NovelToon NovelToon
PEDANG ABADI:NAM LING

PEDANG ABADI:NAM LING

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Diam-Diam Cinta
Popularitas:593
Nilai: 5
Nama Author: Keiro_ganteng

Di dunia di mana energi gaib dan iblis berkeliaran, Nam Ling adalah pemburu iblis yang telah hidup lebih dari seratus tahun berkat kekuatan pedang abadi yang menyatu dengan dirinya. Dulu seorang prajurit kerajaan yang terhormat, dia kehilangan segalanya ketika iblis membanjiri daratan dan membunuh orang tersayangnya.

Setelah menghabiskan abad untuk memburu makhluk kegelapan, Nam Ling tiba di Desa Hua—tempat yang dikabarkan menjadi sarang energi jahat baru yang lebih kuat dari iblis biasa. Di sana, dia bertemu dengan Yue Xin, seorang gadis muda yang memiliki kemampuan melihat jalur energi gaib dan menyimpan rahasia besar tentang asal-usul kekuatan pedang Nam Ling.

Saat makhluk kegelapan yang lebih kuat mulai muncul dan mengancam keselamatan seluruh daratan, Nam Ling harus memilih antara melanjutkan dendam pribadi atau bekerja sama dengan Yue Xin dan penduduk desa untuk menghentikan bahaya yang akan menghancurkan dunia. Di balik pertempuran yang tak berkesudahan, tersembunyi rahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Keiro_ganteng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 – SERANGAN BANDIT DI DESA HUA

Malam sudah menjelang ketika Nam Ling selesai membahas rencana penyelidikan ke Gunung Tianwu bersama Pak Zhang, Chen Feng, dan Yue Xin di rumah kepala desa. Udara malam yang segar mulai menyelimuti Desa Hua, dibarengi dengan suara nyamuk yang berkicau dan lilin yang mulai dinyalakan di setiap rumah. Nam Ling berjalan keluar untuk berjalan-jalan keliling desa, ingin memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan sebelum ia mulai penyelidikan besok pagi.

“Udara malam ini berbeda dari biasanya,” gumamnya pelan sambil merasakan getaran energi yang lembut di udara. Matanya merah menyala sedikit saat menyapu sekeliling desa, dari gerbang utama hingga ujung desa yang berbatasan dengan sawah. Semua terlihat tenang—terlalu tenang untuk malam sebelum hari penting.

Tiba-tiba, suara kaki berjalan berbarengan terdengar dari arah jalan utama yang menghubungkan desa dengan kota terdekat. Bunyinya tidak seperti langkah kaki penduduk desa yang biasa berjalan santai, melainkan langkah kaki berat yang teratur—seperti militer atau kelompok orang yang terbiasa berperang.

“Siapa ada di sana?” teriak salah satu penjaga gerbang desa yang berdiri di bawah tiang lilin. Pria muda itu memegang tombak kayu dengan tangan gemetar, namun tetap berdiri dengan gagah untuk melindungi desa.

Dari balik kegelapan muncul sekitar sepuluh orang berpakaian hitam pekat dengan wajah ditutupi syal gelap. Mereka membawa pedang panjang dan tombak tajam, ekspresi wajah yang terlihat jelas penuh dengan keserakahan dan kejam.

“Kita adalah kelompok Bandit Gunung Blackwood!” teriak seorang pria bertubuh besar yang tampak jadi pemimpin mereka. “Kirimkan semua uang dan makanan yang kamu punya kalau tidak mau desa ini hancur berkeping-keping!”

Suara teriak itu membuat penduduk desa yang sudah beristirahat keluar dari rumah mereka, wajah penuh ketakutan. Pak Zhang segera keluar dari rumahnya dengan membawa tombak tua yang pernah ia gunakan ketika muda, diikuti oleh beberapa pria desa yang siap melindungi keluarga mereka.

“Jangan menyerang desa kami!” teriak Pak Zhang dengan suara kuat yang menggema di malam hari. “Kita hanya desa kecil yang tidak punya banyak uang atau makanan—silakan pergi sebelum ada yang terluka!”

Bandit pemimpin hanya tertawa sinis. “Kita sudah dengar kabar ada pemburu iblis kuat yang tinggal di desa ini,” ucapnya dengan pandangan yang menyala api. “Kita datang bukan hanya untuk mengambil barang milikmu—kita juga ingin mengambil kekuatan dari pemburu iblis itu untuk kepentingan kita!”

Saat salah satu bandit hendak melompat ke arah penjaga gerbang, sehelai bayangan hitam melintas dengan cepat. CRASH! Bunyi keras terdengar saat pedang Nam Ling menghalangi serangan pedang bandit itu, membuatnya terpental mundur beberapa langkah.

“Kamu tidak akan menyentuh siapapun di desa ini lagi,” ucap Nam Ling dengan nada dingin yang membuat seluruh bandit bergidik merinding. Matanya merah menyala terang di kegelapan malam, memberikan kesan bahwa mereka sedang menghadapi makhluk bukan manusia.

“Dia adalah pemburu iblis itu!” teriak salah satu bandit dengan suara gemetar. “Serang dia bersama-sama!”

Lima bandit langsung melompat maju dengan senjata mereka siap menyerang. Nam Ling hanya menghela nafas perlahan, tangannya yang memegang pedang abadi bergerak dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat mata telanjang. CLANG! CLANG! CLANG! Bunyi benturan senjata menggema berkali-kali saat dia menghalangi setiap serangan dengan mudah, bahkan tidak perlu bergerak jauh dari tempatnya berdiri.

Sementara itu, Yue Xin keluar dari rumahnya dengan membawa tongkat kayu yang diberi ujung besi tajam. Dia melihat beberapa bandit mencoba masuk ke desa dari sisi belakang, segera berlari ke arah sana sambil berteriak, “Jangan biarkan mereka masuk ke dalam desa!”

Chen Feng dan beberapa pria desa segera mengikuti Yue Xin, membawa alat kerja tanah seperti cangkul dan kapak untuk melawan bandit yang mencoba menyelinap. Mereka bukan pejuang profesional, tapi semangat untuk melindungi desa dan keluarga mereka membuat mereka berani menghadapi bahaya.

Di sisi gerbang utama, Nam Ling sudah berhasil membuat tiga bandit jatuh dengan senjata mereka terlempar jauh. Namun bandit pemimpin masih berdiri dengan kokoh, tangannya memegang pedang besar dengan kedua tangan.

“Kekuatanmu memang hebat,” ucap bandit pemimpin dengan suara penuh kagum namun tetap penuh kejam. “Tapi kamu tidak bisa mengalahkan kita semua sendirian!”

Dia mengangkat tangannya ke atas kepala, lalu mengeluarkan suara teriakan yang aneh. Tiba-tiba, energi gelap mulai muncul dari tubuh beberapa bandit yang sudah jatuh—mereka tidak mati, melainkan berubah menjadi makhluk setengah iblis dengan mata kuning menyala dan cakar panjang yang sama dengan yang menyerang Yue Xin kemarin malam.

“Kalian telah dicemari energi kegelapan juga,” gumam Nam Ling dengan ekspresi semakin serius. “Siapa yang memberikanmu kekuatan seperti ini? Apakah sama dengan orang yang mengendalikan makhluk di hutan?”

Bandit pemimpin hanya tertawa sinis. “Kamu tidak perlu tahu! Yang penting, kekuatan ini akan membuat kita menguasai seluruh daerah sekitar Gunung Tianwu!”

Saat makhluk setengah iblis mulai menyerang, Yue Xin tiba di sisi Nam Ling dengan napas tersengal-sengal. “Pak Nam Ling, sisi belakang sudah aman! Tapi mereka—mereka bukan bandit biasa!”

Nam Ling mengangguk perlahan, lalu mengayunkan pedangnya dengan kekuatan penuh. Cahaya perak menyala terang dari bilah pedangnya, membentuk lingkaran pelindung yang membuat makhluk setengah iblis terpental mundur. “Kamu dan penduduk desa kembali ke dalam rumah dan kunci pintunya,” perintahnya dengan tegas. “Aku akan menyelesaikan ini sendirian.”

Yue Xin ingin membantah, tapi melihat ekspresi tegas di wajah Nam Ling membuatnya mengangguk dan berlari bersama penduduk desa ke dalam rumah yang paling kuat. Sementara itu, Nam Ling menghadapkan diri pada sepuluh makhluk setengah iblis dengan pandangan yang penuh tekad. Dia tahu bahwa pertempuran ini tidak hanya untuk melindungi Desa Hua, tapi juga untuk mencari tahu hubungan antara bandit ini dengan sumber energi gelap di Gunung Tianwu.

1
Kaisar Abadi
bagus bagus
Kaisar Abadi
mampir bree😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!