NovelToon NovelToon
Pembunuh Bayaran Menjadi Pelayan

Pembunuh Bayaran Menjadi Pelayan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Novi Vuspita sari

Misi penyelamatan pembunuh bayaran terhadap anak anak itu gagal mengakibatkan dia memasuki tubuh seorang gadis yang keluarganya baru saja di muasnahkan oleh musuh kerajaannya, dirinya dijadikan pelayan dan kakaknya dijadikan selir.

dan parahnya dia harus menjadi pelayan jendral kejam!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Vuspita sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. fang

..” hazel..” hazel melirik siapa yang memanggilnya… jinju. Jinju mendekati hazel yang tidur dibawah pohon kesal. Iya berdecak pinggang memandang Hazel yang malah menatap dirinya polos. Tidur di bawah pohon dalam keadaan siang hari seperti ini. Hazel dia melirik ginju masih dengan wajah yang bingung. Ada banyak yang belum dirinya cerna sebenarnya

“ kau ini… mengapa malah tidur di sini sih… cepat makan siang… nanti jatahhmu tidak dibagi.”panggil Jinju.

Hazel linglung, seperti hilang kesadaran? Dibawah pohon? Hazel melebarkan mata melihat Dimana dirinya. Dibawah pohon yang sama Dimana dia berlatih pedang dimimpinya, tepat disini, dan parahnya seingat hazel dia tadi tidur di kamarnya karena merasa Lelah dan masihh sakit. Tapi?? Hazel merasakan sesuatu yang aneh.

Tangan Jinju memegang tangan hazel dan menariknya.”ayok.” hazel mengangguk berdiri, sedikit kesakitaan saat jinji memegang telapak tangan hazel.” Aduh.. mengapa luka luka lagi?” tanya Jinju kaget melihhat telapak tangan azel yang lecet lecet bakan berdarahh.

Hazel menggeleng pelan.”aku mungkin belum terbiasa bekerja keras.”jelas hazel.

Jinju menatap hazel sedih lalu memeluk Pundak hazel.” Yang sabar yahh… aku tau kamu pasti kaget dengan kehidupan yang nelangsa ini.. sebelumnya makan dengan sendok emas sekarang kamu harus mengais tanah.” Jelas Jinju.

Hazel hanya dia saja.” Ayo makan dulu sebelum makannya habis… “ tegas jinju. Hazel segera berjalan sedikit tertatih mengikuti Jinju untuk makan siang.

Makanan di dunia ini tidak enak… hazel hanya mendapatkan bubur cair biasa, lalu mengenakan kari dan juga sayuran.. hazel makan dengan pelan karena tak bisa menelan makanan ini dengan baik,, bagaimana bisa baik jika dia sendiri belum bisa menerima rasa rasa buruk ditenggorokannya. Cair seperti tidak ada rasanya.

“ tidak ada makanan lain kahh?” tanya Hazel masam kepada Jinju.

Jinju yang makan dan menikmati makannya melirik hazel.” Ini adalah makanan enak hazel, bersyukur hari ini kita bisa dapat daging.. “ jelansya pada hazel.

Hazel menatap makananya dengan menyipit.. mencari daging lau makanan Jinju, mencari daging yang dimaksud.

“yang mana? Kok punya ku tidak ada dagingnya?” tanya hazel serius.

Jinju melirik makanan hazel lalu menunjukan potongan kecil snagat kecil seperti serpihan serpihan daging yang di cincang 100.” Ini daging…”jelas Jinju pada hazel dengan serius.

Hazel mengernyit melihat daging yang dimaksud oleh Jinju.”ini hanya menyangkut di gigi saja..”ketusnya kesal.

Jinju terkekeh mendengarnya.” Kita itu hanya budak hazel, diberi makan begini membuat kita kenyang saja itu lebih dari cukup. Jangan berharap mendapatkan paha babi atau mendapatkan daging kambing.. jika menjadi budak diluar saja, kamu bakan akan lebih sengsara yaitu haanya makan sayur atau hanya makan roti busuk Bersama kaki..” jelas jinju ketus pada hazel.

Hazel mengaduk buburnya dan menggeleng pelan.”menyedihkan.”ketus hazel malas..

wajahnya tetap datar mengatakan itu. Jinju melihat reaksi hazel yang terlihat meremehkan mencubit pipinya gemas.”kau ini, dikasih tau, ngeyel banget.” Ketusnya pada hazel.

Hazel menghindar dari tangan jahil milik jinju yang hendak mencubit pipinya..

Hazel menghela nafas pelan meletakkan makanan miliknya di depannya. Jinju menatap hazel heran.”kau tidak makan?” tanyanya serius.

Hazel menggeleng pelan.” Aku tidak bisa makan makanan yang seperti muntahhan kucing ini.” Ketusnya segera menjauh.” Hazel… kau ini.. aku habisi baru tau rasa.”ketusnya pada hazel yang pergi.

Beberapa pelayan melihat Jinju yang ditinggal hazel sinis.” Sudah menjadi budak tapi masih berlagak dan sok… dia benar benar tidak waras.”ketus mereka melirik jinju.

Jinju hanya berani menunduk karena takut kepada mereka semua… “ Jinju kau harusnya menyadarkan dia jika dia hanya seorang budak.. bukan lagi seorang putri.”ketus yang lain lain melempar jinju dengan sisa makanan. Jinju hanya bisa menunduk tak berani apalagi mereka mulai melempari jinju lagi dan lagi dengan makanan. Jinju tidak menolak atau mengelak. Dia hanya diam merasakan serangan serangan itu sedih. Ia tak berani melawan.

Hazel berjalan melihat sekeliling kediaman,, memeriksa apa saja dan bagian bagiannya.. bugh. Hazel kaget saat tubuh seseorang nyaris jatuh setelahh menabraknya. Ia segera menarik kera baju sosok itu.. hazel terdiam mendapatkan anak kecil yang memandang azel polos. Anak yang berusia 12 tahhun kah???

Hazel melihatnya segera membantunya berdiri dengan baik.. “ maaf aku tidak melihat..” jelaanya kepada anak laki laki tersebut.

Anak laki laki itu cemberut.”aku tinggi loh.. masa tidal lihat?” tanyanya kesal. Tingginya sedada milik hazel. Hazelpun sadar dia tinggi.

Hazel diam sejenak merasakan tangan kecil yang hendak memukulnya tapi hazel segera menangkisnya. Tepat saat itu anak itu menjadi kaget. Hazel menepis d lagi serangan anak itu pada hazel sampai hazel menarik tangannya dan mendorongnya kedepan. Menahhan tangan anak kecil itu kebelakang membuat dia berteriak kesakitan

“ hentikan apa yang kau lakukan.”tegansya pada hazel.

Hazel yang mendengar suara teriakan anak itu menaiki alisnya.”justru harusnya aku yang bertanya. Apa yang kau lakukan? Mengapa menyerangku?” tanya hazel dingin dan tajam.” Dasar pelayan rendahhan..!! lepaskan aku..”teriaknya menggema di sana.

Hazel melihat anak ini dingin, saat Dimana dia masih berteriak dan memberontak.

“apa yang kau lakukan.” Teriak David tiba tiba datang menatap hazel dan anak yang ia sandera. Anak itu melirik David melotot.

”David bunuh dia.. dia Sudah kurang ajar kepadaku. Bunuh dia.” Teriaknya mengarahhkan hazel dibelakangnya

David menjadi gugup melihat tuannya. Ia menatap hazel lagi tapi lebihh gugup lagi saat mendapatkan tatapan dingin hazel.

“ David kau sialan. Kau terlalu lama bergerak.”teriaknya kepada David.

Saat David tidak lah membantu atau melakukan apa yang dia perintahkan.” Lepaskan tuan muda.” tegansya kepada hazel.

Hazel melepaskan anak kecil itu santai tapi anak itu meringis kesakitan sampai tersungkur. David buru buru membantu tuan mudanya.

Tuan mudanya menyipit hazel dingin.” Dasar pembantu sialan..” teriaknya menarik pedang David hendak menyerang hazel.

“ apa yang kau lajukan Fang Sun?” tegas suara bariton dibelakangnya.

Suara yang membuat tubuh anak kecil itu menegang ditempat. Anak kecil itu melirik pamannyya dengan pandangan tak suka.”dia kurang ajar paman, dia pelayan sialan harus mati..” teriak Fang sun segera hendak menyerang hazel dengan peda g yang ia pegang.

“ Fang SUN..!!” tegas Zeyn menghentikan Fang Sun. dia terdiam ditempat tepat saat hazel di sana menatapnnya dingin. Zeyn menatap hazel yang diam di sana, tapi matanya malah terfokus pada luka dibagian leher hazel, ia mendekkati hazel dan fangsun.

” Masuk ke kamarmu kau bahkan belum diperbolehkan keluar karena masih dihukum. Mengapa ada disini?” tanyanya dingin pada fang sun.

Fang sun cemberut menatap pamannya.” Aku capek, aku tidak mau belajar lagi, aku mau main.” Tegansya pada Zeyn tak suka. Ia cemberut menatap Zeyn tak suka.

” Masuk atau kau tau akibatnya.!” Tegas zeyn dingin

. Fang sun melirik hazel tak suka.” Tapi aku mau dia mati.” Tegas Fang Sun menunjuk Hazel.

“ masuk sekarang..!” tegas zeyn. Fang Sun tak berani lagi.. hazel diam menatap anak kecil yang sudahh pergi dengan wajah suram karena di tekan olehh zeyn. Tatapan Hazel menunjukan pertanyaan. Siapakah anak kecil itu???

Zeyn melihat Hazel yang diam memperhatikan Fang sun dingin.” Siapkan makan siangku..!” tegasnya pada hazel. Hazel tak mendengar..

1
Mila Sari
semangat Thor, di tunggu cerita selanjutnya
Mila Sari
lanjut Thor, semakin penasaran dgn hazel
Q1n9 Yu3R
di bab pertama, udah mengudang air mata aja😭😭😭😭
pengagum rahasia 🍂: aayoooo bacaaa lagi hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!