"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 07 Oleh oleh mas Bayu
Mas Bayu aku kasih kamar depan biar dia menempati kamar depan kerena lebih kecil sedangkan aku menempati kamar belakang karena lebih besar nanti kalau ibu di ajak kesini biar ibu tidur sama aku. Aku ke dapur meletakkan bungkusan makanan yang tadi aku bungkus kemudian aku bikin kopi dau cangkir mas Bayu datang ke dapur mini ku kemudian duduk di Mini bar dapurku
" Mas ini nasi dan lauknya aku sendiri kan nanti kalau mas makan dan ini kopi" kata ku menjelaskan kan aku segera menarik kursi minum kopi dan makan perkedel kentang dan makan satu daging empal goreng dan mas Bayu juga mengikutinya
" Mas nanti aku ke apartemen atas tempat mbak Maura ada kerjaan mungkin selesai pulang malam tapi biasanya kalau belum selesai yang tidur di sana nanti kalau ada perlu telephon saja aku datang" kata ku
" Iya dek besok mas pulang ke desa bawa mobil ya tapi agak siang kok" kata dia
" Iya kalau bingung pakai Google map saja kan sudah enam tahun nggak pulang takut nyasar aku nggak bisa ngantar aku sibuk besok ke SMK buat pemograman" kta ku
" Jangan lupa Minggu depan ajak ibu ke sini untuk menghadiri wisuda aku" kata ku melanjutkan
" Dek oleh oleh kamu buka dulu yang koper coklat itu semua buat kamu" kata dia
" Aku mandi dulu mas nanti aku buka sebelum ke apartemen mbak Maura" kata ku.
Aku segera mandi dan ganti baju setelah itu ku ambil koper yang warna coklat agak kecil dan kubuka dengan kode. Hem oleh olehnya nya baju dengan style Korea yang aku suka ada baju kayak jas panjang yang bisanya di pakai di drama cina atau drama korea bagus nanti buat aku kuliah atau kerja ada sepatu boots buat wanita keren sekali rok pendek dan juga atasan juga ada baju formal sopan buat kerja ada juga baju seksi dan juga gaun juga beberapa produk kecantikan ala Korea mas Bayu ada ada saja kemudian aku tata semua oleh oleh nya si almari dan aku pamit kerja ke mbak Maura.
Aku naik ke unitnya mbak Maura dan memencet bel kemudian di bukakan oleh mbak Maura
" mbak aku lansung ke ruang kerja ya" kata ku
" Iya nanti aku kasih sesajinya" jawab mbak Maura
" Gimana kakakmu datang bawa oleh oleh banyak" tanya mbak Maura
" Iya mbak dia bawa baju ala Korea sepatu tas juga skincare yang bisanya dia kirimkan" jawabku
" Baik banget tuh kakak kamu" kata mbak Maura
" Iya aku nggak di sayang ayah tapi aku di sayang kakak ku Sampai ugal ugalan nanti aku bantu dia biaya kuliah juga dia kan penganti ayah ku yang tidak bertanggung jawab kalau aku kaya hanya dia dan ibu yang ku anggap eh lupa bude sama pakde juga sayang aku nanti aku pasti balas Budi" jawabku
" Ayo kerja tapi ini sangat enteng buat kamu kayak ya satu jam sudah selesai" kata dia
" Ya mbak yang lama yang menata computernya dan mengecek satu satu jadi pekerjaan lebih lama besok deh" jawabku
" Betul sekarang kita bisa kerja santai buat besok" kata mbak Maura
Aku segera membuka lap top ku dan membuat pemograman buat buat lab komputer kelas Rpl jadi besok gurunya enak tinggal ngajar aku yang setting semua tiba tiba ada yng masuk keruang kerja
" Nis apa kabar kapan kamu wisuda" tanya seseorang yang ternyata paman Hendra
"Eh kabar baik paman minggu depan aku wisuda" Jawaku dengan terheran heran ada apa ini kok tumben paman Hendra tersenyum.
" Paman bawa apa" Kat mbak Maura
" bawa sesaji buat kalian" jawab paman dengan seenaknya
" pasti ada maunya nih kalau bawa sesaji" kata mbak Maura
" Iya dong bantu paman dong paman dapat tugas menumpas korupsi di perusahaan negara atau BUMN dan kayaknya rumit banget karena itu korupsi berjamaah jadi kita harus memeriksa satu persatu dan sekarang ini paman masih masa penyelidikan dengan diam diam bantu paman membobol data ya nanti ada bonus buat kalian" kata paman
" Rumit banget ya paman" tanya ku
" Iya kayak nya kalian akan sering nggak tidur malam lebih dari sebulan karena paman curiga semua jajaran berkerja sama mulai dari direksi dan para staffnya terutama bagaian keuangan" kata dia menjelaskan
" penyidikan sudah di tingkat polres sih tapi sulit untuk menemukan bukti yang memberatkan jadi masih berjalan lambat" kata paman
" Ok bawa semua data mereka nomer ponsel nomer rekening bank uga nomer KTPnya tidak akan ada rahasia kalau di tangan Anisa" jawab ku dengan sombong
" Iya paman tahu makanya paman ke sini bawa sesaji lengkap " kata paman Hendra dengan terkekeh
" paman sudah bawa datanya lengkap nya" tanya ku
" Besok paman ke sini data lengkap sudah paman kumpulkan tapi masih kurang jadi paman minta anak buah paman untuk melengkapi
" Kalau gitu kami kerjakan besok malam paman karena hari ini kami repot besok ke SMK yang sedang pesan seperangkat komputer kepada kami" Kata mbak Maura
" Ok besok paman ke sini bawa data lengkap dan kalian minta sesaji apa" tanya beliau
" besok bawa makanan hokben saja paman" kaya mbak Maura kalau aku siu nurut saja wong tingal kunyah dan makan
" Aku terserah yang ngasih sesaji aku lho jinak nggak pilih pilih sesaji" jawabku sambil tersenyum
Paman pamit pulang kami melanjutkan kerja sambil mendengarkan cerita mbak Maura tentang paman nya. Paman Hendra adalah adik dari ibunya mbak Maura yang lahir ketika ibunya mbak Maura sudah menikah. Nenek awalnya mempunyai dua anak yaitu Bu Hardianti dan adeknya Hermawan tapi ketika Bu hardianti sudah menikah nenek punya anak lagi jadi semua anak nenek ada tiga dan anak nenek yang ke tiga itu paman Hendra yang hanya berpaut tiga tahun dari mbak Maura anak kedua nenek sekarang di jakarta punya dua anak sedangkan ibu mbak Maura juga punya dua anak yaitu mbak Maura dan adeknya sekarang masih kuliah mbak Maura usia 23 tahun aku dua satu tahun jadi paman usian 26 tahun jadi kami masih nyambung kalau kerja sama
Paman Hendra dulu kuliah di fakultas hukum dan masuk polisi melalui perwira karier jadi dia juga sarjana hukum dan mempunyai pangkat lumayan di kepolisian kalau mas Kaffa prajurit yang sombong jadi nggak kaget walaupun usia paman Hendra masih muda tapi pangkat nya lumayan tinggi dia baru dua bulan di bagian penyidik dan dia selalu minta bantuan mbak Maura kalau membobol rahasia para koruptor ya mbak Maura memang hacker aku hanya membantu cuma aku lebih cepat saja jari ku mengetik mencari rahasia seseorang tapi semua aku rahasiakan.
Kami sudah sepakat bahwa itu semua yang melakukan paman Hendra kami hanya membantu karena paman Hendra memberikan kami sesaji hehehehe jadi kejahilan jari kami tanggung jawab paman Hendra.
" Bersambung .....