NovelToon NovelToon
My Posesif Bos

My Posesif Bos

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Deskripsi ~S1~(Alan & Ulan) , ~S2~(Elang & Mentari)

Ulan Diandra Maera. Gadis berusia 25 tahun harus mengalami masa pahit karena masa lalunya yang membuat sang tunangannya harus meninggalkannya untuk selama-lamanya. Hingga dirinya di benci oleh keluarga sang tunangan dan keluarga kandungnya sendiri, hingga datang kembaran dari sang tunangan bernama Alan yang juga ia pernah cintai di masa lalu dan ternyata adalah CEO di perusahaan tempat Ulan bekerja. Alan ternyata bisa membuat hidup Ulan lebih berwarna setelah kebencian yang ia terima dari keluarganya dengan alasan yang sama sekali tidak di ketahui oleh gadis itu.

Alan Mahendra, lelaki 32 tahun yang diam-diam mencintai Ulan sejak dulu, hanya karena egonya membuat Ulan berpaling pada Althaf Mahendra, kembarannya. Alan akan membuat Ulan mencintainya dengan cara lembut maupun kasar.

Akankah Alan bisa membuat Ulan mencintainya seperti dulu?

warning : kisah ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan tokoh dan yang lainnya itu hanya sebuah kebetulan yang tidak disengaja. saling mendukung dengan memberikan like, vote, komentar dan tips. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

...Happy reading...

****

Sudah seminggu lebih Ulan menjadi istri dari seorang Alan, sedikit demi sedikit Ulan memahami bagaimana Alan. Suaminya itu menurutnya sangat manja karena semua kebutuhannya harus terpenuhi, jika tidak Alan tetap tiduran di kasur walau itu hari penting di mata ada meeting di perusahaan. Ulan terkadang merasa harus mempunyai kesabaran ekstra menghadapi Alan yang seperti itu. Terkadang ia juga merasa lelah karena harus menyiapkan semua keperluan Alan di saat dirinya juga sibuk untuk berangkat ke kantor. Ulan tahu itu semua kewajibannya, namun wanita itu belum terbiasa dengan adanya Alan di sisinya terkadang ia masih terkejut ketika melihat Alan berada di sampingnya ketika dirinya bangun tidur bahkan mereka sering melakukan hubungan suami istri yang membuat Ulan malu dengan dirinya sendiri karena tidak memakai apapun ketika Alan memeluknya dengan erat.

Ulan menggelengkan kepalanya melihat suaminya masih asyik tertidur walau ia sudah membangunkannya sedari tadi, sungguh Ulan baru tahu jika Alan yang dulunya terkenal sangat rajin ketika sudah mempunyai istri menjadi pemalas seperti ini. Walaupun ini hari minggu Ulan ingin Alan bangun cepat karena ia tidak mempunyai keberanian untuk sarapan jika sedang ada Adrian dan Akbar di rumah. Nyalinya ciut jika Kedua adik iparnya itu menatap tajam ke arahnya.

"Mas?" panggil Ulan menggoyangkan lengan Alan dengan pelan agar suaminya itu membuka mata. Ulan sudah merasa sangat lapar, perutnya sudah berbunyi minta di isi sedari tadi karena semalaman Alan membuatnya lelah dengan olahraga malam yang di lakukan mereka berdua, terkadang Ulan heran tenaga suaminya tidak pernah habis ketika sudah meminta jatah.

"Hmmm." Alan hanya bergumam membuat Ulan jengkel dengan suaminya tersebut. Walau ia tidak tahu apakah Alan mencintainya atau tidak yamg terpenting Alan tidak berbuat kasar kepadanya.

"Bangun sudah siang! Mas gak lapar?" ucap Ulan dengan menahan kekesalannya.

"Belum," jawab Alan dengan singkat. Ulan semakin kesal karena suaminya itu memang tidak peka karena dirinya sudah merasa sangat lapar karena energinya sudah terkuras untuk melayani Alan yang sangat buas semalam.

"Aku sudah lapar, Mas! Ya Allah jadi suami gak peka banget," keluh Ulan membuat Alan terpaksa membuka matanya dan mendapati istrinya mengerucutkan bibirnya kesal membuat Alan menarik Ulan agar mendekat ke arahnya hingga kepala Ulan tepat berada di atas dadanya.

"Kenapa enggak turun?" tanya Alan dengan suara serak khas bangun tidurnya.

"Ada Adrian dan Akbar," gumam Ulan yang masih bisa di dengar oleh Alan. Hari ini memang Ulan tidak masak untuk sarapan pagi karena kesiangan. Biasanya dirinya sudah memasak pagi-pagi sekali. Jika dirinya tidak bangun kesiangan Ulan akan menghadapi Adrian dan Akbar. Namun, sekarang ia merasa takut untuk bertemu kedua adik iparnya lebih tepatnya merasa takut jika kedua adik iparnya berbicara macam-macam mengenai dirinya.

Alan menghela nafasnya melihat jam di dinding sudah menunjukkan pukul 9 pagi pantas saja Ulan sudah merasa lapar. "Saya suruh bibi bawa ke kamar," ucap Alan dengan enteng.

"Enggak enak sama ayah, bunda."

"Saya malas untuk turun Ulan. Jadi makan di kamar saja, saya juga tahu kamu lelah karena harus melayani saya," ucap Alan membuat Ulan mendengkus.

"Pemalas!" ucap Ulan dengan mencubit lengan Alan membuat pria itu meringis.

"Sudah berani sama saya hmm? Saya pecat kamu!" ucap Alan menatap tajam ke arah Ulan.

"Enggak takut! Suami saya kaya, saya gak bekerja pun tak masalah," ejek Ulan membuat Alan gemas dan menggigit hidung mancung Ulan membuat wanita itu kesakitan baru Alan melepas gigitannya.

"Massss.. Sakit tahu!" ucap Ulan dengan kesal tetapi Alan tak peduli. Alan mengambil ponselnya untuk menghubungi pembantu rumahnya agar membawakan sarapan untuk dirinya dan Ulan.

"Bi, bawakan sarapan untuk saya dan istri saya. Saya malas untuk turun," ucap Alan letika sambungan telepin sudah di angkat. Ketika sudah di iya-kan oleh bi ratih, Alan langsung mematikan sambungan teleponnya.

"Tunggu saja Bi ratih bawa sarapan ke kamar. Saya mau mandi dulu," ucap Alan dengan datar.

Alan berbalik ke arah Ulan sebelum masuk ke kamar mandi. "Pakai baju kemeja putih milik saya! Saya ingin melihat kamu memakainya," ucap Alan dengan tegas.

"Untuk apa, Mas?" tanya Ulan dengan kesal.

"Jangan banyak tanya nanti kamu tahu sendiri saya mau apa," ucap Alan membuat Ulan menelan ludahnya gugup. Otaknya sudah mengirim sinyal untuk waspada, namun Ulan tidak berani keluar untuk membantah suaminya. Tak lama Bi ratih mengetuk pintu kamar mereka membuat Ulan membukakan pintu kamar.

"Non Ulan, ini sarapannya," ucap Bi ratih setelah di bukakan pintu oleh Ulan. Bi ratih tersenyum saat melihat banyaknya bercak keunguan di leher Ulan. Ulan yang belum sadar merasa aneh dengan tatapan Bi Ratih kepadanya.

"Terima kasih, Bi," ucap Ulan dengan menerima nampan dari Bi Ratih.

"Sama-sama, Non. Saya permisi dulu," ucap Bi Ratih dengan ramah. Ulan mengangguk dan menutup pintu kembali setelah kepergian Bi ratih. Perutnya semakin berbunyi ketika melihat masakan yang sangat menggugah seleranya. Namun, ia harus menunggu Alan yang sedang mandi dan dirinya juga harus mengganti bajunya dengan kemeja putih milik Alan sebelum pria itu mengamuk karena Ulan tidak menuruti kemauannya.

Ulan terkejut saat ada yang melingkar dengan erat di perutnya ketika ia sudah mengganti bajunya. "Sudah siang Mas. Gak usah gini," ucap Ulan dengan lirih saat Alan mengecup lehernya.

"Ayo sarapan!" balas Alan tanpa mempedulikan perkataan Ulan. Akhirnya mereka sarapan walau Alan harus menahan juniornya untuk tidak memberontak karens melihat tubuh seksi istrinya yang di balut kemeja putih menerawang miliknya. Alan sudah tidak fokus lagi, sehabis makan ia langsung menarik Ulan ke dalam pangkuannya.

"Astaga, ah..." pekik Ulan saat Alan tanpa aba-aba memasukkan juniornya ke milik Ulan. Sebelum sempat Ulan protes Alan sudah membungkam bibir istrinya dengan ciuman yang sangat memabukkan hingga Ulan terbuai dan mereka melakukannya sekali lagi. Entah apa yamg membuat Alan seperti itu yang jelas Ulan harus menyiapkan mentalnya dengan hal tak terduga seperti itu.

"Aku ingin kamu segera mengandung anakku, Sayang," gumam Alan di dalam hati, di sela-sela permainan mereka. Karena Alan sudah sangat menginginkan kehadiran seorang anak yang akan menghiasi rumah tangga mereka dan alasan utamanya agar rumah tangga dirinya dan Ulan semakin erat.

1
Lismardiana
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Lismardiana
aq tdak suka elang kek gitu
Lismardiana
ya aq setuju dengan sikap ulan...
Lismardiana
jijik lihat tingkah alan
Lismardiana
😭😭
Lismardiana
ia aq setuju alan ego
Lismardiana
kata nya ngk mau ketauan sm orang.. tp sikap nya sera pasti leo atau dinda tau
Lismardiana
ia bnar tu klo aq mah langsung resing..
Vivi Yanti
bagus crta y bikin penasaran trus
In hope
ceritanya bagus banget
Dewi Lestari
seru
Ladyicha Haruna
kenapa kesannya kasar yaaa
BIRU
tega banget ibunya menikahkan anak nya dg cucu ART nya.
evita vita
klo aku jd ulan kyx g sanggup menjalani sdh sakit,,trs dsalahkan pdalah dia hnya gadis lemah yg perlu rangkulan
evita vita
ceria untuk menutupi luka itu memang sulit,,apa lg hrus ttp tliat kuat pdhl lemah
S Aisyah S
hooh tanya mbah gugle aja mantari😁😁
S Aisyah S
novel terseru yg pernah q baca .. wow
S Aisyah S
perriihhhh... nyut nyut rasanya 😢
Meily Agustin
kok ngepel sih mank lantai 🤣, ngelap kali mksdnya..
S Aisyah S
kembaran kah ulan & alan ini??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!