NovelToon NovelToon
Mr. Cold & My Sunny Wife

Mr. Cold & My Sunny Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: nia nuraeni

Gisel (23 tahun) adalah definisi "matahari" berjalan: ceria, blak-blakan, dan punya selera humor yang terkadang sedikit ‘nakal’. Hidupnya jungkir balik saat ia dipaksa menikah dengan Dewa, CEO dingin yang aura intimidasi-nya bisa membekukan ruangan. Dewa bukan cuma sekadar duda kaya, ia adalah pria yang menutup rapat hatinya demi mendiang istrinya dan ketiga anaknya yang super nakal.


Mampukah ocehan ceplas-ceplos Gisel mencairkan gunung es di hati Dewa? Dan bagaimana jadinya jika si gisel positive vibes ini harus menghadapi tiga anak tiri yang siap mengujinya, sementara sang suami masih bayang-bayang masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35: Pelarian Sejenak sang Ibu Muda

Tentu, mari kita sesuaikan alurnya. Di sini Gisel murni ingin melepas penat bersama sahabatnya, sementara Dewa bergerak secara profesional dan senyap di balik layar.

Pagi itu, Dewa benar-benar membuktikan ucapannya sebagai pria yang memegang janji. Namun, ia tidak membawa urusan sensitif ini ke kantor utamanya untuk menjaga kerahasiaan. Dewa telah mengatur pertemuan khusus di kantor firma hukum ternama milik rekan kepercayaannya. Di sana, para pengacara senior sudah mulai menyusun berkas pidana untuk menyeret kakak tiri Hana ke penjara.

Sementara itu di rumah, Gisel merasa otaknya butuh penyegaran setelah drama semalam. Ia ingin sejenak menjadi "Gisel yang biasa", bukan detektif atau ibu sambung yang serius.

"Bi, titip pesan ya. Kalau Mas Dewa atau anak-anak pulang, bilang aku main ke rumah Maya," ucap Gisel sambil memakaikan sepatu kecil ke kaki Diego.

"Iya, Bu," jawab Bibi ramah.

Kediaman Maya

Gisel mengetuk pintu apartemen Maya dengan semangat. Begitu pintu terbuka, ia langsung berseru, "Maya! I'm back!"

Maya muncul dengan kaus oblong dan rambut dicepol, matanya langsung berbinar melihat sahabatnya. "Wis! Ibu muda kita akhirnya muncul juga! Eh, siapa ini cowok imut manis yang digandeng?" tanya Maya sambil berjongkok di depan Diego.

Diego yang mewarisi sifat kaku tapi menggemaskan dari Dewa langsung memajukan bibirnya. "Tante, aku bukan cowok imut!" protes Diego.

Gisel langsung menyenggol lengan Maya. "Heh! Jangan panggil gitu, cuma aku yang bisa manggil dia imut. Ganti panggilannya!"

Maya tertawa renyah, ia tidak tahu apa-apa soal masalah Hana atau penyelidikan Dewa. Baginya, Gisel hanya sedang mampir untuk bergosip seperti biasa. "Oh, maaf-maaf. Kalau begitu, cowok tampan ini siapa namanya?"

"Diego, Tante," jawab Diego dengan gaya cool versi mini.

Maya langsung berdiri dan merangkul Gisel masuk. "Alamak! Berhasil ternyata lo menaklukan anak si Tuan Es sampai nempel begini," bisik Maya heboh. "Ayo masuk! Gue baru beli camilan banyak. Kita quality time!"

Gisel bernapas lega. Di sini, di rumah Maya, ia bisa tertawa lepas tanpa harus memikirkan berkas hukum atau luka lebam Hana untuk sementara waktu. Ia membiarkan Diego bermain dengan koleksi action figure milik Maya, sementara ia mulai menumpahkan cerita-cerita konyolnya tentang "usaha" yang disalahartikan tempo hari.

"Lo beneran ngira disuruh kerja bakti di kantor?" Maya tertawa sampai tersedak keripik. "Gisel, Gisel... pantesan laki lo makin stres punya istri modelan lo!"

Sambil mengunyah keripik di sofa Maya, Gisel mulai menumpahkan curhatannya tentang kejadian kemarin pagi. "May, lo bayangin deh. Si Mas Duda itu bilang, 'tergantung usaha gue. Makanya gue udah rapi mau ngantor, eh malah dilarang," cerita Gisel dengan wajah polos bin bingung.

Maya yang tadinya sedang minum es teh, langsung tersedak. Tawanya pecah seketika, menggelegar di seluruh penjuru apartemen. "Hahahaha! Aduh Gisel... lo bener-bener ya!"

Maya tertawa sampai memegangi perutnya yang kaku. "Otak lu ini sebenarnya mesum parah kalau lagi ngegodain dia, tapi kenapa giliran kata-kata kode buat mesum beneran, datanya nggak ke-download di otak lu?" ejek Maya habis-habisan.

Gisel mengerucutkan bibirnya kesal. "Ih, kok ketawa lu persis sama Raka sih! Dia juga ngakak sampai menyembur tuh susu!"

"Raka?" Maya menghentikan tawanya sejenak, menatap Gisel tak percaya. "Sel, lo mah bener-bener deh... masa iya kalah peka sama bocah,Si raka aja paham!"

Maya mendekat, merangkul bahu Gisel dengan ekspresi sok serius. "Nih, dengerin baik-baik, Ibu Muda. Kalimat 'tergantung usahamu' itu kalau diucapin malem-malem, di tempat tidur, berduaan doang, itu artinya dia lagi pengen."

Gisel mengedip-ngedipkan matanya. "Pengen apa? Pengen? Pengen makan?" tanya Gisel dengan kepolosan yang hakiki.

Maya menghela napas panjang, lalu membisikkan satu kata tepat di telinga Gisel. "S-E-X," bisik Maya pelan tapi tegas.

"APA?!" Gisel berteriak kaget sampai meloncat dari sofa. "Maksudnya... anu?!"

"Ssttt! Berisik! Ada Diego di sana!" Maya membekap mulut Gisel dengan panik sambil menunjuk Diego yang untungnya masih asyik main game di pojokan.

Wajah Gisel mendadak berubah merah padam, semerah tomat matang. Ia teringat bagaimana ia malah menantang Dewa untuk mandi bareng. "Aduh... malu banget! Pantesan Raka ketawa sampai mau mampus, pantesan Mas Dewa mukanya kayak kepiting rebus!"

Gisel langsung menelungkupkan wajahnya di bantal sofa Maya. "May... gue mau pindah planet aja boleh nggak? Gimana gue mau ketemu Mas Dewa nanti malem?"

Maya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. "Makanya, Sel, kalau suami kode itu di tangkap, bukan malah minta loker!"

1
merry
pergi menjauh lh sel tgu ank mu lhr dluu,, raka dikit dikit marahh
aku
berharap gisel sm adit, bahagya lah mereka 😭
merry
wa Dr pd kmu sibuk curiga,, emosiin gaje cemburu buta gt,, bgss carii tau tuu pergrtaknn silumann ularr sm nenek sihirr mrkk lg ngrimm org buat celakaiin calon ank mu,,
merry
kyk bpkmu sifatt mu raka pentinginn emosii tnp cri kbnrann yaa
aku
mudahan adit diatas nya dewa. dr cinta smpe ekonomi. biar nyahok!!
Gaishan Ahzar
terlalu sakit jdi Gisel...mending nyari kebahagian lain jgn balik ma Dewa,
merry
gk tegas bgtt,, gmpng bgt tuduh org pdhl dewa tau gisel orgy kyk gmnn,, lgian ngpn cb kesini sm Bianca,, moga 3 ank y hncur krn ulh nenek y hncur bukn dlm hal yg ngk baik ya,, mksdy jdi dingin Pemberontak biar mm y dewa wlpun Bianca jdi ibu mrk tdk ank bisa tahlukin anky dewa
merry
pergi ajj sel biar 3 cucu y jdi pembangkang ank y dewa tmbh dingin dan juga kejam
merry
secara logika y si org tu mn mau pyn mantu kyk hana dan cucu tri Dr ank y ha a dan kakak tiri ya itu resikko berat bisa jdi bhn gossip org org mngkin bisa buat perusahan dewa hilng kepercyaa Dr klien y,, tp krn in menyankut Cinta mau gk mau dewa ngalahh biar raka gk di hasut Bianca
Gaishan Ahzar
kecewa berat ma Dewa ga pernah benar2 perjuangin Gisel,katanya CEO tapi kok bodoh...dah lah Gisel move on aja,lelah berjuang dan mencintai sendirian....
Gaishan Ahzar
udah ckup Gisel nangisin Dewa...
merry
biar kn hana menata hdp y dulu hilngin truma y dulu sukses dulu br dech mkrinn nikh🙏🙏🙏biar kn raka tau sel biar JDI Keputusann raka klo gk diksh tau tar raka mengira xlian dh bhongin dia lohh
merry
hrs y ka kak tri y Dilaporinn dgn kasus Pemerkosaa enk bgtt ud hncurin hana trs nikh sm cwe lainn,, Dan laporinn jugaa mm tri y yg jhtt bgtuu juga bpk yg gk bisa ksh keadlinn buat ank kndung y sndrii,, bantuuin sel hana ya kirim dia ke luar ngrii gt,,,
Lilik Lailiyah
😄😄😄
merry
Ayo raka ajkk mmu yg bar bar itu cari tau knp Hana di perlakuknn seperti itu,, psti mm tri y klo ngk Bibi y Hana tuu
merry
raka juara 3 kt y encer knp cm juara tiga,, itu gisel heboh bgtt ud kyk juara 1sjjjj🤣🤣🤣🤣🤣
Mudahlia Fitha
bner" udah kyak rombongan telur ceplok 😂😂😂😅
Mudahlia Fitha
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ada aja buat jawab
Mudahlia Fitha
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/semprul udah kyak sepeda yg remnya blong
merry
ternyta Ada batu sandungann jugaa perjlnn gisel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!