NovelToon NovelToon
Suamiku, Kekasihku (Revisi)

Suamiku, Kekasihku (Revisi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: Syaesha

Aku selalu mencintaimu setiap hari dari awal pertemuan kita. Rain Khadija. Jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap sosok laki-laki yang menjadi suaminya. Mereka menikah di usia muda. Rain teramat mencintainya sementara Ragga Hadiwijaya dengan segala dendam masa lalunya terus menyakiti dan menyangkal cintanya.
Akankah Rain bertahan dalam pernikahan yang terus membuatnya jatuh cinta pada suaminya sementara Ragga terus menjauhinya? Rain cukup bahagia walau hanya bersanding tanpa dicinta Ragga. Rain yakin Ragga akan mencintainya seperti saat menjadi sepasang kekasih dulu.

Ini karya pertamaku, mohon dukungannya yaa. 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syaesha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selalu Manis

Sebuah Al-qur'an lengkap dengan terjemahan. Dengan sampul berwarna peach dan pita warna warni untuk pembatas halaman. Rain terperangah, senang.

"Aku yakin sih kalau aku kasih kamu perhiasan pasti ditolak mentah-mentah," ucap Ega.

"Aku nggak suka perhiasan." Rain menjawab tanpa menoleh Ega sambil terus memperhatikan Al-qur'an tanpa menyentuhnya dan tetap membiarkannya di dalam kotak.

"Sukanya apa? " tanya Ega menyelidik.

"Suka kamu...." Rain menatap Ega dalam. Jadi salting deh Ega.

"Yang nggak usah pasang tampang manis gitu nanti aku khilaf pengen cicipin kamu." Ega membuang pandangannya.

"Emang bener kata Ibu nggak aman lama-lama berduaan terus!" Seru Rain menutup kotak kadonya.

"Makanya kita nikah secepetnya," timpal Ega

"Iya nanti kita bicara secepetnya ke Ibu." Kata Rain

"Serius Yang?"

"Seriuslah, nggak baik juga kan pacaran lama-lama. Lagian menikah itu ibadah. Ibu pasti bisa mengerti kita." Jawab Rain. Ada perasaan aneh saat mengucapkannya. Perasaan sedih sekaligus bahagia bersamaan menyelimutinya. Menikah berarti memulai hidup baru. Meninggalkan Ibu dan mengabdi sepenuhnya pada suami. Menikah muda berarti melepas masa-masa yang penuh gejolak. Namun, bukankah menikah muda itu akan seru? Apalagi bisa bersama setiap hari dengan orang yang kita cintai? Bersenda gurau dengan suami bukankah dapat pahala. Rain melamun memikirkannya.

"Koq mukanya sedih sih Yang?." tanya Ega

"Enggak koq, ayo masuk ke rumah! Aku udah capek banget." Rain segera membuka pintu mobil dan beranjak diikuti dengan Ega. Mereka berjalan bersisian saat masuk Rumah.

Ibu dan Bibi sedang asyik menonton Televisi. Saking asyiknya salam dari Rain dan Ega tak mereka jawab

"Yaa Allah Buu, Bii jangan kebanyakan nonton sinetron deh. Ntar ketularan drama lho!" Seru Rain melihat tingkah Ibu dan Bibi. Ibu dan Bibi cuma cengengesan.

"Duduk dulu Ga, aku taruh ini dulu ke kamar"

Ega segera duduk dan Rain berlalu merapikan kotak kado dan gaunnua ke kamar. Lalu segera ke dapur mengambil segelas air putih hangat untuk Ega.

Bibi dan Ibu masih serius menonton saat Rain dari dapur. Rain menyerahkan minum ke Ega. Tanpa dikomando Ega segera meneguk minumnya dan terasa hangat di tenggorokan. Air putih terasa syrup manis ya kalau yang memberikan adalah pacar? Hehe.

"Buu udah dong, Bu. Ibu biasanya melarang keras Rain buat lihat drama-drama gitu." Rain mengguncang bahu Ibu pelan.

Ibu tak menggubris

"Ibuu, malu lah sama ini." Kata Rain lagi sambil menarik-narik ujung hijab Ibu.

Ibu menoleh dan tersenyum malu

"Maaf sayang, Ibu ketularan Bibi nih!"

"Iya udah jangan dilanjut. Cukup Bibi aja. Biar Bibi aja yang halu. Bisa repot nanti kalo Ibu ikut-ikutan," iimpal Rain bergelayut manja di lengan Ibunya. Bibi tetap asyik dengan tontonannya.

Ega segera menyadarkan Bibi

"Bii, udah ayo pulang. Nanti lanjut di rumah. Aku keburu ngantuk nih!"

"I-iiya Aa. Aa ganggu aja nih." Bibi pura-pura marah.

Setelah itu Ega dan Bibi mohon undur diri dan segera pulang. Setelah membersihkan badan Rain pun segera merebahkan tubuhnya di kasur. Rain senyum-senyum sendiri dengan banyak kejadian hari ini. Merasa beruntung dicintai begitu dalam oleh Ragga Hadiwijaya.

Ponselnya bergetar tanda pesan masuk. Dari Ega tentunya

/selamat tidur, Sayang. Love You/

/Love You too, tidur yang nyenyak ya

Selalu ada kata-kata manis sebelum mereka mengakhiri hari. Ega yang awalnya terlihat sangat sombong dan angkuh nyatanya sangat manis dan perhatian pada Rain. Rain terlelap membawa senyum dan impian indahnya.

****************************************

Lanjut terus bacanya yaa. Ekpetasinya belum sebagus yang lain. Maaf masih belum bisa menggambarkan dengan jelas setiap episodenya.

1
Ani Putri
laf laf akak
Ani Putri
ah baru bisa lanjut baca cerita bunda Rain dan Baba Ega
Ibrahim Adjie Prawira
weh..rain 🤭
Ibrahim Adjie Prawira
wkwkwkwk...bibi pinter aktingnya
Ibrahim Adjie Prawira
buat ega cemburu rain,biar dy tau rasa 😂
Ibrahim Adjie Prawira
sayang bibi..😍
Ibrahim Adjie Prawira
ayo ega cari tau kebenaran nya
Ibrahim Adjie Prawira
kirain ega yh nolongin
Ibrahim Adjie Prawira
ya ampun..tapi ko seneng ya 😂
Ibrahim Adjie Prawira
loh kok ibu begitu sih 😭
Ibrahim Adjie Prawira
si ega we nu titah jatuh cinta tihela nya thor 😂
Ibrahim Adjie Prawira
jatuh cinta dong 😍
Ibrahim Adjie Prawira
😍😍😍
Ibrahim Adjie Prawira
gas... maraton 😍
Ibrahim Adjie Prawira
baru mampir...salam kenal buat para reader 👋
Kasacans 5924
hehheh bunda mrh besr
Kasacans 5924
lope sak kebon kak sya. mksh crtnya
Kasacans 5924
sbr ya kaf
Kasacans 5924
istri artis
Kasacans 5924
lucuny si kaf
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!