NovelToon NovelToon
Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Status: tamat
Genre:Action / Mengubah Takdir / Penyelamat / Tamat
Popularitas:329k
Nilai: 4.8
Nama Author: less22

Abram adalah pemuda yang baik hati dan suka membantu, tapi sejak ia mengalami penyakit kulit, semua masyarakat menjauh. Hingga akhirnya ia di usir dari tempat tersebut dan pingsan di pinggir jalan setelah kesandung sebuah batu krikil aneh.

Tapi hari itu, ada seseorang menemukannya dan ia di bawa ke rumah sakit, sayangnya nyawanya tak tergolong lagi.

Tapi batu kerikil itu terkena darah Abram dan menjadikan Abra sehat kembali dan menjadi dia tabib dewa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Seketika itu juga, tubuh Pak Aris bergetar hebat. Di bawah kulitnya, terlihat jelas pergerakan aneh seolah-olah ada sesuatu yang bergerak di bawah daging.

Nanah-nanah hitam dan cairan kotor yang telah menginfeksi seluruh aliran darah dan ototnya mulai ditarik oleh energi hijau tersebut, berkumpul menjadi satu aliran yang besar menuju satu titik tertentu.

Abram memilih tumit kaki kiri sebagai jalan keluarnya. Itu adalah bagian tubuh yang paling jauh dari organ-organ vital, sehingga resiko kerusakan pada organ dalam bisa diminimalisir sepenuhnya.

"AKHHHHHHHHHH!!!"

Jeritan kesakitan Pak Aris memecah keheningan ruangan.

Ia mencengkeram seprai tempat tidurnya dengan sangat kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

Keringat dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. Rasa sakit itu bukan sekadar tusukan jarum, tapi seperti ada ribuan jarum panas yang merobek daging dari dalam untuk mengeluarkan kotoran itu.

Di tumit kiri Pak Aris, kulitnya perlahan membengkak dan berubah warna menjadi kehitaman. Cairan kental berwarna hijau gelap dan kuning pekat mulai memancur keluar dari pori-pori yang dibuka oleh energi Abram.

Nanahnya semakin banyak, terus mengalir deras tanpa henti seolah tak ada habisnya.

Melihat jumlah cairan yang mulai menetes ke lantai, Abram melihat ke arah Dokter Rahmat yang sejak tadi berdiri mematung di sudut ruangan, menyaksikan proses luar biasa itu dengan mata terbelalak.

"Dokter Rahmat, tolong siapkan sebuah ember atau baskom besar. Aku butuh wadah untuk menampung ini," kata Abram tanpa melepaskan konsentrasinya.

"Ba-Baik! Segera!" Dokter Rahmat segera bergegas keluar dan memerintahkan suster untuk mengambilkan ember besar.

Tidak lama kemudian, ember itu sudah tersedia di samping tempat tidur.

Bau yang mulai menyebar sangat menyengat. Itu bukan sekadar bau nanah biasa, melainkan bau busuk yang sangat tajam, bercampur bau busuk yang membuat tenggorokan siapa saja yang menciumnya akan terasa ingin memuntahkan isi perut.

"Semua orang, tolong keluar dari ruangan ini sekarang! Bau racun ini sangat berbahaya jika terhirup terlalu lama, dan baunya akan membuat kalian semua muntah. Keluar dan tunggu di luar saja!" seru Abram dengan tegas

Perawat-perawat yang sudah mulai meringis menahan bau itu segera keluar dengan patuh.

Tapi, Dokter Rahmat justru tetap berdiri di tempatnya. Ia menutup hidungnya dengan sapu tangan, tapi matanya tetap tak lepas memandang proses pengobatan yang menentang segala logika medis itu.

"Saya tidak apa-apa, Abram. Sebagai dokter, saya ingin melihat sampai akhir. Saya penasaran... saya ingin membuktikan sendiri bagaimana ilmu non-medis ini bisa bekerja seajaib ini. Saya akan bertahan di sini," kata Dokter Rahmat dengan suara teredam.

Abram menghela napas, tapi tidak memaksa. "Baiklah, kalau Dokter bersikeras."

Adnan menusuk tumit pak Ardi dengan jarum akupunturnya.

"Aaaaaaaaaaaaaa!" Teriak pak Aris kesakitan

Dan Cairan hitam itu terus mengalir deras ke dalam ember, memenuhinya setengah bagian, sementara Pak Aris semakin lemah namun wajahnya terlihat sedikit lebih lega seiring keluarnya racun dari tubuhnya.

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
S P Lani
iamjinasinya yg bener dong author 🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭
Roynaldi Ananda
harusnya Abram telpon elena untuk meluruskan permasalahan yang terjadi sehingga andika jadi malu
Roynaldi Ananda
tahap kedua harap bapak menyelesaikan administrasi nya......wkwkwkwkwk...
Mr. Dirg Ant
Sedikit typo suka membaca pembaca jadi risih di definisi kata kata.
Mr. Dirg Ant
negeri Kono hah
Mr. Dirg Ant
sebenarnya tidak perlu lagi di tulis.
Rikko Nur Bakti
nama nona putri siapa sih? elara apa grames
Rikko Nur Bakti
3 bulan....
Rikko Nur Bakti
dokter muda apa dokter spesialis.....
tambah bingung
Rikko Nur Bakti
banyak typo...
Roynaldi Ananda
kapan datang berkunjung ke rumah nya sinta?
Roynaldi Ananda
banyak pembaca mengkritik masalah yang menurut saya sepele seperti salah nama dan sebagainya.sebagai pembaca kita harus juga bisa memaklumi dan mengerti maksud dan niat dari penulis
Jamrud Khatulistiwa
ini kisah putri tidur
heparta
kenapa bab 60 tdk terbuka padahal sdh dipotong diamond nya ???
anisa official
😄😄
Andy Kawi
Keren dan menarik untuk dibaca
less22: tengkyuuuuuu
total 1 replies
ROFIQ
penulis tidak konsisten dalam memberi nama
VirgoRaurus 31Smile
ember galon... baru tahu ada ember galon... 🤭
VirgoRaurus 31Smile
menyilangkan jalannya... maksudnya gimana nih Thor...?
VirgoRaurus 31Smile
di bukan fo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!