Kayla terpaksa menjadi pengantin pengganti akibat ulah dari Kakaknya Silvira yang melarikan diri dari pernikahannya sendiri.
Lantas bagaimakah Kayla menjalani perannya sebagai istri dari Adrian, Pria egois juga angkuh dan bagaimana jugakah Kayla menjalani perannya menjadi ibu sambung dari Miya putri Adrian yang amat menyebalkan serta berlaga layaknya sudah dewasa padahal Miya sendiri masih bocah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 34
"Turunin Mas, Key mau tidur tolonglah." Rengek Kayla dalam gendongan Adrian.
Tapi Adrian malah tidur mengiyakan permintaannya dan tetap membawa paksa Kayla ke kamar mereka.
"Nah, justru itu aku membawamu ke kamar kita. Kalau ngambek, ngambek saja. Tapi tidak boleh tidur di kamar Miya." Titah Adrian.
Kayla cemberut. "Ya sudah, aku tidurnya diruang tengah saja."
"Tidak boleh!" jawab Adrian cepat.
"Cukup tadi malam kau meninggalkanku tidur sendirian di kamar. Untuk malam seterusnya kalau kau masih ngotot tidur di kamar lain. Nantikan saja hukuman dariku!"
"Ini masih siang, berarti tidak masalah kalau aku tidur di kamar lain. Sekarang lepaskan aku."
Adrian menuruti kemauan Kayla. Brakk, dia menelepaskan Kayla dari gendongannya dan menghempaskan Kayla ke atas tempat tidur yang berada dalam kamar mereka.
Kayla pun tersadar kini mereka sudah sampai di dalam kamar.
"Sekarang tidurlah bukannya tadi kau katakan kau mengantuk, Key." Adrian memasang wajah datarnya.
"Aku tidak mau tidur di sini." Dumel Kayla sambil bangkit.
"Tidur Key!" perintah Adrian tidak mau dibantah seraya menatap Kayla tajam.
Kayla pun menurut dan kembali berbaring merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Benar kata Adrian dia memang mengantuk hingga tidak butuh waktu lama bagi Kayla untuk sampai di alam mimpinya. Nafasnya mulai teratur dan dia pun dengan nyenyaknya tertidur.
Tidak adanya pekerjaan kantor yang begitu penting untuk diselesaikan segera membuat Adrian tertarik melakukan hal yang sama dengan yang Kayla lakukan yaitu tidur siang.
Beda dengan Kayla yang begitu mudahnya terlelap begitu saja. Adrian malah sangat sulit untuk tidur sebab tidak terbiasa tidur di siang hari.
Adrian berguling ke kanan-kiri, berbaring dengan tidak tenang.
5 menit,
15 menit,
30 menit,
"Key, bangun Key.." Adrian menepuk-nepuk pelan pipi Kayla, mencoba untuk membangunkannya.
Mmmmmm,
Kayla mengeram merasa terganggu dengan yang Adrian lakukan padanya. Tapi dia enggan untuk membuka matanya.
Adrian tidak kehabisan akal, dia pun mendudukkan tubuh Kayla. Tapi tetap saja masih sama, Keyla enggan untuk membuka matanya dan malah kembali berbaring seraya memeluk gulingnya erat.
"Kau bangunlah Key, kita ngedate yuk. Jangan tidur lagi.."
Mmmmm,
Kayla hanya menjawab dengan mengeram kembali. Sungguh dirinya sangat membutuhkan tidur saat ini.
Adrian berdiri beranjak ke sisi tempat tidur di sebelah Kayla. Tanpa aba-aba dia mengendong Kayla ke kamar mandi dan..
BYURR,
Adrian menjatuhkan Kayla kedalam bathtub.
"AAAAAAAAAA... Banjir!! Aku akan tengelam, tolong! Tolong aku!" Racau Kayla belum sadar dengan keadaannya.
Sontak hal itu membuat Adrian tertawa dengan lepasnya. "Haha, makanya jangan ngorok Key."
Kayla mengerucutkan bibirnya dengan sebal. Pikiran licik melintas dipikirannya dan..
BYURRR..
Kayla menarik Adrian ikut masuk dalam keadaan bathtub dan dengan cepat Kayla duduk di atas tubuh Adrian, mengunci pergerakan Adrian sebelum bangkit dan menyerangnya.
"Rasakan pembalasanku, ini akibatnya menggangu tidurku." Kayla menyerang Adrian terus-terusan dengan memercikkan air hingga Adrian basah semua.
"Berhenti Key! Iya iya aku minta maaf. Aku menyerah, ok." Adrian kapok.
"Tapi aku belum puas.. Rasakan ini! Hahaha.." Tawa jahat Kayla enggan untuk mengampuni Adrian.
Tiba-tiba entah bagaimana caranya Adrian lepas dari Kayla dan kini dalam posisi yang sama dengan Kayla. Duduk di dalam bathtub, menyerang balik Kayla.
"Apa katamu tadi hmm.. Tidak mengampuniku baiklah, rasakan ini.." Adrian memercikkan air pada Kayla.
Tidak mau kalah Kayla balas dengan ngelantur berlagak seperti pengedali air seolah dia adalah Katara. "Hiiyyyaaa.. Terima seranganku."
Keduanya pun makin saling menyerang menikmati perang airnya sambil sesekali tertawa layaknya bocah.
•••
TO BE CONTINUED
02-03-2020
Jangan lupa tekan like dan tinggalkan jejak komentar.. 😆
Mohon dukungan vote-nya ya.. 🙏😁😂
Tanpa dukungan dari teman-teman semuanya, apalah arti tulisanku ini..