NovelToon NovelToon
THUNDEROUS

THUNDEROUS

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Horor / Supernatural / Vampir / Manusia Serigala / Epik Petualangan / Persahabatan / Penyeberangan Dunia Lain / Roh Supernatural / Barat
Popularitas:157k
Nilai: 5
Nama Author: ittiiiy

Lanjutan Kisah dari Caelvita-119 yang sudah resmi menjabat yakni tokoh utama andalan Felix bersama dengan Pemimpin Alvauden Cain dan juga Tan, Teo dan Tom yang masih belum diketahui bagaimana kabarnya. Di season kedua ini, kita akan bisa melihat bagaimana perubahan Tiga Kembar.

Setelah Perang Besar Pertama Caelvita-119, Viviandem sudah dibangkitkan dan semua aktivitas di Mundebris kembali berjalan normal. Hingga terdapat masalah pertama yang muncul di Penjara Aluias. Disinilah awal mula konflik di season kedua ini dimulai.

Di season dua ini juga akan lebih menunjukkan bagaiamana permusuhan antara Aluias dan Sanguiber. Bagaimana kedua Viviandem dari Kerajaan yang berbeda ini selalu saja tidak pernah sependapat. Tapi Felix sendiri lahir dari Ayah yang seorang Raja Aluias dan Ibu yang seorang Ratu Sanguiber.

Apakah dengan itu, Aluias dan Sanguiber bisa berdamai? atau tetap saja tidak memberi perbedaan besar?!
Silahkan simak kisahnya, selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ittiiiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34 : Bagian Inikah Yang Dirindukan?!

"Jadi bagaimana?! Darimana kita harus memulai?!" tanya Teo.

"Tidak tahu Teo, kita tidak bisa menetapkan memulai darimana karena sudah tertinggal jauh." kata Tom.

"Aku sudah bilang, kita harusnya mencarinya sejak awal poster itu kutemukan!" kata Cain mengomel bolak-balik di depan Felix menunjukkan protes keras.

"Santai Cain, dari yang kudengar saat itu Felix barusaja bangun ...." kata Tan mencoba menenangkan situasi, "Walaupun kalian mulai mencari saat itu, bisa saja sama seperti sekarang ...."

"Aku tidak mau mendengar soal pikiran positif lagi Tan!" Cain jengkel.

"Kalau begitu pikiran negatif ...." kata Teo mencoba mencairkan suasana tapi dapat pukulan dari Tom, "Serius?! Harus banget ya kau memukulku?!" Teo jadi badmood juga.

"Bahasa yang cepat kau mengerti hanya itu, jadi ...." kata Tom tanpa rasa bersalah.

"Setidaknya kalau kita sudah mulai tahu Cairo tidak bisa ditemukan oleh Felix saat itu, kita bisa mengubah keadaan. Kami tidak perlu melakukan perjalanan sia-sia." kata Cain masih tidak bisa berhenti berjalan mondar-mandir sambil berbicara. Karena kakinya terasa gatal ingin berlari saat itu juga.

"Itu akan menjadi time line berbeda, kita akui saja kalau yang inilah terbaik dan masih bisa kita perbaiki." kata Tan.

"Aku bisa kembali dan mengubahnya ...." kata Cain tiba-tiba berhenti bergerak.

"Tidak!" untuk pertama kalinya Felix mulai menyuarakan pendapatnya dalam debat itu, "Ada alasan kenapa ini terjadi, ini sudah takdir ... tidak usah mengubah hal kecil seperti ini."

"Iya, kita jalani saja ... mungkin inilah time line terbaik." kata Tan.

"Lihat kalian berdua, serasi sekali. Seharusnya kalian menikah!" kata Cain kesal.

"Kekuatan Leaure Sejati bukan untuk mengubah hal sepele seperti ini Cain!" kata Felix.

"Ohya, darimana kita tahu kalau ini bukanlah hal sepele?!" kata Cain maju tepat di depan wajah Felix berteriak.

"Mulai lagi mereka, pasti akan akur lagi beberapa menit kemudian." kata Teo dengan suara pelan.

"Kali ini beberapa jam sepertinya! Taruhan 10 koin Leaure." kata Tom.

"Cool!" sahut Teo.

"Berhenti bertengkar! Tidak akan ada solusi dan hasil yang didapatkan kalau kita hanya saling meneriaki satu sama lain. Hasil yang didapatkan hanyalah suara kalian akan hilang." kata Tan.

"Jangan sok menengahi kalau kaupun tidak punya solusi!" kata Cain.

"Waw, kau jadi makin menyebalkan Cain ...." kata Tan tercengang.

"Tidak ada cara lain, kita hanya bisa melakukan satu cara." kata Teo bangun dari duduk manisnya.

"Jangan membuat lelucon, Teo!" kata Cain.

"Kau pikir aku pelawak?! Aku ini ... Em ... Bank ide tahu!" kata Teo.

"Ohya, kalau begitu katakan! Biar aku yang menilai kau itu memang pelawak atau bukan!" kata Cain bersedekap lengan.

"Hahh ... sejak kapan dia jadi menyebalkan begini?!" kata Teo menyenggol Tom.

"Entahlah ... mungkin sejak aku selalu sendirian dalam waktu yang sudah tidak terhitung berapa lama. Pertama menjalani hukuman dan kemudian menjelajahi waktu. Kau pikir aku akan tetap jadi anak baik-baik setelah mengalami itu semua sendiri?!" kata Cain.

"Tanpa itupun, sebelumnya kaupun sudah menyebalkan sih ...." kata Teo disambut tawa oleh Tan, Tom dan Felix yang menyembunyikan wajahnya, "Hanya seperti terjadi peningkatan level, setelah kau menjelajahi dunia game dan mendapatkan item yang membuat kekuatanmu bertambah, oh ... aku tahu sepertinya kau mendapat item kepribadian buruk." Teo tidak hentinya membuat Cain jengkel.

"Kalau yang mau katakan itu adalah omong kosong, jangan berani-berani kau katakan! Atau aku akan melemparmu masuk kedalam mulut Alex." kata Cain.

"Okey, cukup bercandanya! Yang mau aku katakan adalah kita hanya bisa menelusuri jalur pelarian Cairo. Mulai dari Penjara di Istana Aluias. Hanya itu satu-satunya cara!" kata Teo.

"Tidak, aku akan membunuhmu saja!" Cain sudah tidak bisa menahan dirinya dan mulai mengejar Teo, "Kau pikir aku tidak memikirkan hal itu?!" teriak Cain dengan Teo yang berlari menyelamatkan dirinya.

"Cain ... dia sangat terbebani sebagai seorang Leaure Sejati. Kuharap kalian mengerti ...." kata Felix.

"Harusnya kami yang mengatakan itu, hanya kalian berdua yang terus bertengkar disini. Kami sih tidak masalah." kata Tom yang membuat Tan tidak bisa menahan tawa. Tan sangat ingin mengatakan itu tapi terus tertahan diujung lidahnya. Untungnya Tom bisa memberanikan diri mengatakan itu.

"Waw!" Tan terpaksa harus berhenti tertawa karena Moshas hampir saja mengenainya kalau tidak menghindar dengan cepat, "Apa-apaan Teo?!" Tan protes.

"Itu bukan aku, dia yang merebut Winn kemudian melemparnya!" Teo menunjuk Cain sambil saling bergulat dan berguling-guling diatas rumput bersama dengan Cain.

"Enak saja, itu senjatamu! Salahmu tidak bisa menjaganya dengan baik!" kata Cain kini mencekik Teo.

"Okey, sudah cukup! Aku sudah muak!" Tom maju untuk melerai. Sayangnya dia berakhir juga bergabung dalam perkelahian kekanak-kanakan itu, "Baiklah, mari kita berkelahi!" Tom kehilangan kesabarannya.

"Aku tidak yakin, bagaimana mungkin aku merindukan ini?!" kata Tan tidak habis pikir tapi kemudian menoleh sedikit, Tan melihat senyuman terlukis diwajah Felix. Walau akhirnya ditutupi juga setelah Felix sadar sedang diperhatikan, "Sepertinya kau tidak berpikiran begitu, ya?!" Tan menyeringai.

"Sepertinya kita memang harus melakukan sesuai ide Teo, detektif selalu kembali dimana itu dimulai." kata Felix.

"Apa?!" Cain berteriak protes karena mendengar ucapan Felix barusan.

"Bagaimana bisa kau mendengarnya saat sibuk berkelahi?!" Tan heran.

Pertengkaran diantara Cain, Teo dan Tom terhenti, "Kau pikir kita bisa masuk ke Istana Aluias dengan bebas?! Mengetuk pintu dan dibukakan pintu disambut hangat dan disuguhkan teh?! Itu sama sekali tidak akan pernah terjadi! Ini bukan lagi seperti saat Viviandem belum dibangkitkan, kita tidak bisa bebas memasuki istana lagi. Kali ini ada yang menjaga dan kedatangan Alvauden ke Istana menunjukkan ada sesuatu yang besar terjadi apalagi Caelvita. Bahkan aku sudah tidak bisa ke Istana Leaure lagi kalau bukan karena keperluan misi." kata Cain dengan rambut acak-acakan dan penuh rumput. Rumput disana juga tidak berhenti mengomel tapi Cain tetap melanjutkan apa yang ingin dikatakannya.

"Cain ... sejak kapan kapan kau jadi pengecut kutu buku tidak berdaya begini?!" kata Teo, "Wow ... okey ... okey! Sorry berlebihan menyebutmu pengecut!" Teo tidak punya pilihan karena Cain memunculkan Orogla, "Lalu apa?!" Teo heran karena emosi Cain masih kelihatan, "Kutu buku?!" sambil menebak-nebak soal kata yang membuat Cain emosi.

"Tidak berdaya, kau bisa saja memanggilku pengecut dan kutu buku adalah pujian untuk kau ketahui ... tapi tidak berdaya? Percayalah Teo aku tidak begitu." kata Cain.

"Dan membosankan, kalau boleh kutambah!" kata Tom.

"Hentikan! Semakin kita menunda waktu, apapun yang membawa Cairo tidak berhenti." kata Felix.

"Kita akan selalu punya cara ...." kata Tan.

Sesuatu yang besar mendarat membuat getaran pada tanah dan angin kencang membuat daun pada pepohonan banyak yang berguguran. Alex datang langsung berada dibelakang Felix dengan kepala tepat diatas Felix. Sangat sama persis seperti saat peperangan.

"Kau memanggilku?!" tanya Alex.

"Ayo penumpang, kita akan terbang menggunakan Alex air ... silahkan siapkan registrasi untuk bisa mendapatkan tiket. Dengan berhenti berkelahi dan membersihkan diri secepatnya!" kata Felix.

"Aku rapi!" kata Teo.

Cain dan Tom mendengus kemudian memukul jidat Teo bersamaan, "Bercerminlah!"

...-BERSAMBUNG-...

Halo My Calm Readers,

Karena waktu di Unlucky manggilnya Lucky readers jadi sekarang di Thunderous saya panggil Calm gitu ya😅

Jadi, Calm Readers ... kalian udah tahu belum kalau ada fitur tonton iklan di bagian gift/hadiah. Kalau tidak ada poin, bisa tonton iklan loh. Totalnya ada 10x nonton dan satu kali iklan setara dengan 10 dukungan juga. Ini berlaku setiap hari, jadi kalian bisa memberikan hadiah sebanyak 100 tiap harinya tanpa harus menggunakan poin. Alias gratis tis!😁 Wah asyik banget ya🤗

Caranya gampang, tinggal klik bagian ikon gift/hadiah. Terus klik tonton iklan gratis, selesai deh. Kalian mendukung tanpa harus mengeluarkan poin😉 atau kalau lagi gak ada poin, bingung mau dukung gimana ... dengan cara ini kalian tetap bisa menunjukkan dukungan walau sedang kehabisan poin🤗

Selamat mencoba!

1
R⃟•D•I👏OFF
kapan lanjut kk
R⃟•D•I👏OFF
bagus banget
Vazdlia
kangen FCT3 kemana kah ini?? udh lama gak up 🥲🥺
Restia Nia
rindu FCT3 kak.....
Vazdlia
yaa ampun sampe lupa ini nyampe mana ceritanya, terakhir ini ngapain mereka aku sampe lupa 😭😭
With_maysa
semangat kaaaak😇💪🔥🔥🔥
Vazdlia
masih menunggu 🙂🙂
Restia Nia
masih menungguuu😊😊😊
🍉SEMONGKO
tuyulku tampil/Facepalm//Facepalm//Facepalm/,,
Restia Nia
selamat tahun baru 2024 juga buat kk author,, semoga apa yg di cita²kan akan terijabah ditahun ini, semoga semakin semangaaatt,,,💪💪💪💪
ittiiiy: Aamiin/Pray/ semoga sehat selalu juga dan apa yg diinginkan tahun ini perlahan" smuanya tercapai/Smile/
total 1 replies
Andi Hasni
sehat selalu thor
Suya
asik 🙈
Andi Hasni
/Drool//Drool/
Restia Nia
selamat berjuan Tan.. semoga sukses..
doaku menyertaimu...🤲🤲🤲😁😁😁
ikut deg²an yaaaahhh🤭
ittiiiy: Kasian operasi sendirian/Facepalm/
total 1 replies
🌸 Sunshine 🌸
keren ceritanya. 👍👍👍
Nikodemus Yudho Sulistyo
'Lini Masa' mampir nih.
༄༅⃟𝐐QueenCy
mampir kk
WiraBP
+1 vote! semangat 🔥🤭
WiraBP: bener🤭😆
total 4 replies
Andi Hasni
sehatki selalu thor
Taki
Semangat 🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!