Nadia adalah gadis pintar, penurut dan ceria, tetapi sejak mama nya meninggal dunia, ketika nadia ditinggal papanya sebentar kejadian demi kejadian membuat nadia frustasi dan membuat kesalahan besar. sehingga ia harus menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berendam
setelah acara selai nadia, alif, badrun dan zaka dijamu makan kembali. lalu mereka menunaikan sholat maghrib berjama'ah.
setelah sholat mereka kembali ke villa.
didalam mobil nadia terlihat sangat kecapek an, alif memluknya tanpa canggung walaupun ada badrun dan zaka.
zaka "gus, boleh kita jalan-jalan sebentar bawa mobil"
alif "bawa saja, kalian mau jalan-jalan kemana?"
badrun "ya jalan-jalan gus, mumpung di malang"
alif "baiklah, aku nitip belikan nadia jaket buat ke bromo besok, warna abu-abu. aku percaya sama selera kalian"
badrun "baiklah gus"
alif dan nadia keluar mobil lalu alif memberika uang ke badrun. nadia sangat kelelahan. dia hanya diam saja.
alif "mau mas gendong" nadia mengangguk. alif pun langsung menggendong nya masuk kamar dan meletakan tubuh nadia di kasur.
alif terlihat bingung karena alif sudah meminum obat kuat yang dibelikan badrun kemarin. alif berpikir agar rasa capek nadia berkurang. alif masuk kamar mandi dan mengisi bathup air hangat.
alif "sayang, mau berendam air hangat? mas punya aromaterapi, biar badan adek lebih segar"
nadia "boleh mas, gendong" nadia sangat manja kepada alif. alif pun menggendong nya dengan senang hati. sampai di kamar mandi alif melepaskan baju nadia.
nadia "apa harus semuanya di lepas?"
alif "iya sayang, namanya juga mandi. mas pengen juga mandi bareng adek"
nadia "baiklah"
alif juga melepaskan semua bajunya. sekarang mereka berdua benar-benar telanjang bulat. alif masuk dan duduk di dalam bathup, lalu nadia juga duduk bersandar ke dada alif.
alif "adek suka aromanya?"
nadia "suka mas, segar sekali" nadia bersandar sambil memejamkan matanya.
alif "mas kalau capek perjalanan pasti berendam seperti ini" kepala alif bersandar di kepala nadia dan memejamkan matanya juga.
alif "adek, mas mau tanya, adek tau ilmu apa saja tentang pernikahan?"
nadia "nadia juga gak banyak tau mas, nadia sih tau. kalau apapun perintah suami harus diturutin selama tidak keluar dari syariat islam, uang nafkah tau, tentang menyembunyikan aib suami, aib ranjang nadia tau harus bagaimana"
alif "baiklah cukup, mas akan berusaha setiap habis maghrib akan menceramahi adek, mas mau jelaskan ilmu-ilmu nya. karena ini tanggung jawab mas sebagai imam adek"
nadia "baiklah mas"
alif "sekarang mas ingin memberitahu adek. tentang nafkah batin. dengerin ya"
nadia "iya iya" lalu mencium pipi alif
alif "jangan memancing syahwat mas dek, dengerin ya. nafka batin itu bukan hanya adek yang harus memuaskan hasrat mas, tapi mas juga wajib memuaskan hasrat adek. jadi adek kalau menginginkan nya bilang ya. mas akan dosa bila mas gak bisa penuhin hasrat adek. kalau malu mau bilang, kasi kode aja ya, pengang anu nya mas heheh"
nadia "baiklah mas. nadia boleh tanya?"
alif "boleh"
nadia "apa sampai detik ini mas sudah puas?"
alif "pas puas saat merenggut keperawaan adek, itu sangat nikmat"
nadia "lalu yang kemarin kemarin?"
alif "mas puas dek, tapi mas gak 100% puas karena gak tega melihat adek kesakitan"
nadia "maafin adek ya mas, sudah bikin mas kurang puas" nadia sedih
alif "gak usah minta maaf istri sholehah nya mas. sekarang mas mau tanya. apa adek sudah bisa merasakan kenikmatan saat mas sentuh?
nadia " hmmm... udah aa mas jangan bahas itu, nadia malu tau"
alif "adek.. jawab pertanyaan mas"
nadia berbalik, kini wajahnya ada di dada alif.
nadia "nadia sudah bisa merasakan ciuman mas, nadia suka saja sama dada mas heheh"
alif "kamu boleh memegangnya kapanpun kamu mau. kini dada mas milikmu. cepat kasih tanda merah"
nadia "bagaimana caranya mas"
alif "cium dada mas sangat kuat"
nadiapun mencium dada alif sangat kuat, sehingga meninggalkan tanda merah. lalu mereka mandi dan sholat isya
ko lama up nya...🙃🙃