NovelToon NovelToon
Overly Handsome

Overly Handsome

Status: tamat
Genre:Komedi / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:114.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nov & Van

Tampan dan mempesona itulah aku.

Aku mendapat perlakuan buruk dari masyarakat karena wujudku yang buruk rupa, bahkan kesialan sering menyertaiku. Aku putus asa dan mengakhiri hidup yang menyebalkan ini.

Namun, Tuhan berkehendak lain. Dia memberiku kesempatan kedua untuk hidup kembali setelah menerima ketidak adilan, tentunya kesepakatan ini tidak akan aku sia-siakan, apalagi dengan wujud tampan ini.

Namun, menjadi tampan dan mempesona itu tidak terlalu enak seperti yang ku pikir, aku terlibat banyak masalah sampai menyeret ku ke jurang kematian. Aku tak hanya terlibat dengan para wanita, akan tetapi oktum penegak hukum dan sekelompok kriminal juga.

Tuhan benar-benar mempermainkan hidupku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nov & Van, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

-

Tokoh utama wanita dalam peran ini di perankan oleh Cici, dia memiliki paras yang cantik cocok dengan karakter ambisius dan ceria, sedangkan asima menjadi teman dekat Cici dalam drama yang diam diam menyukai bram alias aku sebagai pemerannya.

Watak Cici di drama ini sangat ambisius dia akan mengejar dan mempertahankan apa yang jadi miliknya, meski harus melepas teman terbaiknya.

Sedangkan Asima berwatak pendiam dan cupu, tidak ada cowok yang menyukainya namun tidak dengan Heri alias wakil ketua yang berperan sebagai orang yang menyukai Asima namun tidak bisa mengungkapkan perasaannya.

Sisanya sebagai peran pendamping.

Namun anehnya ketika sampai di sin dimana aku akan mencium merangkul pinggang Asima ketika ia terjatuh Heri alih alih merebutnya dariku dengan mata menyala dia menatapku.

Aku kaget kemunculannya begitu cepat seharusnya dia muncul setelah beberapa saat dan hanya dia melihat kami berdua bukan seperti SEKARANG  INI!

"Jangan sentuh dia!" Tegasnya.

Aku kaget ini gak sesuai dengan naskah yang ada, aku melihat pembinaan geleng-geleng kepala panik.

"Aku hanya menolongnya, tidak ada maksud lain," kataku.

"Bacot!"

Hatiku mendadak keras ingin aku semprot balik, tapi aku tidak ingin keluar dari jalur cerita meski sudah keluar sih.

Asima menarik tangan Heri untuk pergi, meski Asima tau Heri melenceng dari jalur cerita dia tetap profesional mengimbangi suasana.

"Awas lu!" Ancam Heri melangkah mundur mengikuti tarikan Asima.

Aku rasa itu bukan sekedar ancaman biasa namun lebih kek serius.

Nani?!

Meski keluar jalur kami tetap profesional memainkan peran.

Tapi

Ketika di sin gue bakal cium Asima yang nangis akibat Cici yang mutusin persahabatan mereka sejak kecil, Heri datang narik kerah bajuku, satu bogem menghantam wajahku.

BUUUK!!!

Seluruh penonton nampak kaget meski aku tidak melihat mereka yang pasti filingku berkata begitu ketika ada yang teriak dan seketika suasana sepi.

Bukan sekali Hero bogem aku, namun berkali-kali untung aku menangkis setiap bogem dan lepas dari cengkramannya.

Anjayyyyyyyyyy! Sakit Wak! Ni anak punya masalah apa denganku?!

Aku bisa dengar para penonton berbisik tentang Heri yang membogemku dengan sangat nyata.

LAH EMANG NYATA?! KALIAN KIRA INI BOHONGAN?!

Oh iya ini drama.

TAPI INI NYATA ANAK! INI BOGEM GUE BENARAN!

Meski begitu aku tetap profesional untuk terbawa emosi mengingat untuk tidak merusak alur cerita meski sudah dirusak orang lain.

"Jauhkan bibir busukmu dari Desteny(Asima)!"

Desteny karakter yang diperankan Asima.

Sungguh kalimatnya barusan seperti bukan cibiran biasa, itu seperti hinaan padaku.

"Aku tahu kau hanya modus, mengambil kesempatan dalam kesempitan!" 

Aku menjilat bibir yang terasa kering akibat ulahnya, gak tau mau balas apa lagi, yang pasti ini sudah melenceng jauh.

Dan lagi jika dilanjutkan ke cerita justru tidak nyambung. Terpaksa aku juga harus melenceng dari jalan.

Sungguh gak disangka saat aku membalas perkataannya, malah terjadi adegan gelut.

Tak tinggal diam aku ikut melawan, anehnya para penonton malah semakin serius nontonnya.

Ada apa ini? Kenapa tidak ada yang melerai.

"BERHENTI!" Pekik Asima.

Melerai kami berdua.

Hampir babak belur baru dilerai dari tadi kenapa hanya dilihat saja. Dengan santainya Asima melanjutkan dialognya sesuai naskah dan bilang jika dirinya tak ingin melihat kami bertengkar lalu membawa Heri pergi.

Akhir dari cerita ini aku menjadi pacar Cici tapi dalam hati menginginkan Asima, karena kehendak orang tua lah aku menerima Cici.

~Tamat~

Plok plok plok...

Suara tepuk tangan disertai siulan dari penonton yang seperti lautan.

Kami naik kembali ke atas panggung bersama-sama saling membalas lambaian pada penonton lalu kembali ke balik tirai.

1
Riaaimutt
sangat menghibur...🤩🤩
Riaaimutt
naniiii 😄😄
Riaaimutt
mati 2x donk 😅😅
Riaaimutt
tuhan pun terlalu 😅
Riaaimutt
hm.. menarik
auto fav 😍
Rivannno
gak jelas anjig
El_Tien
beneran kah
El_Tien
gak terasa akhirnya aku mampir lagi
El_Tien
semangat up Thor
El_Tien
aku mampir
chacha
next chapter
❄A. M. A❄
up lagi thor🥰
❄A. M. A❄
up lagi thor 🥰
❄A. M. A❄
lanjut thor 👍
❄A. M. A❄
kok kayak di ulang 🤔
Avan: error sepertinya sehingga terjadi kesalahan upload episode menjadi ganda
total 1 replies
Chui Lhan Sheng
uhhh.. moza memang bisa di andalkan🙄
🌹glory🌹
jahatnya dikira mba kun🤣.. hadir thor
El_Tien
aku mampir lagi,
semangat up
Chui Lhan Sheng
notif nya suka belakangan muncul🤕

semangat up, biar cepet naik😏
El_Tien
terus lanjutin ceritanya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!