NovelToon NovelToon
Dendam Aqila

Dendam Aqila

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Pelakor / Tamat
Popularitas:146.8k
Nilai: 5
Nama Author: saputri90

Aqila Mahendra, seorang gadis cantik berusia 21 tahun. Dia merupakan seorang mahasiswi disebuah universitas swasta di kota Jakarta. Ia bisa dibilang sebagai mahasiswi yang berprestasi di kampusnya, hal ini bisa di buktikan dengan beasiswa yang ia dapatkan dari tahun ke tahun hingga ia sampai di semester akhirnya.

Kemulusan hidupnya di dunia pendidikan tak sama dengan kemulusan hidupnya di dunia nyata. Hidup menjadi korban broken home bukanlah keinginannya, namun takdir sudah menuliskan kisah hidupnya sebagai seorang korban dari keegoisan sepasang suami istri yang sudah tak lagi sejalan, apalagi ada orang ketiga yang hadir di pernikahan mereka.

Selepas perceraian sang ayah dengan bundanya, Aqila tinggal bersama sang bunda dan keluarga barunya. Disaat tinggal bersama sang bunda malapetaka pun terjadi di dalam hidup Aqila.

Mau tau malapetaka apa yang terjadi di hidup Aqila?
Yuk simak ceritanya sampai selesai ya. Happy reading guys..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saputri90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Ditempat yang berbeda, Bram sedang memandangi pemandangan ibu kota dari jendela kamar hotelnya. Ia sudah mengetahui jika Aqilla sudah berada di kota ini. Setelah tanpa sengaja ia melihat sosok sang istri, ketika ia sedang menjenguk sang Daddy di rumah sakit tempat Aqilla bekerja.

Apalagi sang Dokter yang menangani sang Ayah menyarankan untuk melakukan operasi pemasangan ring dengan Dokter Aqilla, yang merupakan istrinya sendiri.

"Dia sudah kembali ke kota ini, tapi kenapa dia tak langsung menemuiku, tapi malah melanjutkan hidupnya tanpa diriku? Apa kau sudah melupakan ku Qilla?" Tanya Bram pada dirinya sendiri.

"Bram!" Panggil Sandra yang berdiri tak jauh dari keberadaannya, yang masih menatap pemandangan dari balik jendela.

"Apa kau sudah mendapatkan informasi yang ku butuhan San?" Tanya Bram tanpa menoleh kearah Sandra.

"Aku sudah bertemu dengannya langsung, Informasi yang ku dapat langsung dari mulutnya Bram." Jawab Sandra yang berjalan mendekati sepupunya itu.

"Apa yang dia katakan pada mu San? Kenapa dia tak mendatangi ku setelah ia kembali?" Tanya Bram yang kali ini menatap wajah sendu Sandra.

"Ku harap kau bisa menerima kenyataan, jika Aqilla meminta kau menceraikan dirinya. Dia sudah mantap untuk berpisah denganmu." Jawab Sandra yang membuat Bram terkejut.

"Dia ingin aku menceraikannya?" Tanya Bram yang ingin memastikan perkataan Sandra barusan.

"Ya Bram. Dia mantap ingin bercerai dengan mu. Alasannya kembali ke negara ini hanya karena ingin membantu Dito dalam menyembuhkan putrinya yang sedang sakit. Kemungkinan setelah selesai melakukan operasi anak Dito. Dia akan kembali meninggalkan negara ini." Ucap Sandra sesuai dengan apa yang di ucapkan Aqilla padanya sore tadi.

Memang Aqilla mengatakan seperti itu pada Sandra yang mendatanginya secara langsung di ruangan prakteknya. Niatnya ingin berpisah tanpa menyakiti perasaan Bram sedikitpun. Ia tak mau mengatakan yang sesungguhnya, jika ia akan memulai hidupnya yang baru bersama Dito nantinya, ketika Bram sudah menceraikannya.

"Never. Sampai kapan pun aku tak akan mengucapkan kata talak ku untuknya. Meskipun aku masih belum bisa mendaftarkan pernikahan kami secara tertulis dalam catatan negara sampai saat ini, tapi aku tak akan pernah menceraikannya. Aku sangat mencintainya. Tak akan aku biarkan dia pergi lagi dariku. Sandra." Tolak Bram yang terlihat berapi-api.

Tak terlintas dibenaknya, jika Aqilla kembali dengan permintaan yang tak pernah sedikitpun terpikirkan olehnya.

"Bram, dia sudah tahu kebiasaan mu dengan wanita malam setiap harinya. Dia jijik dengan mu Bram. Kau sudah menyakiti perasaannya." Ucap Sandra lagi yang membuat Bram terkejut.

"Apa? Bagaimana bisa ia mengetahuinya? Pasti Dito yang mengatakannya, bukan? Dia ingin menjatuhkan ku dimata Aqilla." Tuduh Bram pada Dito yang sama sekali tak pernah mengurusi hidup Bram.

Dito sama sekali tak perduli dengan kehidupan Bram. Bram mau lakukan apapun tak akan mencuri perhatian dirinya sedikit pun, karena Bram bukanlah orang yang penting di dalam hidupnya.

"Tidak Bram, dia mencari tahu sendiri dari kenalannya. Kau memang salah Bram, tak seharusnya kau melakukan kebiasaan burukmu setiap malam. Mungkin jika dulu kau belum menikah dengannya. Dia tak perduli dengan apa yang kau lakukan tapi sekarang, meskipun dia adalah istri sirih mu, dia tetap istri mu. Istri mana yang tak sakit hatinya jika mengetahui suaminya bersenang-senang setiap malam dengan wanita yang berbeda, disaat dirinya dalam masa pelarian, menyelamatkan diri dari kekejaman mertuanya." Pungkas Sandra yang kemudian meninggalkan Bram.

Sandra sangat paham betul apa yang tengah dirasakan oleh Aqila dan juga Bram. Dia tak membela satupun dari mereka, ia tak mau masuk lebih dalam dengan urusan pribadi saudara sepupunya dan juga sahabatnya.

"Aku ingin menemuinya San, apa dia bersedia untukku temui?" Tanya Bram yang menghentikan langkah Sandra yang pergi meninggalkan sepupunya.

"Aku tak yakin dia akan mau diajak bicara dengan mu secara pribadi, tapi jika kau memang niat ingin bertemu dengannya, kamu bisa datang lebih pagi ke rumah sakit untuk menjenguk Daddy mu, karena esok pagi, Aqilla di jadwalkan mengobservasi kesehatan jantung Daddy mu." Jawab Sandra yang kemudian kembali meneruskan langkahnya.

Malam ini sudah dapat dipastikan jika Bram tak akan bisa memejamkan matanya, karena terus memikirkan permintaan Aqilla yang ingin diceraikan oleh dirinya.

Untuk menghilangkan penat. Bram menjalankan mobilnya kesebuah apartemen mewah yang tak ia ketahui jika gedung partemen itu adalah milik Dito, yang juga di tinggali oleh Aqila dan juga Dito di sana.

Bram mendatangi apartemen ini untuk menemui patner ranjangnya, siapa lagi kalau bukan Nani.

Ting tong... [Suara Bell unit apartemen Nani di lantai 23 di tekan oleh Bram].

Nani membukakan pintu apartemen pemberian Bram dengan hanya mengunakan lingerie, ia tahu Bram akan datang ke apartemennya, karena pria itu sudah menghubunginya sebelumnya.

"Hai Om," sapa Nani yang langsung menyosorkan bibirnya pada bibir Bram.

"Buat aku bisa tidur Nani," ucap Bram yang sudah mulai aktif mengerayangi tubub Nani.

"Tentu saja Om, Nani akan buat Om bisa tidur seperti biasanya. Tapi Om mau dibangunkan jam berapa hum?" Tanya Nani yang sudah tak bisa menahan dirinya.

Tubuhnya terus menggelinjang ketika Bram terus menciumi leher jenjangnya.

"Bangunkan aku jam enam pagi, aku harus kerumah sakit menemui seorang dokter yang akan mengoperasi Daddy ku." Jawab Bram yang sudah di penuhi hasrat ingin bercinta dengan Nani.

Malam itu meski sudah lebih dari dua ronde permainannya. Bram masih belum bisa memejamkan matanya. Dia atas balkon kamar, Bram duduk sambil menyesap hampir dua bungkus rokok dalam waktu satu jam. Ini merupakan hal yang tak biasa.

Nani yang sudah kelelahan memandang tak tega, ia tahu jika Bram sedang banyak pikiran dan stres. Dengan menggunakan selimut Nani mendekati Bram.

"Om, berbagilah cerita dengan ku, siapa tahu sedikit meringankan beban pikiran mu." Ucap Nani yang ikut duduk bersamanya.

"Aku pernah bercerita pada mu, jika aku memiliki dua istri bukan?" Tanya Bram pada Nani, agar Nani mengingatnya.

"Ya Om, Nani ingat. Apa ini mengenai istri kedua Om yang menghilang?" Tanya Nani yang menyadarkan tubuhnya di dada bidang Bram.

"Ya. Dia sudah kembali, tapi dia kembali untuk berpisah dengan ku. Ia ingin aku menceraikannya." Jawan Bram yang menatap awan gelap yang di taburi bintang-bintang.

Ada rasa khawatir di hati Nani, ketika ia mengetahui istri kedua yang sangat dicintai Bram telah kembali. Ia mengkhawatirkan nasibnya setelah ini. Ia pasti akan tersingkir dan terbuang dari hidup Bram.

"Lantas apa Om akan menceraikannya?" Tanya Nani yang begitu ingin tahu keputusan Bram yang akan menentukan nasib dirinya kedepannya.

1
Mama Gezkara
aku suka ceritanya kaaakkk
Orang Pinggiran
ceritanya bagus terus gimana kalau mau lanjut ngebacanya?🙏🙏
Ricka Monika
kisahnya drama banget 👍
Ricka Monika
wah Dito kayaknya mau bundir nih
Ricka Monika
apa yg di bilang td sm Bram,hellooo perbuatan mu itu salah tau salah besar😡
Ricka Monika
lah gak sadar diri,cermin mana cermin🪞
Ricka Monika
beh egois cinta tp menelantarkan istridi saat badai menghantam nya kalo gak ada Dito udah KO istrimua
Ricka Monika
jelaslah kau saja TDK mau menyelamatkan istrimu dr ortu mu yg gila itu, wajar dia melupakanmu bercerminlah🤧😡
Ricka Monika
istri orang hanya status tapi TDK di nafkahi sm Bram berarti sudah bisa dibilang bercerai Krn TDK di beri nafka lahir dan batin,
Ricka Monika
dendam Aqila terbayar sudah,tapi kenapa Dito tau ya Aqila melakukan balas dendam terhadap keluarganya 🤔dan anehnya si Dito Mala menyetujui tindakan Aqila hanya gara" puas dngn pelayanan Aqila di ranjang 🙄😏🤨
Ristieriswanharti
bener² nyesek
Ristieriswanharti
sebenarnya dito sudah mencintai qila
tp dia sadar hanya Bram yg di cintai qila
Ristieriswanharti
ini sebenarnya alurnya mau di bawa ke mana thor
kok kaya aneh gitu ya aq bacanya
Ristieriswanharti
sebenarnya aku ga mudeng blas alur ceritanya tapi udah terlanjur baca sampai disini nanggung kalo ga di terusin
Ristieriswanharti
owalah dasar qila goblok
bram kaya gitu masih mau saja
diminta untuk ninggalin wanitanya aja Masih pikir² ee masih mau aja sama bram
Ristieriswanharti
ini sebenarnya gimana si qila
Ristieriswanharti
cerita muter ga karuan
Ristieriswanharti
aq kok sebal dengan si Bram laki² gak punya ketegasan bisanya menangis menangis dan menangis serta meratap
egois ingin memiliki tanpa mau berusaha dengan cara yg benar
Ristieriswanharti
cerita ini kebanyakan pemeran jadi kadang pemeran lain sampai hilang gitu aja
Ristieriswanharti
ngeri yaa
mungkinkah dunia para bangsawan seperti itu di dunia nyata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!