(Belum Revisi)
Menceritakan pernikahan seorang "Raka wijaya" yang merupakan CEO tampan tapi playboy dengan "Raina Agestia" gadis biasa dari kalangan bawah. dan kisah pertemuan antara "Reno" playboy kelas kakap sekaligus sahabat "Raka" dengan "Nela Sasmita" biduan dangdut yang merupakan sahabat Raina.
Penasaran kan??
yukkk mari kepoin!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part.34
Setelah membereskan semua barang bawaannya dan pamit kepada keluarganya, raka dan raina segera bergegas memasuki mobil yang akan mengantarkan perjalanan jauhnya. raka dan raina duduk di kursi belakang. pak wijaya dan bu sandra masih ingin menghabiskan waktunya di kampung jadi mereka tidak ikut pulang ke kota.
Baru tiga jam perjalanan mereka sudah merasa lapar. lalu raka menyuruh sang sopir berhenti di restoran terdekat. mereka singgah di restoran pring sewu untuk makan malam. setelah selesai makan malam mereka bersiap untuk melanjutkan kembali perjalanannya yang masih jauh.
Dalam perjalanan raina hanya tidur karena sangat lelah. sedangkan raka tampak duduk tidak nyaman dan beberapa kali mengganti posisi duduknya tapi tetap saja tidak nyaman karena badannya merasa pegal-pegal dan sangat cape butuh berbaring.
Tepat pukul tengah malam mereka sampai di kediaman pak wijaya. mereka akan bermalam disana lalu besoknya langsung pindah ke rumah barunya.
"Hey bangun "ucap raka sambil menepuk-nepuk pipi raina agar segera bangun dari tidurnya.
Setelah beberapa kali mencoba membangunkannya tapi sepertinya raina tetap terjaga dalam tidurnya.
"Kenapa kau bisa tidur sangat nyenyak dengan posisi ini gadis kampung. "gumam raka memperhatikan wajah istrinya lalu menggendongnya keluar dari mobil.
"Maaf tuan apa tuan perlu bantun "tanya sopir pribadi keluarga wijaya.
"Tidak usah, saya bisa sendiri dan barang-barang di bagasi tidak usah di turunkan karena besok langsung dibawa ke rumah baru. "ucap raka kepada sopirnya
"Baik tuan "ucapnya lalu memasukan mobilnya ke dalam garasi rumah mewah itu.
"Kau sungguh menyusahkan gadis kampung. "gumam raka yang nampak kesusahan menggendong raina.
Karena memang sudah sangat lelah dan tidak mampu menggendong raina sampai ke lantai atas akhirnya raka memutuskan tidur di kamar tamu yang berada di lantai bawah.
Setelah menurunkan raina di kasur mewahnya raka memutuskan keluar kamar dan menuju ke dapur untuk mengambil air minum.
"Permisi tuan muda, apa saya perlu memasak makanan untuk tuan. "tanya bi sumi yang kebetulan melihat tuannya berada di dapur.
"Tidak usah bi, tidurlah lagi lagian saya juga akan langsung istirahat karena sudah sangat lelah. besok pagi saja bibi siapkan masakan kesukaan saya. "jawab raka lalu berlalu pergi setelah mengambil botol aqua air mineral di lemari pendingin.
Raka lalu ikut berbaring di sebelah raina dengan posisi memunggunginya.
Keesokan paginya raina nampak mengerjapkan matanya. ia melihat sebuah tangan melingkar di perutnya. ia menoleh ke belakang ternyata raka begitu lelap tidur dengan posisi itu.
"Apa dia sekarang sudah mencintaiku apa hanya nyari kesempatan. "gumam raina lalu melepaskan tangan suaminya yang masih memeluknya.
Raina bergegas memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri. setelah selesai dia berlalu pergi ke dapur tanpa membangunkan raka.
"bi sedang masak apa "tanya raina saat melihat dua orang pelayan sedang sibuk memasak di dapur.
"bibi sedang memasak makanan kesukaan tuan raka untuk sarapan nona. apa nona sudah lapar? sebentar lagi selesai nona. "ucap bi sumi salah satu pelayan yang sedang memasak.
"Lanjutkan saja bi, saya hanya ingin membantu. "ucap raina
"Tidak usah non, ini hampir selesai lebih baik nona mengajak tuan raka segera bergabung ke meja makan saja. "jawab bi sumi
"Baiklah bi "ucap raina lalu meninggalkan dapur dan kembali memasuki kamar untuk membangunkan suaminya.
"Mas bangun "ucap raina sambil menggoyang-goyangkan tubuh raka agar segera bangun.
"Emm.. masih pagi nanti saja. "jawabnya yang masih menutup rapat kedua matanya.
"Mas katanya mau makan makanan kesukaan. itu udah siap nanti keburu dingin loh. "ucap raina
Mendengar makanan kesukaan membuat raka langsung bangkit dari tidurnya.
"Ya sudah saya mau membersihkan diri dulu. kamu keluarlah duluan. "perintah raka
Lalu raina berjalan keluar kamar dan menunggu raka di ruang makan untuk sarapan bersama.
Setelah selesai membersihkan dirinya raka menyusul raina untuk segera sarapan bersama.
"Maaf tuan muda ada mencari anda di luar "ucap bi sumi salah satu pelayan yang tadi sedang membersihkan halaman depan rumah.
"Siapa bi "tanyanya
"Em anu tuan "ucap bi sumi ragu
"Siapa bi kenapa gugup "tanya raka
"Non vani tuan "jawab bi sumi ragu menyebutkan nama mantan pacar tuan mudanya.
Vani.. apa dia sudah kembali. "batin raka
"Baiklah bi, suruh menunggu di ruang keluarga saya selesaikan dulu makannya. "ucap raka yang masih melahap sarapannya.
Siapa vani, kenapa bertamu sepagi ini "batin raina
Mohon dukungannya gaesss...
jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca..
sabar ya Nela
bodohnya raina.
penyesalan itu, selalu datang diakhir.
kalo diawal namanya pendaftaran.
msih jauh dri kata Hot.