NovelToon NovelToon
Ternyata CEO

Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: My finger

Lamaran Raditya di tolak oleh yuni calon ibu mertua nya karena tidak menyanggupi hantaran yang di minta. Yuni bahkan menghina Raditya dan mempengaruhi anak nya agar mencari laki laki yang kaya, karena anak nya Melinda adalah seorang sekretaris di perusahaan ibu nya. terpengaruh oleh ibu nya, Melinda sebagai kekasih Raditya akhir nya ikut merendah kan
karena emosional tiba tiba Raditya melamar seorang gadis yang bernama Dahlia, pembantu di rumah Melinda dengan cincin Berlian.
Namun siapa sangka, Raditya yang di kenal sebagai pegawai admistrasi di tempat Melinda bekerja, sebenar nya adalah anak sulung pewaris perusahaan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My finger, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

"Saya izin ke toilet pak" Melinda mengangkat sedikit tangan nya nya menatap ke arah pak Nyoman yang sedang berdiri.

Tanpa menunggu respon dari atasan nya ia langsung berjalan keluar.

Berkali kali Melinda muntah karena merasa sangat mual. Rasa kaget membuat perut nya tak nyaman. Di dalam hati nya ada amarah yang luar biasa hingga ia tak sanggup lagi menahan.

"Ini gila,! Serius, ini benar benar gila,! Bagaimana mungkin pembantu itu selalu merebut orang yang aku sukai? Bahkan dari SD, guru juga lebih banyak memperhatikan dia dari pada aku. Padahal dia perempuan miskin. Aku benci wanita itu sampai ke ubun ubun ku,!"

"Uweekk,,!"

Melinda mengusap mulut nya sekali lagi, ia ingin coba mengeluarkan isi perut nya lagi namun tak bisa. Tak ada muntahan tapi ingin muntah, seperti ada sesuatu yang mengaduk aduk perut nya.

"Gak mungkin,! Aku gak terima. Raditya dan Daren dua pria kaya penguasa di perusahaan ini dekat dengan babu itu. Apalagi kalau sampai di di nikahi salah satu nya, itu arti nya,,, artinya babu itu akan jadi nyonya! tidak,,, tidak,,,"

Sekeras mungkin, Melinda menahan suaranya agar tidak terdengar keluar. Ada airmata yang keluar dari kelopak mata nya. Bukan tangisan tapi karena ia terlalu sering menekan pupil nya saat berusaha muntah. Wajah gadis itu merah karena kelelahan, sungguh ia merasa tak mampu menanggung nya sendiri.

"Mama, mama,, aku harus menelpon mama sekarang" lirih nya

Sambil mengusap hidung nya, dengan cepat ia menyentuh layar handphonenya

"Halo Mel, tumben lagi jam kerja telepon?" tanya Yuni dari seberang telepon

"Mama,,, mama,, uhukk,,, uhuk,,,!"

Seolah semua kata kata dalam otak Vania terkunci. Ia kesulitan merangkai kalimat. Yuni yang mendengar suara anak nya grasak grusuk sembari batuk menjadi khawatir

"Mel,,, kamu kenapa mel? Ganti ke video call" perintah Yuni sambil mengalihkan ke panggilan video.

Melinda kembali menyetuh layar handphonenya dan memperlihat kan wajah nya. Yuni sangat terkejut, wanita itu panik luar biasa melihat wajah anak nya sampai kemerah menahan begitu.

"Kamu kenapa Mel,, atur nafas mu Mel,!" seru yuni panik

Gadis itu malah menutup wajah nya, menangis. Yuni semakin gelisah.

"Mama ke kantor mu sekarang ya,! Tunggu mama datang"

Melinda menggeleng "Jangan ma, aku gak mau malu di kantor. Cukup gara gara kemarin aku malu"

"Terus gimana Mel? Mama gak mau terjadi apa apa sama kamu"

Hanya anggukan kepala Melinda yang terlihat. Gadis itu membuang ingus nya dan meludah untuk menetralisir perasaan nya

"Tarik nafas Mel,, atur nafas mu,!" kata Yuni panik. Jangan sampai putri nya itu pingsan di dalam kamar mandi. Melinda mengikuti saran ibu nya, setelah itu ia terlihat lebih tenang.

"Ma,,, cowok yang kemaren datang kerumah itu adalah,,,"

Yuni mencoba sabar menunggu. Meski tiba tiba sangat penasaran. Dia terus menunggu saat Melinda harus berkali kali berdehem karena merasa seperti ada yang menyangkut di tenggorokan Melinda

"Ehemm,, dia itu,, fiuh,," Melinda membuang ingus nya

"Ya, apa Mel,?!" Yuni menahan gemas di dada ya

"Cowok yang datang itu anak kedua dari Hadi Pratama, ma!"

Yuni terperangah, dengan bibir gemetar ia berusaha membuka mulut nya

"Arti nya,, di,,, dia adik nya Raditya, Mel?"

Melinda mengusap wajah nya dan mengangguk. Yuni merasakan tiba tiba bulu kuduk meremang. Ia luar biasa terkejut. Namun melihat anak nya shock begitu, yuni pun berusaha menguat kan jiwa nya

"Sabar ya sayang ku"

"Aku gak terima kedua nya sampai dekat, bahkan salah satu nya akan benar benar menikahi babu itu ma,! Bahkan aku masih ingat tas kemarin itu. Tak mungkin cocok dengan babu itu"

"Ok sayang, kita akan cari solusi. tak mungkin itu bisa mudah terjadi. nanti kita bicarakan di rumah. kamu tenangin diri nya, tarik nafas mu! Jangan sampai ada yang tahu kamu sekaget ini. Mama gak mau kalau kamu sampai dapet SP 2 Mel"

Melinda berusaha menganguk sambil mengatur nafas nya. Ia lalu memutus kan panggilan telepon. Segera ia keluar mengambil alat make up nya. Dengan cepat dia mencoba mentouch up dandanan nya

*****

"Hey mbak,! ketemu lagi kita,!" sapa Daren saat berada di lift yang sama dengan Melinda saat jam pulang kerja

Melinda Hanya tersenyum kecut. kembali perut nya terasa mulai mencubit karena terlalu grogi dan menahan malu. Melinda membalik kan tubuh nya membelakangi Daren. melihat nya daren hanya tersenyum

********

Sesampai nya di rumah, Melinda langsung membuka kulkas dan meraih minuman dingin. Gadis itu menegak nya sangat rakus seolah ingin membekukan perasan nya yang tak karuan

"Udah Mel! jangan Siksa diri mu hanya karena laki laki. jika memang Raditya dan deren itu bukan jodoh mu. Nanti pasti ada yang lain, yang lebih kaya tentu nya" kata yuni sambil mendekati putri nya

Melinda menggeleng

"Bukan karena itu ma,! sungguh bukan. Tapi mengapa harus Dahlia? Dahlia si babu itu? Sungguh aku tak bisa menerima nya ma! dia hanya babu ku, yang biasa hanya mengganti sprei ku! Dia hanya pelayan di sini yang hanya mencuci bekas makan kita,! Bagaimana nanti ia bisa tiba tiba jadi nyonya central glory ?!"

"Sabar sayang, sabar"

Yuni khawatir melihat kondisi putri nya yang terlihat begitu shock

.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!