NovelToon NovelToon
Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:10.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

"Langsung saja karena aku tak punya banyak waktu dan kita tidak perlu berkenalan. Oke, buat aku hamil dan ini uang untukmu!." Sombongnya menyodorkan sejumlah uang yang cukup banyak.

"Kau membeliku?."

"Samuel Dirgawijaya, kau datang ku pastikan kau menerima tawaran ini." Ucap Naura membalas tatapan mata biru Sam.



Harap bijak memilih bacaan!
Dilarang nge-hate karena ini hanya cerita fiksi ya.. Untuk segala kekurangan dalam penulisan harap dimaklumi karena author masih pemula dan masih dalam tahap proses pembelajaran. Ambil sisi positifnya, buang yang negatifnya.^^


Simak kisah selengkapnya.>>>

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6

"Sam... Apa kau mencintaiku?." Tanya Giselle dengan suara gemetar. "Tega sekali kau membentak istrimu! harusnya kau mengerti jika istrimu belum siap ya jangan memaksa."

Urat leher Samuel mengambang menahan amarah, tatapannya tajam terhadap Giselle. "Aku tak segan-segan menceraikan mu jika kau tidak merubah arah hidupmu itu!."

"Sam apa hanya karena aku belum bersedia hamil kita harus adu mulut seperti ini? menikah tidak harus tentang anak kita bisa saling melengkapi hingga akhir hayat nanti." Timpal Giselle yang kukuh, ia tidak sanggup jika harus hamil yang dimana otomatis tubuh idealnya akan berubah tak karuan.

"Kau pikir aku tak tahu ketakutan mu apa ha?!."

Dengan mata yang sudah berkaca-kaca Giselle menatap wajah Sam. "Rupanya kau memang tidak sungguh-sungguh mencintaiku, hal seperti ini menjadi perdebatan Sam. Jika kau mencintaiku semuanya akan baik-baik saja karena saling mengerti!."

"Ya benar, dan kau pun begitu! Jika kau sungguh-sungguh mencintaiku keturunan yang ku minta mungkin sudah hadir sekarang." Timpal Sam. "Diantara kita tidak ada yang benar-benar saling mencintai, aku ingin sendiri kau pulanglah!."

Setelah berucap Sam memilih masuk ke dalam mansion keluarga Dirgawijaya, meninggalkan Giselle yang terisak seraya masuk mobil untuk pulang. "Teganya kau beranggapan jika aku tak mencintaimu Sam!."

Sepasang mata menyaksikan kepergian Giselle dari halaman atas rumah besar itu, Renata mama dari Samuel mendengar pertengkaran mereka berdua yang kebetulan wanita paruh baya itu sedang menghirup angin segar di atas balkon.

Cukup lama Renata diam entah apa isi kepalanya ia pun langsung masuk ke dalam menghampiri kamar Sam yang sudah pasti ada di sana.

"Sam.." Panggilnya.

"Masuk saja ma."

Pintu itu tidak dikunci lalu Renata pun masuk ke dalam. "Mama mendengar pertengkaran kalian berdua."

Sam tak langsung menjawab ia menghisap rokoknya, rambut pria itu acak-acakan tak karuan.

"Sekarang stop ma berhenti meminta cucu dariku walaupun aku anak mama satu-satunya, permintaan mama untuk menikahi Giselle sudah ku penuhi, membujuknya untuk memberikanku keturunan sudah ku lakukan selama dua tahun. Namun wanita itu benar-benar membuatku jengkel!." Ujar Sam.

Renata menghela nafas panjang ia mampu merasakan suasana hati putranya.

"Dimana papa?."

"Papa sudah istirahat duluan Sam."

"Oke mama akan berhenti menagih cucu lagi, tapi mengenai hubunganmu dengan Giselle bagaimana Sam? tidak mungkin juga selamanya kamu tak mempunyai keturunan. Kau satu-satunya putra mama dan papa dan sebagai pewaris tentunya harus ada penggantimu nanti." Lanjut Renata. "Ah sepertinya mama salah memilihkan sosok istri untukmu."

Sam memilih diam membiarkan mamanya merasakan rasa penyesalan.

"Hubunganku dengan Giselle biar ku urus mama jangan khawatir." Singkat Sam.

"Oke baiklah, sekarang tenangkan dirimu mama keluar." Renata mengecup kepala putranya lalu pergi dari kamar Sam.

Samuel kembali menghisap batang rokok meniupkannya dengan perlahan, tatapan Sam tertuju pada langit malam pikirannya mulai terasa tenang sedikit demi sedikit. Entah datang darimana wajah wanita cantik yang seingatnya adik dari Novan tersirat dalam benak Samuel.

Beberapa kali kontak mata membuat wajah Naura dapat diingat oleh Sam, aneh memang dalam situasi seperti ini bisa-bisanya Sam kepikiran wanita itu. "Aku pikir adik Novan belum sebesar Naura." Gumamnya.

Dalam waktu bersamaan tiba-tiba handphone Sam berdering, pria itu langsung menerimanya saat Andre menghubungi. "Pertemuan dengan wanita yang ku bicarakan beberapa hari yang lalu jadi?."

"Hmm, atur saja jadwalnya jangan bentrok dengan pekerjaan!."

"Of course tuan, pastinya kau tidak akan menyesal." Timpal Andre.

.

.

Tinggalkan jejaknya ya sebagai dukungan buat othor!🤗

1
beybi T.Halim
finally happy ending,no drama drama yg panjang terbaik👍👍👍👍
beybi T.Halim
wahhh aku fikir baby twin ternyata seorang je😁selamat..mama naura
Novano Asih
Welah ternyata Andre udah punya ank sama Nesy pula
Novano Asih
kuat juga y Sam pdhal udah berkali"🤭🤭
Novano Asih
sepupu an Thor kan ortu nya kakak adik
Novano Asih
hahaha jimat keberuntungan bukan kenikmatan Sam😄😄
Novano Asih
wah udah ketemu cd nya🤣🤣🤣🤣
Novano Asih
naa y kan bener😄😄
Novano Asih
wah pasti ada Samuel juga ini🤭🤭
Happy Kids
sam yg ngejar ngejar knp naura yg diusir 😅 yg perlu dia kendalikan ya sam lah
Happy Kids
telaattt. cb dari dlu wkwk padahal dia cinta
Happy Kids
sampein aja. toh blm kejadian. tinggal minta maaf. kl ditengah jalan malah lebih berabe
Happy Kids
napa marah. kan yg nunda keputusan diaa 🤣
Happy Kids
naura sepupuan sm giselle dong
Novano Asih
berarti Giselle sepupunya Naura🤔🤔
m.ria
🤣
Taty Hartaty
astaga naura🤭
Taty Hartaty
hhsshah😄
Taty Hartaty
kau benar2 Naura membuatku on🤣🤣🤣
si putri raja brana
sial, lucu lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!