NovelToon NovelToon
Kontrak Panas TUAN Steven

Kontrak Panas TUAN Steven

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Konglomerat
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Steven Grayson Addison seorang pengusaha muda yang sedang naik daun saat ini , hingga namanya di kenal di berbagai macam negara , tapi di balik kesuksesan nya itu Steven tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menikah karena ia masih mencintai sosok wanita yang berasal dari masa lalunya .

hingga ia bertemu dengan seorang wanita cantik di sebuah club malam , wanita itu sangat membutuhkan bantuan karena di jebak oleh seseorang " aku akan membantumu tapi kau harus menikah dengan ku " ucap Steven kepada seorang wanita cantik yang terlihat sangat gelisah itu

" hhhmmm .... baik lah tuan ... aku menerima tawaran mu tapi tolong aku .... saat ini aku di jebak " ucap wanita itu penuh dengan permohonan tanpa berpikir sedikit pun, Steven tersenyum tipis seraya ia menatap wajah cantik wanita itu .

kira-kira seperti apa kelanjutan kisahnya ..!? yang penasaran mampir ya guysss 🤗🥰 .

.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagaikan Pinang Di Belah Dua

.

.

" Apa-apa an ini Attar .... Putrimu bagaimana bisa dia menikah dengan seorang pria tanpa sepengetahuan dan restu dari kami semua " ucap Nyonya Isabella menatap putranya itu dengan tatapan tajam nya

Tuan Attar pria paruh baya itu memijat keningnya yang pusing seraya ia kembali duduk di atas sofa di susul oleh nyonya Eudora " aku juga tidak tahu ma " ucap Tuan Attar

Tak

Nyonya Isabella ia kembali menghantam tongkat nya dia atas lantai seraya menatap menantunya dengan tatapan yang sangat tajam " apa kau juga ingin mengatakan kau tidak tahu dengan apa yang sudah di lakukan oleh putrimu itu .... " ucap Nyonya Isabella

" aku memang tidak mengetahui nya ma , aku akan berbicara kepada nya " ucap Nyonya Eudora

Nyonya Isabella beranjak berdiri seraya memegangi tongkat nya " aku tidak mau tahu kalian berdua harus memastikan jangan sampai keluarga Vincent menyebarkan aib keluarga Geoffrey ini di luar sana , aku tidak ingin keluarga Geoffrey yang terhormat ini menjadi perbincangan orang-orang hanya karena putri kalian yang membatalkan pertunangan ini dan bahkan sampai mendadak menikah dengan seorang pria asing yang tidak kami kenal " ucap Nyonya Isabella ia memang tipe seorang wanita yang tidak ingin nama baik keluarga besarnya ini menjadi buruk

Setelah mengatakan itu Nyonya Isabella melangkah pergi , tuan Attar ia kembali menghela napasnya dengan cukup panjang " kita harus berbicara kepada Pricilla Pa " ucap Nyonya Eudora

" hhhmmm ..... katakan kepadanya aku menunggunya di ruang kerja " ucap Tuan Attar dan beranjak berdiri lalu ia melangkah pergi dari sana

Nyonya Eudora ia juga melangkah pergi ia harus segera bertemu dengan putrinya itu .

Beda halnya dengan nyonya Isabella yang saat ini sudah berada di kamarnya dan duduk di kursi goyang nya , wanita tua itu menelpon seseorang .

" kau datanglah ke Inggris sekarang oma tidak mau tau " ucap Nyonya Isabella saat panggilan sudah tersambung

" tapi Oma aku masih banyak pekerjaan, aku belum bisa datang kesana dalam waktu dekat ini " suara seorang pria terdengar di seberang sana

" Oma tidak mau tahu ... Kau harus menyelesaikan masalah adikmu itu .... " setelah mengatakan itu Nyonya Isabella langsung memutuskan panggilan telepon nya .

Setelah nya nyonya Isabella menyimpan ponselnya di atas meja yang ada di samping nya , lalu ia memejamkan matanya seraya menyandarkan punggung nya di kursi goyang nya.

" aku tidak tahu , kenapa cucu perempuan satu-satu ku melakukan hal seperti ini , aku pikir dia sudah berubah dan menjadi tuan putri di keluarga Geoffrey ini tapi ternyata aku salah , dia merubah penampilan nya bukan untuk menjadi tuan putri tapi menjadi .... Aaahhh .... CK .... Pricilla " ucap Nyonya Isabella ia kembali membuka matanya dan menatap lurus ke depan .

.

.

.

Steven yang saat ini sudah sampai di mansion besarnya , pria tampan berwajah datar itu melangkah masuk kedalam mansion besar nan megah nya di ikuti oleh Julian di belakang nya , Suasana Mansion itu sangat sepi hanya ada dua orang pelayan yang ia pekerjakan di Mansion besarnya itu .

baru beberapa langkah ia masuk kedalam mansion megah nya itu , salah satu pria berpakaian serba hitam berlari kearah nya dengan wajahnya yang terlihat sangat khawatir .

" ada apa kenapa wajahmu seperti itu ? " tanya Julian mewakili tuan nya itu

" maaf tuan itu ... Itu Nona Freya kondisi nya semakin kritis " ucap pria berpakaian serba hitam itu

Steven tatapnya berubah menjadi semakin datar , tanpa berkata apapun lagi pria itu melangkah ke arah ruangan rahasia yang berada di mansion megah nya di ikuti oleh Julian dan juga pria berpakaian serba hitam itu .

" apa dokter Vico sudah berada di kamar rawat Nona Freya ? " tanya Julian

" ya tuan , dokter Vico sudah datang dari dua jam yang lalu " jawab pria itu

Hingga kini ketiganya sudah sampai di ruangan rahasia yang terdapat di mansion besar itu , ruangan Rahasia ini tidak sembarangan orang bisa memasukinya .

Terlihat dokter Vico bersama dengan tim nya sedang bekerja untuk menyelamatkan seorang wanita yang bertubuh kurus terbaring di atas ranjang pasien .

Steven berdiri tidak jauh dari mereka pria tampan itu memperhatikan apa yang sedang di lakukan oleh dokter Vico dan tim nya .

" sejak kapan dia kritis seperti ini ? " tanya Steven

" sejak dua jam yang lalu tuan , Nona Freya tiba-tiba mengalami kejang-kejang " jawab pria berpakaian serba hitam itu

" apa belum ada doner tulang sumsum yang cocok untuk dia " Steven kembali bertanya tanpa melihat anak buah nya itu

" belum ada tuan , dan kata dokter Vico jika tidak mendapatkan doner dalam waktu tiga bulan ini Nona Freya bisa tiada " ucap pria itu

kedua tangan Steven terkepal dengan kuat " dia tidak boleh tiada sebelum dia mengatakan semua rahasia itu ,... wanita itu adalah kunci dari kehancuran nya , kita harus melakukan sesuatu sebelum dia menghancurkan keluargaku " ucap Steven dengan matanya yang memerah

Julian dan pria berpakaian serba hitam itu diam mendengar ucapan dari tuan nya , hingga dokter Vico menghampiri mereka dengan keringat bercucuran di keningnya pria itu membuka masker nya .

" bagaiman kondisinya ? " tanya Julian

dokter Vico menghela napasnya dengan cukup panjang " hampir saja .... tapi Tuhan masih berpihak kepada gadis itu .... " jawab dokter Vico

Steven menatap seorang wanita yang bertubuh kurus terbaring di atas ranjang pasien semua alat medis melekat di tubuh wanita itu , tapi tak lama kemudian Steven mengerutkan keningnya perlahan ia melangkah mendekati wanita itu , dokter Vico dan Julian mengekor di belakang nya sedangkan pria berpakaian serba hitam itu masih berdiri di ambang pintu .

Julian dan Dokter Vico yang tiba-tiba menyadari sesuatu yang aneh keduanya membulatkan matanya dengan syok .

" wajahnya .... Sepertinya mirip dengan seseorang " ucap dokter Vico yang baru menyadari hal itu padahal ia sudah berada di ruangan ini selama dua jam lamanya .

" benar .... mirip Nona Pricilla " ucap Julian

Kedua pria itu saling menatap satu sama lain sedangkan Steven ia hanya diam dan masih menatap wajah wanita yang bernama Freya itu .

" Julian hubungi wanita itu dan minta dia menemui ku di restoran xxxxx jam tiga sore " ucap Steven setelah mengatakan itu Steven melangkah pergi dari ruangan rahasianya

Julian dan dokter Vico seling menatap satu sama lain , " apa ini sebuah kebetulan " gumam Julian

dokter Vico mengangkat bahunya acuh ia juga tidak tahu , tapi kenapa ia baru menyadari hal itu padahal semalam ia sudah bertemu dengan Pricilla " benar-benar sangat mirip bagaikan pinang di belah dua , kenapa sih bos tidak menyadur hal itu padahal semalam dia tidur bersama dengan wanita itu , bahkan mereka melakukan pernikahan kontrak " ucap Julian

Tentu saja dokter Vico yang mendengar itu kembali membulatkan matanya dengan sangat syok " ternyata pria dingin itu masih tertarik dengan seorang wanita aku pikir dia hanya tertarik kepadamu saja " ucap dokter Vico

" enak aja ... gak ya .... " ucap Julian menatap dokter Vico dengan matanya yang melotot sempurna

" bisa aja kan , apa lagi selama ini kau selalu bersama dengan sih pria dingin itu , tapi apa katamu mereka menikah kontrak itu terdengar sangat konyol " ucap dokter Vico

" hhhmmm ... sudah lah aku harus pergi rawat pasienmu dengan baik , atau kau akan mendapatkan amukan dari sih bos " ucap Julian menepuk pundak dokter Vico dan setelahnya ia melangkah pergi .

" Untung kau teman ku kalo tidak sudah ku suntik mati kau " gumam dokter Vico merasa kesal dengan Julian .

.

.

.

1
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Bikin riweuh bacanya, klo ada anak cadel ky gtu.
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Next
kas. maa29: aassiiaappp 🙏🤗
total 1 replies
kas. maa29
mana nih yang menunggu cerita Steven 🤗 sekarang sudah Rilis ya guysss , silahkan di baca 🙏🤗🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!