setelah kembali dengan wajah baru, nama Jeha kini berubah menjadi Jehana, dia ingin membalaskan dendamnya kepada keluarg Luic, apakah itu akan berhasil?...
Seperti apa kehidupan pernikahan yang akan di jalani Alvira setelah menikah dengan Leon, peria dingin yang yang tak segam memukul siapa pun yang mengusikya.
Apakah Cinta Alvira dan Leon akan bersatu?...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penculikan Leon
"Leon, Mommy." Ucap bocah kecil itu.
Jeha merasa bingun karna sedari tadi bocah kecil ini memanggilnya Mommy jeha berkata lembut ke pada Leon.
"Sayang kenapa kamu memanggil aku Mommy?" tanya Jeha.
"Karna mantel ini Mom" menunjuk mantel yang tegah Hana gunakan "Daddy pernah berkata kalau Mommy pergi, menggunakan mantel ini." ucap Leon sambil menarik -narik mantel yang tengah di pakai Jeha.
Jeha sedikit bingun lalu berpikir.
Jangan-jangan dia putra dari orang itu? itulah kata yang terlintas dalam fikiran Hana saat ini.
"Lalu orang yang membawa kamu kesini mana sayang?" tanya Hana pelan dan lembut.
"Leon ngak tau karna Mom, dari semalam Leon ada di sini, semalam Leon ketiduran di pangkuan seseorang dan bangunnya Leon hanya sendirian di kursi itu." menunjuk ke arah kursi.
"Baiklah, apa sekarang kamu mau ikut bersama Mom?" tanya Jeha tersenyum melihat ke arah Leon.
"Mau Mom." ucap Leon.
Sementara di filipina Hans mengamuk atas kehilangan putra kesayangannya, pengawal dan beby sitter yang menjaga Leon semuanya meregan nyawa, saat ini Hans sangat murka atas hilangnya putra kesayangnnya.
"Siapa yang berani bermain -main denganku?" ucap Hans sambil memukul meja dengan tangannya.Hans memanggil Rio lalu berkata!
"Siapkan pasukan kita untuk mencari siapa pelaku penculikan ini, periksa setiap cctv yang ada di semua kota ini." perintah Hans.
"Siap Tuan." ucap Rio sopan.
Saat ini Rio sangat tau dengan kondisi Tuannya, di saat seperti ini siapapun yang membantah atau menyela ucapan Hans pasti akan meregan nyawa saat itu juga.
Sebenarnya Leon di curi oleh paman istri Hans sendiri, yang tak lain adalah saudara dari kakek Leon yaitu Romi, maksud Romi mencuri Leon hanya untuk menjauhkannya dari Daddynya, Romi hanya ingin melihat cucunya tumbuh dengan normal seperti anak pada umumnya jauh dari kata bahaya.
Romi tidak ingin terjadi hal buruk seperti yang di alami keponakannya yang tak lain adalah Ibu Leon yang meninggal dengan cara mengenaskam, Romi membawa Leon ke Singapora dan meninggalkannya di sana dengan kata lain pasti ada seseorang yang baik yang akan menemukan Leon dan merawatnya tumbuh menjadi anak baik dan jauh dari kata bahaya, tapi takdir berkata lain Leon malah bertemu dengan orang yang pernah di selamatkan oleh Daddynya yang tak lain adalah Jeha.
Di Singapura Jeha mengajak Leon jalan-jalan dan bermain di tempat wisata, hingga malam Jeha membawa Leon pulang ke hotel yang dia tempati, Jeha bertanya pada salah satu Recepsionis yang ada di hotel itu.
"Maaf apakah ada seseorang yang mencari putranya di sini?" tanya Jeha.
"Maaf Nona, sepertinya tidak ada." ucap salah satu Recepsionis
"Terimah kasih." ucap Jeha sambil berjalan mendekati Leon yang sedang asyik bermain dengan bola yang tadi Jeha belikan.
"Sini sayang." panggil Jeha pada Leon.
"Iya Mom." ucap Leon sambil berlari ke arah Jeha.
Jeha membawa Leon masuk ke dalam kamarnya.
"Sayang kamu mandi dulu." ucap Jeha.
"Leon ngak tau Mom." ucap Leon.
"Ya sudah biar Mom yang mandiin." ucap Jeha lembut.
Selesai memandikan Leon Jeha menganti baju Leon yang tadi sempat di belinya mall.
"Sayang sini Mom pakekan ini." ucap Jeha sambil mengeluarkan baju dari dalam peper beg.
"Iya Mom." ucap Leon.
Selesai menggantikan baju Leon, Jeha memberi Leon makan dan juga membuatkan segelas susu kemudian menidurkannya, Jeha berpikir dalam hati.
"Apakah anak ini benar putra orang itu? dan mungking sebaiknya aku segera kembali ke Manila." ucap Jeha sambil menepuk -nepuk pundak Leon dengan sangat lembut.
aku gk setuju kalau Leon meninggal 😭