NovelToon NovelToon
Remember Me, Baby.

Remember Me, Baby.

Status: tamat
Genre:Romantis / Sci-Fi / CEO Amnesia / Cinta Murni / Pihak Ketiga / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 5
Nama Author: Biru Samudera

Season 2, lanjutan dari: Pengantin Pengganti untuk Tuan Muda. Disarankan untuk membaca season 1 lebih dulu.

Ini bukan kisah cinta biasa.

Andrew Roux, penerus Phoenix.Co, memilih menolak permintaan ayahnya untuk meneruskan perusahaan keluarga demi mencari gadis yang belum pernah ia temui sebelumnya. Apakah semua ingatan dan mimpi-mimpinya berkaitan dengan kehidupan masa lalunya?

Kehidupan Sakamoto Keiko, seorang putri mafia yang terjerat dalam perjodohan dengan putra rekan bisnis ayahnya mendadak berubah 180° derajat ketika Andrew Roux tiba-tiba muncul di hadapannya.


Takdir apa yang mempertemukan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru Samudera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagaimana ini akan berakhir?

Keiko mendorong daun pintu dan melangkah pelan menuju tempat tidur Hiro. Pria itu berbaring dengan mata terpejam. Bibirnya terlihat pucat, membuat wajahnya terlihat lusuh dan menyedihkan. Peralatan medis yang menempel di tubuh Hiro membuatnya terlihat rapuh, sangat jauh berbeda dengan sosok yang selama ini Keiko kenal.

Gadis itu mengambil kursi dan duduk di sisi tunangannya. Ia meraih jemari Hiro yang tidak terluka dan menggenggamnya pelan. Gerakan itu membuat Hiro membuka matanya.

“Kamu mencariku?” tanya Keiko seraya tersenyum lembut.

“Ya. Aku khawatir. Bagaimana keadaanmu? Apa kamu terluka? Mereka memperlakukanmu dengan baik tidak?” cecar Hiro bertubi-tubi, lalu sedikit terengah karena kehabisan napas.

“Tenanglah. Aku baik-baik saja,” ujar Keiko seraya mengusap lengan Hiro, “Jangan khawatir. Kamu beristirahatlah supaya cepat pulih.”

“Syukurlah kalau begitu. Katakan kalau orang-orang itu bersikap kurang ajar padamu. Aku tidak akan melepaskan mereka,” ujar Hiro sambil mencoba untuk duduk, tapi Keiko menahannya.

“Jangan banyak bergerak. Nanti lukamu bisa pendarahan lagi. Berbaringlah. Aku akan menemanimu di sini.”

“Keiko-chan,” panggil Hiro sembari menghela napas pelan.

Sapaan itu membuat Keiko tertegun. Hiro hanya memanggilnya seperti itu jika ingin membicarakan sesuatu yang serius. Di saat seperti ini, entah pembicaraan serius seperti apa yang akan terjadi. Gadis itu mulai menebak-nebak. Apakah Hiro mulai curiga padanya dan Andrew? Apakah ada orang yang melihat Andrew menyusup ke dalam kamarnya dan melaporkan hal itu pada Hiro?

“Hey, kenapa wajahmu tegang seperti itu? Aku belum akan mati sekarang, jadi jangan takut,” canda Hiro ketika melihat perubahan ekspresi tunangannya.

Pria itu menatap Keiko lekat-lekat sebelum melanjutkan, “Maafkan aku karena sudah membuatmu terseret ke dalam semua kekacauan ini. Seharusnya aku tidak memaksamu ikut denganku. Maafkan sikapku yang selalu keras kepala dan memaksakan kehendak padamu. Aku berjanji akan memperbaikinya. Apakah kamu mau memaafkanku, Sayang?”

Lagi-lagi Keiko tertegun. Ia kira ....

“Kei—“

“Kamu menakutiku, Hiro. Aku pikir ada apa ....”

Gadis itu tersenyum kaku dan menepuk-nepuk punggung tangan Hiro.

“Memangnya kamu pikir aku ingin mengatakan apa?” tanya Hiro sambil menarik tangan Keiko dan meletakannya di dadanya.

“Aku ... aku pikir ... aku pikir orang-orang ini menggunakan diriku untuk mengancammu,” gumam Keiko pelan, sedikit merasa bersalah karena terus menerus membohongi calon suaminya.

Tiba-tiba raut wajah Hiro berubah. Rahangnya mengetat, menandakan ia merasa terganggu dengan perkataan Keiko barusan. Kenyataan bahwa orang-orang itu menggunakan Keiko untuk menekannya membuatnya sangat kesal.

Akan tetapi untuk saat ini ia tidak bisa melakukan apa pun untuk melawan. Ia belum menemukan cara untuk menghubungi Ryuchi atau pun ayahnya. Kalau ia sudah berhasil memberikan lokasinya pada mereka, maka sudah dipastikan tidak perlu waktu lama untuk menjemput kebebasannya dan Keiko.

“Hiro,” panggil Keiko ketika melihat tunangannya menatap nanar ke satu titik tanpa berkedip.

“Hm?”

“Apa yang sedang kau pikirkan?”

“Kamu cantik sekali,” gumam Hiro seraya meraih tangan Keiko dan mengecup punggung tangannya, “Aku mencintaimu, Keiko-chan. Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakitimu.”

Sorot mata Keiko melembut. Ia sudah mendengar pengakuan cinta dari Hiro berulang kali, baik saat pria itu sadar, atau mabuk, atau saat dia sedang marah ... dan sekarang, saat dia sedang terbaring di atas ranjang pasien. Sepertinya itu sudah lebih dari cukup. Jadi meskipun ia belum bisa membalas perasaan pria itu, ia ingin mengatakan sesuatu yang dapat membuat Hiro merasa lebih baik.

Setelah terdiam cukup lama, akhirnya Keiko menjawab, “Terima kasih, Hiro. Aku—“

“Kamu tidak perlu menjawabnya sekarang, Keiko-chan ... yang penting kamu memaafkanku, itu sudah lebih dari cukup.”

Keiko mengangguk pelan dan tersenyum tipis. “Tentu saja aku memaafkanmu. Istirahatlah. Aku akan berjaga di sini.”

“Baik,” jawab Hiro dengan patuh, lalu memejamkan matanya.

Keiko membetulkan posisi bantal yang menyangga kepala Hiro agar pria itu bisa berbaring dengan nyaman, lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh pria itu. Biar bagaimana pun, ia tidak bisa mengatakan bahwa Hiro adalah pasangan yang buruk. Apalagi akhir-akhir ini pria itu sudah berusaha keras untuk menyenangkannya, bersikap manis dan perhatian. Itu sudah cukup menunjukkan bahwa pria itu sungguh-sungguh mencintainya dan mau berubah.

Akan tetapi, Keiko tidak merasakan apa-apa terhadap Hiro sama sekali, selain rasa cemas, sebagai seorang teman. Sangat berbeda dengan ... tidak, tidak boleh memikirkan pria itu.

Gadis itu mengangkat tangan dan menyentuh dadanya yang menggila bahkan hanya dengan mengingat nama Andrew Roux sekilas. Sangat bertolak belakang dengan apa yang ia rasakan terhadap Hiro. Tatapannya yang intens dan dalam, juga aromanya yang memikat ... Keiko selalu kehilangan akal sehat setiap kali berada di dekat pria itu.

Bagaimana semua ini akan berakhir?

Sejujurnya, Keiko tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia ingin menjauh dari Andrew, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Semakin ia menolak, pria itu semakin merasuki otak dan pikirannya. Lalu, ia harus bagaimana?

***

Halo semuanya, aku akan usahakan untuk crazy update, tapi tolong kalian untuk tidak "menabung bab" yaa,please....

karena itu berpengaruh ke ranking, performanya turun karena sistem menganggap kalian tidak tertarik dengan cerita ini.

So, please jangan nabung bab banyak baru dibaca yaa ...

Jangan lupa tinggalkan jejak juga berupa like/komen agar aku tahu kalian suka, dan semakin semangat menulis di sela kesibukan duta yang menyita waktu dan tenaga.

Terima kasih banyak untuk kalian semuaa, muahhh

😍🥰😘

1
Fiora Vyan
kak bii gak mau buat novel lain kah . part anak Hiro_ Cecil mungkin ??? seru tuh mafia cantik mata biru yg terobsesi sama cowok . aku suka karya mu cewek ny gak lembek menye. yg cuma bisa nangis
Fiora Vyan
masih rindu Kinara Alex . ya biarpun sudah di obati tapi tetep pputm di pikiran
Fiora Vyan
balik lagi baca pputm ngingetin ucapan Alex
Fiora Vyan
masih gak rela akhir Kinara
Fiora Vyan
aaaaa ....... so sweet /Kiss//Kiss//Kiss//Kiss//Whimper//Whimper//Whimper//Whimper//Whimper//Whimper/ akhirnya Keiko ingat Kinara lee
Fiora Vyan
dag Dig dug👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Fiora Vyan
/Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke/
Fiora Vyan
huh hah huh hah huh/Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined//Determined/
Fiora Vyan
makasih kak masih mikirin pembaca . kalau di tamatin seadanya aku pasti kecewa . apalagi gak ada novel lain yg aku suka . cuma kak biru .
Fiora Vyan
janganlah capek kakbirunya bikin cerita apalagi
Fiora Vyan
dia ingat kebodohannya waktu Alex menjadikan dia umpan untuk nangkep nathan
Fiora Vyan
nakal ya kak biruu.,./Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward//Awkward/
Fiora Vyan
/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
Fiora Vyan
setiap kata" baby" bawan sedih terus Ingan perjalan novel Alex - kinara
Fiora Vyan
cuma dua nevel yg aku baca novel kak biru sama Cherry blossom
Fiora Vyan: yg lain lewat
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
kinara Lee anaknya tiplet y
Marhaban ya Nur17
yaahhh ahirnya sadar
Marhaban ya Nur17
udh cile insaf jan jd ulet keket deh
Marhaban ya Nur17
tuh kan bener bapaknya yg lebih heboh wkkwkw
Marhaban ya Nur17
gmn klo bapaknya Andrew tau wkwkwk pasti lebih heboh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!