NovelToon NovelToon
Mr. Morales, And Momy For Baby

Mr. Morales, And Momy For Baby

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action
Popularitas:260.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: penulis puisi

Biar asyik jangan lupa Follow akun aku ya !!

Yang sudah saya ucapkan terima kasih dan selamat membaca !!

Arzachio Mexram Morales adalah seorang pria yang berkedudukan sebagai pemimpin klan Mafia yang berada di, Meksiko. Bukan hanya Meksiko saja yang dapat dirinya kuasai. Hampir seluruh klan mafia yang ada di seluruh dunia berada di bawah kekuasaannya. Dirinya memiliki warna mata yang sangat indah sekaligus langka. Kenapa begitu ? karena dirinya memiliki 2 bola mata yang berbeda jenis, yang sebelah kiri berwarna biru dan yang sebelah kanan berwarna hijau zamrud. Semua wanita yang menatap matanya akan terpukau dan langsung jatuh cinta.

Tapi bagaimana jadinya jika seorang pemimpin mafia menjadi seorang ayah ? itulah yang dihadapi oleh Arzachio Mexram Morales yang tak sengaja bertemu seorang bayi laki-laki di markas besarnya. Entah bagaimana bocah laki-laki tersebut bisa sampai ke sana, yang jelas akibat kejadian tersebut dirinya memiliki status baru yaitu menjadi seorang Ayah yang terpaksa merawat seorang anak tanpa adanya dampingan seorang wanita disisinya. Hingga tanpa sengaja anak yang dirinya rawat memanggil seorang wanita dengan sebutan mama.

Lantas bagaimana kelanjutan kosah mereka ??

yang penasaran silahkan mampir dan tinggalkan jejak ya !!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon penulis puisi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 34

TBC.

Votenya jangan lupa ya !!

Bintang limanya juga wkwkw.

"Pagi Xena!" sapa Vanessa yang sedang berada di dapur untuk mengambil segelas minuman.

"Pagi juga Ness, tumben pagi-pagi kamu ke dapur" sahut Xena yang hanya melirik Vanessa sekilas karena dirinya tengah sibuk menyiapkan makanan untuk seseorang yang sangat spesial.

"Apaain sih kamu Na, aku kan haus makanya aku ke dapur, buat minum." Balasnya kesal membuat Xena terkekeh geli karena berhasil mengerjai sahabat karibnya.

"Ohh gitu, yaudah deh dari pada kamu tambah kesal bagus aku diam aja. Malas ribut pagi-pagi" lanjut Xena entang membuat ia mendapatkan cibiran kesal dari Vanessa.

"Kan kamu yang mulai Xena" cibir Vanessa kesal. "Ngomong-ngomong kamu lagi buat apa ni Na, kayaknya enak. Aku mau coba dong," serunya antusias.

"Eits, gak boleh ini bukan buat kamu. Kalau kamu mau buat sendiri hahaha" tolak Xena dan lagi-lagi memancing kekesalan Vanessa.

"Kamu tambah nyebelin ya Na, tapi aku serius loh. Makanan ini buat siapa? kayaknya enak loh!" tanya Vanessa yang penasaran untuk siapa makanan ini dia buat. "Atau makanan ini buat tuan Arzachio ya, cieee Xena mulai suka nih."

Xena yang mendengar nama Arzachio dibawa-bawa seketika menjadi sangat kesal. Bukannya malu atau tersipu dirinya lebih menahan geraman yang sebentar lagi akan keluar dari bibirnya. Membayangkannya saja dirinya sudah jijik dan menjadi sangat emosi.

"Jangan aneh-anen Nes, aku sangat benci sama pria itu dan untuk apa pula aku membuatkannya makanan. Euih, itu sama sekali tidak berguna" balas Xena jijik bila makanan spesial yang ia buat kali ini untuk pria yang sangat menyebalkan itu.

"Bagus!" seru batin Vanessa senang. "Lantas kalau bukan untuk tuan Arzachio untuk siapa makanan itu? Apa untuk sekretarisnya?" tanya Vanessa beruntun membuat Xena menjadi sangat kesal.

"Hey nona Vanessa, ini masih pagi tapi darahku sudah mendidih dan ini semua karena ulahmu. Jangan aneh-aneh pagi ini makanan yang aku buat ini untuk putraku Al bukan untuk dua manusia yang menyebalkan itu" jawab Xena dengan emosi yang meluap-luap membuat Vanrssa menganggukkan kepalanya tanda mengerti.

"Apakah masakanmu sudah matang?" tanya Vanessa yang kali ini tidak ingin memancing emosi sahatnya.

"Ya, sebentar lagi sudah siap. Oh iya, aku lupa. Nes, tolong aduk ini sebentar ya aku ingin mengambil sesuatu di kulkas hanya sebentar, jadi tolong diaduk ya" sahut Xena yang diangguki oleh Vanessa.

Disaat Xena sedang sibuk mencari bahan  yang ia perlukan di dalam kulkas tanpa dirinya sadari sahabat karibnya itu telah mencampurkan sesuatu yang sama sekali tidak ada di dalam daftar menu membuat senyum sinis terpantri indah dibibir wanita cantik itu.

"Kita lihat apa yang akan terjadi selanjutnya Xena. Orang yang berani menghadang jalanku harus segera aku singkirkan tak terkecuali bocah kecil itu" gumam Vanessa yang hanya dapat di dengar oleh dirinya sendiri.

Xena yang telah mendapatkan bahan masakan yang ia cari langsung berjalan menghampiri Vanessa yang tengah sibuk mengaduk masakan yang telah ia buat.

"Makasih Nes, karena sudah mau membantuku" balas Xena yang kemudian mengambil alih masakan tersebut dan mencampurkan bahan masakan yang telah ia ambil tadi.

"Sama-sama Na, itu kan sudah tugasku. Kita sahabat bukan karena itu sudah seharusnya saling tolong menolong," Vanessa menjawabnya dengan tersenyum manis khas andalannya.

...🌱🌱🌱🌱...

Masakan yang telah Xena siapkan tadi kini sudah tertata rapi di atas meja makan. Membuat mereka yang berada disana segera ingin mencoba masakan tersebut.

"Pagi sayang!" sambut Xena senang setelah melihat bocah yang ia tunggu-tunggu telah menampakkan dirinya di meja makan.

"Pagi juga Ama!" balas bocah laki-laki itu tak kalah manis membuat Xena merasa sangat senang.

"Senyum yang kau miliki kali ini tak akan berlangsung lama Xena, setelah itu kau akan menangisinya untuk selama-lamanya" batin Vanessa tersenyum licik dan menatap Arzachio dengan pandangan kagum dan juga menggoda.

Arzachio yang ditatap seperti itu oleh Vanessa hanya menatapnya acuh seolah-olah Vanessa tak berada dihadapannya ini. Ia benar-benar tak suka dengan cara pandang yang wanita itu berikan untuknya dan ia benar-benar risih oleh tatapan tersebut.

"Ama!" panggil Al pelan.

"Iya sayang, ada apa?" jawab Xena lembut.

"Al lapar Ama mau makan" seru bocah itu lagi membuat Xena tersenyum lembut ke arahnya.

"Oh iya, tadi Ama masakin Al sesuatu loh. Ini semua khusus buat Al tapi harus Al habisin ya, gak boleh kalau gak habis. Nanti Ama marah loh" balas Xena pura-pura merajuk bila masakannya tak bocak itu habiskan.

"Oke Ama, Al janji kalau nanti akan Al habisin. Ama jangan sedih" jawab bocah itu yang kini telah fasih berbicara.

"Pintarnya putra Ama, Ama sayang sekali sama Al" Xena berkata dengan sangat lembut dan penuh akan kasih sayang membuat bocah itu menatapnya tersenyum lebar.

"Teruslah tersenyum Al setelah itu kan tidak akan pernah dapat tersenyum lagi" lagi-lagi Vanessa berbicara dalam hati dengan senyum sinisnya menatap ibu dan anak itu dengan pandangan yang dipenuhi dengan rasa iri dan juga dengki.

"Al juga sayang Ama, sayangggg sekali" jawab bocah itu tak kalah sayang.

"Ekhm, kapan kita akan makan kalau kalian terus menerus melakukan drama," Arzachio berkata jengah sambil menatap Xena sinis karena selalu mengatakan sayang kepada anaknya.

"Ck, menyebalkan" umpat Xena sangat pelan namun masib bisa di dengar oleh Arzachio.

Disaat Arzachio ingin membalas umpatan Xena kepadanya dirinya dihentikam oleh sebuah suara yang tengah menatapnya tajam membuat ia kembali mengurungkan niatnya.

"Apa nih jangan ganggu Amanya Al. Al ndak suka" balas Al kesal melihat tingkah ayahnya yang selalu merusak suasana.

"Kapan kita akan makan bila mereka terus menerus melakukan drama keluarga," umpat batin Vanessa kesal karena bocah laki-laki itu belum juga memakan masakan yang telah Xena buat untuknya.

"Sudah Al jangan berbicara lagi ya, ayo kita makan agar ayahmu bisa segera ke kantor" nasehat Vanessa memecahkan perseteruan antara ayah dan anak tersebut.

Al yang mendengar Vanessa menasehatinya lantas mengalihkan perhatiannya kepada wanita tersebut. Bukannya menuruti ia malah menatap wanita itu tajam karena berani mengusik kebahagiannya. Baginya Vanessa adalah parasit yang selalu menempeli keluargany dan ia tidak suka itu.

"Ya sudah Al ayo kita makan, yang dibilang aunty Vanessa itu benar sayang. Ayo kita makan agar ayahmu itu bisa segera ke kantor, bila perlu tidak usah pulang sekalian" balas Xena yang mengecilkan suaranya di akhir kalimat namun tetap saja bisa di dengar oleh Arzachio.

1
Desi Ramadani
udh lama gk up Thor ,mau di lanjutin apa gak Thor penasaran soalnya
Anonim
Up lg dong thor
Qiuuy
dari wp ke sini nge search judulnya gak temu pas ketemu seneng bgt bisa lanjut baca,,, ehhh seru jugaa bikin dehdeg jantung........



kak lanjut lagi, aku nungguin lohh
sinta ispalana
kapan mau di up lgi Thor udh lama g up
sinta ispalana
dih dasar lonthee
sinta ispalana
oh jdi si vanesa cuman manfaat in si Xena hadeh😂
sinta ispalana
jdi ini senernya gimana? kok sy bingung yg agen rahasia itu siapa sih Xena atau vanesa😭
Gea Ayu Lestari: nah, gw juga bingung
total 1 replies
Ari gatooo
thor up lagi dong thor
Aripin Ipin
kata" cadelnya GK ngerti sumpah
Ratna_1729
bukan anak kandung aja sayang banget apalagi sama anak kandung
Anita12
astaga. anakku umur 3 tahun tau ny nangis minta naik odong2
Linda nda
ni novel gx lanjut ea
V iu
Semangat kakakkk
RORO PUTRI
nie jg lma bnget up nya.kesal nungguin nya🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Aadhwa Naima Sofyan
next
Meilia Caroline
kayaknya Vanessa itu Xena
Meilia Caroline
gw bacanya pengap
Lp.Ww
lanjut
Laelatul Inayah Inayah
anak angkat x..masa anak tiri🙄
Rizky prasetyor862@gmail.com
apa cuma aku ya yg ngersa susah nyebuti nama nya,,,😅😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!