Raiden seorang remaja yatim piatu berusia 18thn berasal dari desa yang baru saja lulus SMA berniat untuk melanjutkan Kuliah di luar kota Meninggalkan desa tempat nya dibesar kan
Disaat Ia tengah duduk di taman karna lelah sehabis mencari kos untuk Ia tempati salama kuliah. Tetapi tiba'' Ia dikagetkan dengan suara datar serta sebuah panel transparan di depan wajah nya
[Ding]
[Selamat datang Host di Sistem ''MY SYSTEM"" Sistem kekayaan tiada batas]
[Apa Host ingin melanjutkan pemasangan Sistem?]
[Ya/Tidak]
'' Sistem? Apa ini sistem yang sering aku baca di novel? '' Tanya Raiden
[Ya. Bisa dikatakan begitu]
[Jadi, Apa Host ingin melanjutkan pemasangan Sistem?]
'' Emmm... Baiklah aku akan mencobanya tidak ada salahnya kan mencoba dari pada penasaran '' Monolog Raiden
'' Ya '' Ucap Raiden sambil mengklik tombol yang ada di panel transparan tersebut
[Diharapkan Host tetap dalam kondisi sadar selama proses pemasangan]
[Proses pemasangan Sistem akan dilakukan dalam 3...2..1.]
'' Aaakkkhhhhh '' Teriak Raiden Kesakitan untung saja kondisi taman sedang sepi
1%
20%
35%
50%
75%
100%
[Selesai]
[Selamat kepada Host telah berhasil melakukan pemasangan Sistem]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 🍁ZERO🍁, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35. TANTANGAN
Buukk...
Auww...
" Rai, loe gpp " Ucap Jonathan kaget ketika ada batu yang mengenai Raiden
" Iya gue gpp " Ucap Raiden sambil menyentuh pelipis nya yang terkena lemparan batu
" Gpp gimana itu pelipis loe berdarah kaya gitu masih bilang gpp " Ucap Rose ketika melihat pelipis Rai yang mengeluarkan darah
" Siapa sih yang maen lempar aja " Ucap Brian kesal
" Noh dia yang udah ngelempar batu tadi " Ucap Liora menunjuk ke arah orang yang tadi melempar batu
" Oh jadi loe yang udah ngelempar batu ke temen gue " Ucap Brian menghampiri orang yang tadi dia hajar
" Masih belum puas loe gue hajar atau mau lagi, nih rasain " Lanjut Brian sambil memukul tengkuk leher orang itu hingga pingsan
Buukk...
" Wah sadis loe Bri, anak orang sampe pingsan gitu " Ucap Jonathan saat melihat Brian memukul orang itu hingga pingsan
" Bodo amat, salah siapa cari masalah " Balas Brian cuek
" Oh iya gue lupa, masih ada satu orang lagi yang tersisa " Lanjut Brian menoleh ke arah Alex yang sedang berdiri mematung sedari tadi
" Iya gue juga hampir lupa, untung loe ingetin gue Bri " Ujar Raiden menimpali
" Ma..u apa kalian berdua " Ucap Alex saat Raiden dan Brian berjalan menghampiri nya
" Mau apa terserah kita dong " Ucap Raiden santai
" Kenapa takut? " Tanya Brian mengejek
" Siapa yang takut, jangan karna loe berhasil ngalahin anak buah gue, loe udah merasa menang dari gue " Ujar Alex beralasan
" Klo memang loe berani, loe harus terima tantangan dari gue " Lanjut nya menantang
" Tantangan? tantangan apa? " Tanya Raiden datar karna orang ini tidak pernah mau mengakui kekalahan nya tapi yang ada malah nambah masalah
" Gue nantangin loe buat tanding basket sama gue, one by one, gimana " Jawab Alex tersenyum Angkuh karna bagaimana pun dia adalah ketua klub basket di kampus tentu saja dia percaya diri akan menang
" Basket? " Ucap Raiden mengangkat alis nya sebelah
" Ya, gimana apa loe takut " Ucap Alex tersenyum remeh
" Ngapain gue takut. tapi apa keuntungan gue klo menang dari loe? " Tanya Raiden dingin
" Hahaha..loe menang gk mungkin, jangan mimpi " Ujar Alex tertawa menghina
" Baiklah keuntungan nya klo loe menang gue gk akan gangguin Rose lagi dan gue juga bakal keluar dari kampus, tapi klo gue yang menang loe yang harus jauhin Rose dan keluar dari kampus " Ucap Alex
" Gimana, loe terima " Lanjut nya lagi
[Terima saja Tuan]
" Tapi apa kamu yakin sistem jika aku bisa mengalahkan nya? " Tanya Raiden pada sistem
" Karna walaupun aku bisa bermain basket tapi tetap saja aku tak yakin bisa mengalahkan Alex " Ucap Raiden
[Tentu saja yakin Tuan]
[Karna sekarang Tuan mempunyai skill Pemain]
[Dengan skill itu Tuan dapat bermain basket seperti seorang profesional]
" Oh benarkah sistem? " Tanya Raiden meyakinkan
[Tentu saja Tuan mana mungkin sistem berbohong]
" Hmm..baiklah klo gitu aku akan menerima nya " Ucap Raiden yakin
[Semangat Tuan]
" Terima kasih sistem " Ucap Rai tulus
[Sama-sama Tuan]
" Rai jangan di teri... " Ucapan Brian terhenti karna Raiden langsung memotong nya
" Ok gue setuju " Ucap Raiden menyetujui
" Oke klo gitu, gue tunggu seminggu lagi kita tanding " Ucap Alex kemudian dia pergi meninggal kan mereka semua di ikuti pasukan nya yang sudah sadar dari pingsan
" Rai..apa loe gila kenapa malah nerima tantangan Alex, loe tau kan Alex itu ketua klub basket di kampus bahkan dari SMP dia juga udah jadi ketua basket, gimana cara nya loe bisa menang " Ucap Brian kesal
" Iya Rai, bener yang di bilang Brian gimana klo dia yang menang pasti loe di suruh keluar dari kampus " Ucap Jonathan membenarkan ucapan Brian
" Lagian dia itu cuma mancing loe supaya nerima tantangan nya, biar klo dia menang bisa ngeluarin loe dari kampus " Tambah Liora
" Ok..ok.. sekarang kalian tenang dulu, kalian percaya sama gue kan? " Tanya Raiden pada teman-teman nya yang di balas anggukan kepala oleh mereka
" Nah klo kalian percaya sama gue kalian harus tenang serahin semua nya sama gue, gue pasti bakal menang dari Alex " Ucap Raiden menyakinkan
" Tapi Rai... "
" Bri..percaya sama gue " Ucap Raiden memotong ucapan Brian
" Hahh..terserah loe deh, gue percaya sama loe " Ucap Brian menghela nafas
" Yaudah klo gitu yok pulang, nanti kita bahas lagi di cafe " Ucap Jonathan mengajak mereka pulang
" Hmmm..yok " Ujar mereka serempak
Setelah nya mereka semua segera pergi meninggalkan tempat itu untuk pulang ke rumah masing-masing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hello Guys
balik lagi sama Othor ganteng
yang ganteng nya udah kaya Park Chanyeol
hehehe...janda..janda..uuppss...canda maksudnya
Apa ada yang mau request lagu yang mau di nyanyiin sama Raiden di cafe nanti. klo ada komen ok tapi jangan yang susah-susah ya pilihan nya K-pop atau Indonesia.
Jangan lupa Like, Komen dan Vote ya guys
See You Next Time Guys😉😉...bye...bye...
lope..lope..se gunung deh buat kalian
❤❤❤