NovelToon NovelToon
Kembali Untuk Menjerat Mu

Kembali Untuk Menjerat Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / CEO
Popularitas:22k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Tidak ada yang tahu, Ratu pergi bukan karena ingin meraih cita-cita, namun untuk lari dari perasaannya kepada sosok laki-laki yang ternyata telah memiliki tunangan.
Dia adalah Ardiansyah, putra kedua dari keluarga Suhadi, seorang CEO yang baru saja di Lantik setahun yang lalu setelah menyelesaikan pendidikannya,dan fokus memimpin perusahaan raksasa. namun fakta yang membuat Ratu pergi, Ardiansyah telah bertunangan dengan seorang gadis salehah, teman Adiknya saat berada di pesantren dan memutuskan untuk pergi ke kota dengan misi tersembunyi.
yuk ikuti kisah Ratu di sini....
kawal sampai akhir ya...
apakah sad ending, atau happy ending...

terimakasih atas dukungannya selama ini...
🥰🥰🥰🥰🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Pagi itu, raungan mesin motor sport Ardiansyah membelah kesunyian Mansion Suhadi. Dengan jaket kulit hitam dan helm full-face, ia tampak seperti predator jalanan, bukan lagi pria kemeja rapi yang biasa duduk di kursi belakang mobil mewah.

Ardiansyah bergumam dalam hati, sambil memacu kecepatan "Ratu, jika kamu ingin melihat badai, maka badai itu sedang menuju ke arahmu sekarang."

Ardiansyah tidak datang ke kantornya sendiri, melainkan... ia akan menemui Ratu yang saat ini pasti berada di kantor Afnan style...

Ardiansyah memikirkan motornya sendiri di samping motor Pratama yang berada di parkiran khusus, semua orang menghormatinya karena tahu siapa yang datang, CEO dari Suhadi group yang saat ini sedang bekerja sama dengan Afnan style.

Ardiansyah memasuki lift khusus petinggi, semua karyawan wanita menatapnya dengan penuh pemujaan, kali ini, CEO Suhadi group datang dengan penampilan yang sangat berbeda, yang membuat wajahnya semakin gagah rupawan.

"Tuan Ardiansyah seperti aktor Drakor ya kereen " bisik-bisik karyawan Afnan style.

"benar, dia seperti ketua mafia yang paling tampan" sahut temannya yang lain.

Di dalam lift, Ardiansyah mengacak-acak rambutnya,agar terlihat lebih keren, pagi tadi,ia melihat penampilan aktor yang di gandrungi para gadis saat ini, ia ingin merubah penampilannya agar bisa menjerat Ratu.

Ardiansyah melangkah keluar dari lift dengan aura yang begitu dominan. Suara sepatu boots-nya beradu dengan lantai marmer kantor Afnan Style, menciptakan irama yang membuat para staf wanita menahan napas. Ia sengaja tidak merapikan jaket kulitnya, membiarkan kesan berantakan yang terencana itu bekerja maksimal.

Ia menuju ruangan khusus asisten, sebuah ruangan estetik dengan dinding kaca yang menghadap langsung ke arah pusat kota. Di sana, Ratu sedang serius memeriksa beberapa sampel kain tule yang kemarin ia bahas di siaran live-nya.

BRAK!...

Ardiansyah membuka pintu tanpa mengetuk, sengaja ingin memberikan kejutan dramatis. Ia bersandar di bingkai pintu, melipat tangan di dada, dan memberikan tatapan tajam yang ia pelajari dari tutorial Tatapan Maut Pria Maskulin di internet tadi subuh.

Ratu tersentak, hampir menjatuhkan gunting kainnya. Ia menoleh cepat, kacamata besarnya hampir merosot ke ujung hidung mancungnya. Ia memandang Ardiansyah dari ujung sepatu hingga ke rambutnya yang sengaja dibuat berantakan.

Hening sejenak.

Satu detik... dua detik...

"Pfftt... Hahahaha!"

Bukannya terpesona, tawa Ratu justru pecah seketika. Ia meletakkan kainnya dan tertawa sampai bahunya terguncang hebat.

"Pak Ardi? Ini beneran Pak Ardi?" tanya Ratu di sela tawanya, sambil mengusap air mata di sudut matanya karena terlalu geli.

Wajah Ardiansyah yang tadinya dikeras-keraskan agar terlihat sangar, langsung berubah menjadi kaku. "Kenapa tertawa? Ada yang lucu? Ini gaya street style terbaru," bela Ardiansyah, meski hatinya mulai merasa ngenes karena rencananya gagal total.

Ratu berjalan mendekat, mengitari Ardiansyah seperti sedang memeriksa manekin yang salah kostum. "Gaya street style atau gaya orang yang habis kalah balapan di lampu merah, Pak? Rambutnya... itu model apa? Bapak lupa pakai sisir atau memang kena angin puyuh pas di jalan tadi?"

Ardiansyah berdeham canggung, tangannya refleks mencoba merapikan rambutnya yang tadi ia acak-acak di lift. "Tadi aku lihat di internet, katanya wanita suka pria yang terlihat sedikit... nakal."

Ratu berhenti tepat di depan Ardiansyah, mendongak menatap wajah Rakannya yang kini terlihat sangat menggemaskan karena salah tingkah. "Pak, kalau mau jadi nakal, jangan pakai motor sport tapi tetap pakai parfum aroma kantor yang super wangi begini. Nggak nyambung!"

Ratu menjulurkan tangannya, dengan berani merapikan kerah jaket Ardiansyah yang tertekuk tanpa menyentuh kulit Ardiansyah"Lagipula, Pak Ardi itu lebih cocok jadi CEO kaku yang menyebalkan daripada jadi ketua geng motor. Kembalikan Ardiansyah yang membosankan itu sekarang juga."

Jantung Ardiansyah berdegup kencang saat jemari Ratu menyentuh kerahnya. Ia menangkap pergelangan tangan Ratu yang tertutup Tunik panjang sampai menutup i punggung tangan nya, Ia menahannya di sana. "Jadi kamu lebih suka aku yang membosankan?" tanya Ardiansyah dengan wajah dinginnya.

Ratu terdiam, binar tawanya meredup, digantikan oleh tatapan yang sedikit lebih lembut namun tetap jahil. "Aku lebih suka Pak Ardi yang jadi diri sendiri. Bukan yang pura-pura jadi aktor drama demi menarik perhatian asistennya."

Ardiansyah menghela napas pasrah. "Sial. Tutorial itu benar-benar menyesatkan. Aku sudah menghabiskan satu jam di depan cermin hanya untuk ditertawakan olehmu."

Ratu terkekeh lagi, ia menarik tangannya pelan. "Duduklah, Ketua Mafia. Mau minum apa? Kopi hitam tanpa gula supaya tetap terlihat sangar, atau susu cokelat hangat supaya hatinya yang melow itu tenang?"

"Susu cokelat saja," gumam Ardiansyah sambil duduk di kursi asisten dengan wajah cemberut yang lucu. "Dan tolong, jangan beritahu siapa pun di kantorku kalau aku datang dengan gaya seperti ini."

Ratu hanya menggelengkan kepala sambil menyiapkan minuman. Di balik punggung Ardiansyah, ia tersenyum lebar. Ia merasa Ardiansyah yang sedang berusaha menjeratnya dengan cara yang konyol ini justru jauh lebih berbahaya bagi pertahanan hatinya daripada Ardiansyah yang dingin.

"Oh ya," Ratu menoleh sambil membawa cangkir. "Ibu Vanessa kirim pesan tadi. Dia bilang dia masih belum bisa muncul karena ada urusan rahasia. Jadi, hari ini Bapak harus berhadapan denganku lagi untuk urusan desain branding. Siap?"

Ardiansyah menerima cangkir itu, menatap Ratu dalam-dalam. "Aku selalu siap berhadapan denganmu, Ratu. Bahkan jika aku harus memakai baju badut sekalipun agar kamu mau menoleh padaku."

Ratu tersipu, ia segera membuang muka kembali ke mejanya. "Cepat minum susumu, Kak. Jangan mulai bicara gombal lagi!"

___

Di sudut kafe yang remang, Monica menatap Angga dengan penuh harap. Di matanya, Angga adalah pemuda sukses yang bisa menjadi sekutu untuk menyelamatkan Ardiansyah. Tadi setelah acara pertemuan dengan teman lamanya, Monica tidak sengaja bertemu dengan Angga, rekan bisnis putranya yang sedang membangun hotel. Tanpa Monica sadari, Angga lah yang membuntuti Monica saat baru keluar dari mansion Suhadi. Mereka berbincang ringan,sampai akhirnya Monica menceritakan semuanya pada Angga,bahwa putranya terjerat oleh asisten Afnan style,dan memutuskan Nisya sepihak, serta mengatakan bahwa Nisya kembali pada masalalu nya, dan Monica sendiri tidak tahu, kalau Angga lah yang di maksud Ardiansyah, adalah masa lalu Nisya.

"Tante sudah tidak tahu harus bicara apa lagi pada Ardi, Angga. Dia benar-benar terobsesi pada asisten itu. Padahal asisten itu tidak jelas asal-usulnya, gayanya kasar, dan hanya tahu cara menggoda rekannya!"

Angga tersenyum tipis, menyembunyikan fakta bahwa ia tahu siapa Ratu sebenarnya. "Tante tenang saja. Pria seperti Pak Ardi memang mudah terjebak oleh wanita yang terlihat berbeda. Tapi, bagaimana jika asisten itu ternyata punya niat terselubung? Bagaimana jika dia adalah mata-mata yang ingin mencuri proyek Suhadi group untuk dijual ke kompetitor?"

Monica matanya berbinar "Benar! Itu masuk akal. Wanita seperti dia pasti hanya mengincar harta atau rahasia perusahaan. Tante butuh bukti, Angga!"

"Saya akan siapkan bukti itu, Tante. Kita buat Ardiansyah melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa wanita pujaannya adalah seorang pengkhianat. Dengan begitu, dia pasti akan kembali ke pelukan Nisya yang tulus."

Angga tertawa dalam hati. Ia sedang memutarbalikkan fakta. Ia tahu Monica adalah pintu masuk terbaik untuk merusak reputasi Ardiansyah sekaligus mendapatkan akses ke Ratu.

1
Dewi kunti
jangan lupa ngetiknya pakai spasi biar terbaca🤭🙏🙏🙏
Cica Aretha
ahhh..tambah donk thor..ga sabar nunggu bsk d kantor suhadi🤭💪🙏
Sukarti Wijaya
gercep langsung slesaikan masalahnya ardy jangan sampe berlarut2....👍
suti markonah
tlg nisa jangan di bikin lembek dong thor..kasihan dia jadi korban ayah nya yg tamak sm angga yg tidak punya hati
@Mita🥰
wah Angga ...hati" kamu bakal hancur lo🤭🤭
Aisyah Virendra
Fix... Angga mau cari mati dengan memancing pertikaian sm Ardiansyah, secara tidak langsung dia juga mengusik Najwa. tapiiiiii Ardiansyah dan Ratu bergabung sudah cukup untuk menbuat Anggi mati kutu, Najwa dan Rukayyah hanya akan membantu dari balik layar 🤭
@Mita🥰
Bagus ratu
Aisyah Virendra
Tidak akan pernah terjadi 🤣 yg ada mama Monica akan menyesal seumur hidupnya karena meremehkan seorang Ratu Pratama 🤭
@Mita🥰
Monica kok gak kapok " ya dulu kasus siapa tuh anak angkat nya .
suti markonah: klo ga salah raisa kak
total 1 replies
Cica Aretha
ga ada kapok nya tu h tante monica..semangattt thor💪
@Mita🥰
kasihan Nisya
@Mita🥰
terimakasih update nya😍😍😍
@Mita🥰
😍😍😍😍
suti markonah
kasihan sekali kamu nisa, akibat ulah bpk mu yg serakah kamu jadi korban
@Mita🥰
lanjut
Cica Aretha
makasih byk thor utk duble up nya..sehat2 thor🙏
Sri Supriatin
tks Thor n sehat terus /Good/ slmt bb Indo n mimpi indah 💪💪💪
Aisyah Virendra
Gaskuyyyy Ardiiii... segeralah halalkan Ratu, jangan kalah sama 2 saudaramu yg punya kisahnya masing² dg cara yg unik dan Extreem 🤣🤣 wujudkan mimpimu untuk segera memiliki Ratu, ia Ratu dihatimu dan duniamu 🤭 taklukan segala rintangan yg menghadang 💪
Sukarti Wijaya
nambah thor up nya buat malming😍
Aisyah Virendra
Akhirnya Ardiansyah berkunjung juga ke Mansion Pratama demi menemui Ratu sang pujaan hati 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!