Gita mati karena penghianatan, ia didorong oleh keluarga dan sahabatnya sendiri ke tengah zombie demi menyelamatkan diri mereka. namun, Gita kembali ke masa satu bulan sebelum wabah mematikan menghancurkan dunia. dengan ingatan masa depan dan sebuah kalung Dimensi misterius, Gita bersiap menghadapi kiamat sebelum menjauh dari orang - orang yang pernah membunuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7
"Menimbun Makanan? Untuk apa?" kaget Pak Edward
"Saya dapat kabar dari seorang teman, jika dalam waktu beberapa Minggu lagi akan ada bencana alam yang akan membuat dunia ini hancur pak" ujar Gita
"Ah mungkin itu hanya berita hoax saja nona, jangan terlalu di pikirkan" balas tak percaya pak Edward
"saya memberi tahu pak Edward agar pak Edward bisa segera membawa keluarga bapa ke tempat yang lebih tinggi dan aman" ucap Gita
"Apa ini serius nona?" ucap pak Edward yang masih tak percaya, namun dari nada dan tatapan Gita membuat dirinya sedikit mempercayainya.
"Iya. Kalau bapa mau tinggal di gedung apartemen saya, ada di lantai bawah unit apartemen saya ada unit yang sedang kosong bapa bisa membeli unit itu. Lebih cepat lebih baik, beli lah genset, air mineral, makanan ringan, bahan bakar, keperluan rumah tangga dan banyak lagi. saya sudah mengirimkan uang 200 miliar kepada bapa, bapa gunakan lah uang itu untuk menimbun Makanan tapi jangan ada orang yang tau, kita rahasiakan ini sementara" penjelasan Gita
"Kalau pun tidak terjadi apapun itu bukan masalah besar, karena kan barang - barang yang kita beli masih bisa kita gunakan lagi sampai kapanpun. Itu untuk berjaga - jaga saja. Kita siaga terlebih dulu" lanjut Gita
"Apa ini serius nona, saya masih tak percaya dan terkejut dengan fakta ini. Jadi saya harus lakukan apa saja untuk hari ini?" tanya pak Edward
"Beli lah makanan sebanyak mungkin, mie instan terutama karena mungkin saja akan ada pemadaman listrik. Dan jangan terlalu mencolok saat membawa barang - barang sembako ke gedung cicil saja, usahakan keluarga inti pak Edward saja yang tau. jangan bocorkan rahasia ini takutnya membuat gaduh" jawab Gita
"Baik nona. Mari kita sekarang bergerak, saya akan menuruti perintah nona. Saya percaya dengan nona" balas pak Edward
Mereka pun langsung bergerak, pak Edward langsung bergerak untuk membeli apartemen yang terletak di bawah unit apartemen Gita dan Gita kembali membeli barang - barang yang masih kurang.
Gita akan berbelanja di supermarket yang cukup jauh lagi, Gita juga akan membeli benih sayuran, pohon buah - buahan, dan hewan ternak.
2 Jam Kemudian
Gita sampai di salah satu peternakan yang cukup besar.
Di sana ada kambing, sapi, ayam, dan bebek.
Mereka juga menjual makanan hewan ternak dengan jumlah besar.
"Selamat sore mbak, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang karyawan
"Iya saya ingin membeli hewan ternak dengan jumlah yang cukup banyak apa bisa?" jawab Gita
"Bisa mbak. Silahkan masuk, beruntung sekali mbak datang hari ini banyak hewan ternak yang baru saja datang dan sudah siap untuk di perjual belikan" ujar karyawan itu dengan bahagia
Gita pun hanya mengangguk, karyawan itu menjelaskan semuanya dengan detail membuat Gita mengerti.
30 Menit Karyawan Itu Menjelaskan Kepada Gita.
"Bagaimana mbak apa sudah jelas, apa ada pertanyaan lain?" tanya karyawan
"Sudah mas terima kasih. Kira - kira saya mau membeli sapi 20 ekor, ayam 50 ekor, kambing 20 ekor dan bebek 50 ekor. Apa kah ada?" jawab Gita
"Tentu ada mbak. Mari pembayaran kita lakukan di kasir, dan setelah itu mbak bisa mengecek hewan ternak yang mbak beli" ujar karyawan
"Tak perlu saya akan langsung bayar. Saya percaya dengan kalian" balas Gita dengan santai
"Mari kalau begitu. Kita melakukan pembayaran" ajak karyawan
Gita hanya mengangguk dan mengikuti karyawan itu yang menjual kasir.
Gita pun langsung membayar semua hewan ternak yang dia beli.
"Semuanya jadi 589 juta mbak. karena mbak membeli hewan ternak dengan jumlah besar, kami akan memberikan free pakan hewan 100kg untuk setiap jenis hewan jadi kami akan memberikan pakan sebanyak 400kg pakan hewan ternak" ujar manajer peternakan.
"Terima kasih sekali. tapi apa di sini ada tempat terpisah untuk hewan ternak saya ya, kandang hewan yang cukup besar. soalnya kandang yang sedang saya buat ada masalah jadi harus di undur beberapa hari untuk bisa di tempati kembali" ujar Gita
"Ada mbak. Tidak jauh dari sini ada sebuah rumah kosong, dan di depannya ada kandang hewan ternak yang cukup luas anda bisa menyewa nya di sana. Jika berkenan" saran kasir
"Ah iya terima kasih. Saya minta alamatnya ya" balas Gita
Kasir itu mengangguk dan langsung mencatatkan alamat rumah kosong itu, dan memberi nomor pemilik rumah.
"Terima kasih" ujar Gita
"Ini nomor saya, nanti jika rumah nya sudah di sewa kami langsung akan membawa hewan ternak mbak ke sana dengan Aman" ucap karyawan laki - laki
"Baik. Terima kasih, kalau begitu saya permisi" balas Gita
10 Menit Kemudian
"Ini kali ya rumahnya, depannya luas banget buat tempat sapi" ujar Gita
Gita memasukan mobil ke dalam halaman rumah itu, dan melihat ke sekeliling nya.
Rumah dua tingkat yang terlihat cukup luas.
"Kalo gini, barang - barang yang gue beli juga bisa di anter ke sini dulu. Biar gampang nanti masukin ke ruang dimensi nya" gumam Gita
Brum..
Tiba - tiba ada suara mobil yang berhenti tepat di belakang Gita.
Seorang wanita muda keluar dari dalam mobil.
"Permisi kak, kakak yang mau ngontrak di sini?" tanya wanita muda itu
"Iya. kamu pemilik rumah ini?" tanya balik Gita
"Iya mbak. Saya intan" jawab intan sembari mengulurkan tangannya
"Saya Gita" balas Gita
"Mbak ingin mengontrak rumah ini?" tanya intan
"Ya Intan. Saya ingin mengontrak namun hanya 2 hari saja, apa boleh? karena saya butuh untuk menyimpan hewan ternak saya untuk sementara, karena kandang yang saya buat masih dalam proses" jawab Gita
"Bagimana apa bisa saya kontrak rumah ini hanya 2 hari?" lanjut tanya Gita
"Boleh. untuk 1 hari bayarnya 500 ribu" jawab intan
"Baik saya akan. bayar sekarang" balas Gita
Gita langsung mengirimkan uang 1,5juta.
"Dan untuk Sisanya buat kamu saja" ujar Gita
"terima kasih, senang bekerja sama dengan anda. Jika nanti ingin menyewa kembali rumah ini, mbak bisa menghubungi saya langsung" balas intan
"Itu pasti. Kalau begitu saya permisi" pamit Gita
"Iya. Oh iya ini kunci rumahnya" balas intan
"Iya"
Gita pun meluncur pergi dari rumah yang dia sewa.
15 Menit Di Perjalan
"Emmmm gue harus beli apa lagi ya? Benih sayuran udah tadi di toko kecil tadi, terus apa lagi ya" lupa Gita
"Ah baju. Gue belum beli baju" ujar Gita
Gita pun langsung melesat ke mall terdekat.
30 Menit Kemudian
Gita sudah sampai di sana dan dia langsung memborong semua barang - barang yang dia inginkan dengan senang hati.
Gita membeli parfum, pakaian dalam, baju tidur, baju santai, sepatu sneaker, sepatu olahraga, baju olahraga dan banyak lagi yang dia beli.
Gita sampai berada di mall 4 jam, karena mall ini menyediakan beragam keperluan rumah tangga juga jadi Gita sekalian saja beli di sana.
Dan untuk barang - barangnya akan di kirim ke rumah yang ada peternakannya karena rumahnya cukup luas.