NovelToon NovelToon
Sistem Kurir Super : Puncak Kekuatan Adalah Segalanya

Sistem Kurir Super : Puncak Kekuatan Adalah Segalanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kenjiro Dominic

Kevin Sanjaya dulunya adalah seorang kurir Ojol pengantar makanan dengan kehidupan keluarga yang penuh dengan kemiskinan. akhirnya dia menemukan sistem pengantaran terhebat.

Sistem tersebut membuat dirinya bisa mendapatkan kekayaan dengan melakukan pengantaran makanan, bahkan wanita cantik pun beramai-ramai mendekatinya.

saat sistem bekerja, ulasan terbaik adalah prioritas atas segalanya. akhirnya kekuatan dan pengaruh telah ia dapatkan, namun tuntutan sistem akan semakin menekan.

bahkan kekuatan penguasa - penguasa akan dia lawan, juga wajah - wajah baru akan dia temui.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kenjiro Dominic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 : Aku Mohon!

Amar dan Okta menatap kotak berisi kotoran anjing yang menyengat di depan mereka.

Tanpa sadar, mereka menelan ludah.

Wajah mereka dipenuhi ketakutan.

Jauh berbeda dari sikap sombong mereka sebelumnya—saat dengan seenaknya menghina Kevin sebagai kurir biasa dan terus-menerus mengejeknya.

“Baiklah… waktunya kalian tampil.”

Tatapan Kevin menusuk tajam, penuh hinaan.

“Makan.”

“Ini semua gara-gara kalian kita kehilangan enam Miliar!”

“Benar! Kalian harus bayar dengan makan itu!”

Para kerabat yang kehilangan kesempatan mendapatkan uang enam Miliar karena percaya pada Amar dan Okta langsung meledak amarahnya!

Mereka menuntut dengan keras—

Keduanya harus menanggung konsekuensi!

Di sisi lain, Vanesa dan para kerabat yang mendukung hanya menonton dengan puas.

Bahkan wajah sang nenek terlihat dingin.

Karena jika semua orang benar-benar percaya pada Amar dan Okta tadi—

Maka keluarga besar akan kehilangan Kevin Sanjaya.

Kehilangan menantu luar biasa.

Kehilangan ratusan miliar.

Dan kehilangan hadiah paling berharga!

“Ini… ini tidak mungkin!”

Amar dan Okta menggertakkan gigi.

“Kevin, siapa kamu sebenarnya sampai berani menyuruh kami makan kotoran anjing?!”

“Siapa aku?”

Kevin tersenyum dingin.

“Kalian berani menyinggungku… dan bahkan berani menindas wanita milikku, Vanesa.”

“Lalu kalian pikir kalian masih benar?”

“Baiklah…”

“Aku akan tunjukkan siapa aku sebenarnya.”

Belum selesai dia bicara—

Para pria berjas langsung bergerak!

Mereka menahan tangan dan kaki Amar serta Okta.

Satu orang bahkan menekan kepala mereka—

Tepat ke arah tumpukan kotoran anjing!

“Tidak! Jangan!”

Wajah Okta langsung pucat seperti kertas.

“Vanesa! Tolong hentikan dia!”

Vanesa hanya tertawa dingin.

“Kalian sendiri yang membuat taruhan dengan Kevin.”

“Aku tidak bisa ikut campur.”

“Kalau mau selamat… minta ampun pada Kevin.”

Okta yang selama ini hanya berani menindas yang lemah dan tunduk pada yang kuat—

Langsung menangis histeris.

“Tuan Kevin! Aku salah! Aku bodoh!”

“Ini semua salah Amar! Dia yang bilang kamu cuma kurir miskin! Dia yang menyeretku ke masalah ini!”

“Kalau ada yang harus makan, biar dia saja!”

Amar langsung meledak marah!

“Kamu ini manusia atau bukan?! Mau lempar semua ke aku?!”

“Aku hajar kamu!”

Ia berusaha melepaskan diri untuk menyerang Okta.

Namun—

Kevin malah tertawa.

“Lepaskan saja mereka. Biar mereka selesaikan dulu urusan mereka.”

Begitu dilepas—

Amar langsung menghantam wajah Okta!

Hidung operasi Okta langsung miring!

“Ahhh! Kita putus!”

Okta menjerit sambil membalas!

Ia menendang selangkangan Amar!

“Aaaakkkhh!!”

“Putus? Silakan! Tapi aku habisi kamu dulu!”

“Aku tidak takut!”

Keduanya langsung saling serang!

Berantem brutal!

“Hahaha! Ini benar-benar ‘anjing makan anjing’!”

Kevin dan yang lainnya tertawa keras!

Tak ada yang menyangka—

Mereka malah saling menghancurkan!

Setelah lama bertarung—

Keduanya terkapar di lantai, kelelahan.

Namun mata mereka masih penuh kebencian.

Seolah ingin saling membunuh!

“Sudah selesai?”

Kevin menjentikkan jarinya.

“Sekarang lanjut… makan.”

Para pria berjas kembali mendekat—

Siap memaksa mereka makan!

“Jangan! Tolong jangan!”

Okta merangkak ke arah nenek.

Ia memeluk kaki sang nenek sambil menangis.

“Nenek! Aku salah! Tolong bantu aku!”

“Kalau aku makan itu… bagaimana aku bisa hidup lagi?!”

Nenek menghela napas panjang.

Hatinya luluh.

Ia menoleh ke Vanesa dan Kevin.

“Bagaimanapun… mereka masih keluarga…”

“Bisakah… kita lepaskan saja hukuman ini?”

“Baik, karena Nenek yang meminta.”

Kevin tersenyum tipis.

“Tapi…”

Tatapannya berubah tajam.

“Okta selama ini selalu menindas Vanesa.”

“Dia harus meminta maaf dengan tulus.”

“Aku akan minta maaf!”

Okta langsung melihat harapan.

Ia berlutut di depan Vanesa!

Menunduk dalam-dalam!

“Sepupu Vanesa… aku salah…”

“Aku jahat… aku bodoh…”

“Aku tidak akan pernah berani mengganggumu lagi…”

“Aku juga tidak akan sombong lagi…”

“Tolong… maafkan aku…”

Melihat wanita yang biasanya angkuh dan licik kini berlutut seperti ini—

Seluruh keluarga Besar merasakan kepuasan luar biasa!

Akhirnya…

Mereka bisa mengangkat kepala dengan bangga!

1
Oktaviadi Ayu
S
Naga Hitam
okta
DD
typo Vanesa 🤣
Kenjiro Dominic: 😭😭😭😭😭
total 1 replies
dhani satria
update yg banyak bang
Kenjiro Dominic
nanti malam author Update 10 Bab yaaa... maaf pagi ini blum ada update🙏
Naga Hitam: makasih
total 1 replies
DD
typo nona Yati, Thor 🤣
Kenjiro Dominic: 🤣 maaf ngantuk jadi Typo dikit nggak ngaruh kan 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!