Cerita ini mengkisahkan nasib seorang wanita bernama Lisa yang begitu memprihatinkan, berjuang membayar hutang yang di tinggal ayah nya sebelum meninggal.
Hingga membuat Lisa masuk ke dalam dunia malam, demi mendapat kan uang dengan cepat.
Hingga suatu hari iya jatuh dipelukan seorang pria,tapi Lisa memilih pergi karena merasa kota ini terlalu kejam untuk nya.
Penasaran gak sih,kira - kira apa yang terjadi setelah Lisa pergi dari kota itu, yuk di simak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35 - Menerima
Leo lalu menjelas kan tentang ibu nya yang terus meminta nya untuk segera menikah, Lisa pun tidak percaya, diumur Leo yang sudah masuk Kepala 3 masih belum menikah.
Lisa terdiam sejenak dan memikir kan bahwa bagaimana pun Kenzo juga adalah anak Leo.
"Bagaimana? " Tanya Leo
"Baik lah, aku terima" jawab Lisa.
Leo pun tersenyum tipis karena Lisa menerima nya, meski pun Leo tahu Lisa terpaksa menerima nya,semua di lakukan demi kenzo.
"Suatu hari, aku akan membuat kamu mencintai ku,aku akan menjaga kalian berdua" Gumam Leo dalam hati sambil menatap Lisa yang duduk di hadapan nya.
"Ada apa? Kenapa memandangi ku seperti itu? " Tanya Lisa yang merasa tidak nyaman dengan tatapan Leo.
"Apa kamu tidak ingin menyiapkan makanan untuk calon suami mu"tanya Leo
"Tidak usah berlebihan, aku tidak ingin sungguh - sungguh menikah dengan kamu" Kata Lisa ketus
"Tunggu sebentar, aku akan membuat kan makanan" kata Lisa lagi dan berjalan ke arah tempat masak, membuat kan mie ayam untuk Leo,karyawan Lisa sudah di suruh pulang oleh Lisa,karena Lisa sedang tidak semangat membuka toko setelah kejadian ini.
Reni yang sudah menidurkan Kenzo sejak tadi, mendengar semua percakapan Lisa dengan Leo tentang pernikahan.
Lisa mengantar makanan untuk di makan Leo dan Romi di bantu Reni yang menyiap kan minuman.
Lisa lalu duduk di meja lebih dalam setelah itu, sambil menunggu Leo dan Romi makan.
"Kak, kakak yakin mau menikah dengar Pria itu? " Tanya Reni
"Iya, mau gimana lagi,semua demi Kenzo,lagian Kenzo menyukai nya dan seperti nya dia juga menyayangi Kenzo, hanya saja, yang buat kakak gak nyakin itu orang Tua nya, kakak gak nyakin mereka akan menerima kakak dengan status kakak yang seorang janda dan mempunyai anak" jawab Lisa tampak gelisah.
Setelah selesai makan, Leo pun mendekati Lisa dan Reni yang sedang duduk mengobrol di meja lain.
"Apa aku harus membayar untuk ini? " Tanya Leo
"Tidak perlu, apa kalian akan menginap? " Tanya Lisa
"Tidak, kami akan pulang, ini.. "Jawab Leo dan memberi kan ponsel nya.
"Untuk apa? " tanya Lisa dengan heran
"Agar aku bisa menghubungi mu, ingat lah status kita sekarang adalah kekasih" Kata Leo
"Apa maksud mu kekasih, kita bahkan tidak berpacaran" jawab Lisa
"Kita akan segera menikah, jelas saja kita sekarang adalah sepasang kekasih" kata Leo lagi dan membuat Reni dan Romi menahan tawa melihat sikap Leo dan Lisa.
"Hm,baik lah dan kalian berdua untuk apa tertawa, apa ada yang lucu? "kata Lisa sambil mengetik nomor telepon nya di ponsel Leo.
"Ini... " Kata Lisa
"Terimakasih sayang" Balas Leo
"Kamu ini.... " Kata Lisa kesal Leo terus mengoda nya.
Sementara Leo tampak senang melihat Lisa marah karena ulah nya.
"Kalau gitu aku pulang dulu"kata Leo dan berjalan menuju kembali ke perumahan dimana mobil nya terparkir.
"Nona, saya pamit dulu, terimakasih Mie nya sangat enak" kata Romi tersenyum tipis dan menyusul Leo yang sudah jalan lebih dulu.
"Ya Ampun, senyum nya itu, apa dia sedang meledek kakak? " Tanya Lisa ke Reni
"Tidak, dia sungguh - sungguh,mie kakak kan memang enak, Kakak akan menikah jadi makin sensitif ya sama orang" jawab Reni dan balik mengoda kakak nya.
"Dasar anak ini" Balas Lisa mengkelitiki perut Reni.
Reni pun lansung bergegas masuk ke dalam kamar untuk beristirahat, sementara Lisa masih memandangi Leo yang berjalan pergi.
"Semoga ini bukan kesalahan yang ku ambil" Batin Lisa
Bersambung
Anza sama Sisil .
Reni sama Romi
kan Jeni sudah pernah ketemu dengan lIsa ...
jeni bilang dia mantan Leo terus sekarang jadi teman dekat ....