saja ketika mendongak dia sudah berada di dekapan Cassian. 

Pria itu… sedang tidak memakai bajunya. Elowen beringsut ingin melepaskan diri dari Cassian. Sayangnya, pelukan pria itu semakin erat. 

Kepala Cassian mendekat ke wajah Elowen, kemudian bibirnya membisikkan sesuatu ke telinganya. 

“Kau datang sendiri?” ucap Cassian mendengus. Apa maksudnya? 

“Jadi, jangan pernah menyesal.” 

Tanpa sempat berpikir maksud dari ucapan Cassian. Elowen sudah diangkat oleh tubuh kekar itu dan dilemparkan ke atas ranjang. 

“Tunggu!” Elowen berteriak, tapi yang keluar dari bibirnya hanya suara erangan tak jelas. “Apa yang ingin dia lakukan padaku?”

Napas Cassian terdengar berat. 

Kemudian, tanpa aba-aba Cassian mulai mencium leher Elowen. Ciuman yang panas, bernafsu, dan menuntut lebih. 

Elowen hampir tidak bisa mengendalikan perasaannya. Apa ini… Apa ini yang dinamakan malam pertama pernikahan?

Cassian mulai melakukan hal yang lebih pada tubuh Elowen. Dia memasukkan miliknya dan menyatukannya ke dalam tubuh Elowen. 

Kasar. Cassian memperlakukan Elowen dengan kasar, seolah tidak dengan perasaan. Hanya sebuah nafsu yang ingin segera dituntaskan. 

Elowen tidak pernah tahu rasanya. Mungkinkah? Seperti ini yang namanya pernikahan? 

Apa pernikahan hanyalah hubungan yang tidak didasari dengan kasih sayang dan tidak ada kelembutan sama sekali?

“Engh!!!” erangan puas Cassian setelah menggagahinya seolah menjawab pertanyaan Elowen.

Ini bukan pernikahan. Ini sebuah pengorbanan.

***

1
Yeni Fitriani
penasaran 80 000 pound itu . maksudnya poundsterling kah...?
klo di rupiah kan setara dgn berapa kah...?

auto lsg tanta mbh gogle
farchahcha: Iya best 80rb pound maksudnya poundsterling ya.
total 2 replies
this that PINK VENOM
.
jaka purnomo agung
Penulisan nya sangat rapi, tanda baca juga pas sehingga saya lebih mudah memahami cerita...
you're amazing writer
Emi Sudiarni
lanjut kak
Emi Sudiarni
benar2 nenek lampir putri lydia
Emi Sudiarni
apa lucien suka elowen
Emi Sudiarni
menarik diawal cerita
farchahcha: Enjoy reading best 🦋
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!