NovelToon NovelToon
Istri Kecil Uncle Dom (Kesempatan Kedua)

Istri Kecil Uncle Dom (Kesempatan Kedua)

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: Prince Aurora

Sial! .

Lagi-lagi Dom dibuat menangis karena cinta.

Satu kali lagi pria itu berlutut, memohon maaf dan mengemis cinta kepada istri kecilnya. Namun, sebesar apa cinta yang dia tunjukkan, Bella tetap menggeleng dengan linangan air mata. Hukuman telah wanita itu jatuhkan sepenuh cinta.

"Bella, apakah pria brengsek sepertiku tidak layak untuk mendapatkan kesempatan kedua?" Gugu Dominic dengan suara bergetar.

Keduanya saling mencintai, namun Dom kembali terlena dengan masa lalunya, perselingkuhan pria itu dengan Sarah menjadikan boomerang hebat bagi bahtera rumah tangganya bersama Bella.

Bisakah Dom merebut kembali rasa cinta dan percaya istri kecilnya seperti semula?

"Aku begitu mencintaimu, Bella. Dan kau hampir membuat pria seksi ini menjadi gila!" Desis Dominic, saat cintanya kali ini tercampur dengan ambisi amarah dan gairah.


D O N ' T P L A G I A T ! ! !
H A P P Y R E A D I N G, S U G A R R E A D E R S ! !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prince Aurora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34 — Untuk Kedua Kalinya, Kau Mengkhianatiku

Malam itu hujan turun deras di Sydney.

Langit gelap, angin dingin berembus di sepanjang jalan kota, sementara Bella duduk sendirian di ruang tamu apartemen, menatap jam dinding yang hampir menunjukkan pukul sebelas malam.

Dominic belum pulang.

Padahal pria itu berjanji akan pulang lebih cepat malam ini.

Ia bilang ada meeting penting di kantor.

Bella memegang ponselnya erat.

Sudah tiga kali ia menelepon.

Tidak ada jawaban.

Perasaannya tidak enak sejak sore.

Apalagi ketika tadi sore Diana sempat mengunggah sebuah foto story—segelas wine merah di atas meja restoran mewah dengan caption samar.

“Some old feelings never really die.”

Saat itu Bella masih mencoba menepis prasangka buruk.

Mungkin hanya kebetulan.

Mungkin bukan Dominic.

Namun entah kenapa, hatinya terus terasa sesak.

Tak lama kemudian, ponselnya bergetar.

Sebuah pesan masuk dari nomor tak dikenal.

Tangannya sedikit gemetar saat membuka.

Dan dunia Bella seperti berhenti berputar.

Sebuah foto.

Dominic.

Duduk berhadapan dengan Diana di sebuah restoran hotel.

Bukan sekadar makan malam biasa.

Tangan Diana berada di atas tangan Dominic.

Dan pria itu…

tidak menolak.

Air mata Bella langsung jatuh.

Dadanya terasa sesak.

Tangannya gemetar hebat.

Namun yang paling menghancurkan adalah pesan di bawah foto itu.

“Lelaki seperti Dominic tidak akan pernah berubah.”

Bella menatap layar ponselnya lama.

Lalu tanpa berpikir panjang, ia mengambil tas dan kunci mobil.

Malam itu, dengan hati yang sudah retak untuk kedua kalinya, Bella pergi menuju hotel yang tertera di foto.

Hujan membasahi tubuhnya saat ia turun dari mobil.

Langkahnya cepat.

Napasnya memburu.

Dadanya sakit.

Lift hotel terasa begitu lambat.

Sampai akhirnya pintu restoran terbuka.

Dan di sana…

Bella melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri.

Dominic.

Dan Diana.

Duduk terlalu dekat.

Wanita itu tersenyum sambil menyentuh rahang Dominic.

Sementara pria itu diam.

Tidak menghindar.

Tidak menjauh.

Bella merasa tubuhnya lemas.

Namun rasa sakit di dadanya jauh lebih besar daripada kelemahan fisiknya.

“Dominic.”

Suara Bella bergetar.

Namun cukup untuk membuat keduanya menoleh.

Wajah Dominic langsung berubah pucat.

“Bella?”

Pria itu berdiri cepat.

Tatapannya panik.

“Sayang, dengar dulu—”

Bella tertawa kecil.

Tawa yang sangat dingin.

Sangat terluka.

“Dengar?”

Air matanya terus jatuh.

“Untuk apa aku dengar penjelasan lelaki yang bahkan nggak belajar dari kesalahan pertamanya?”

Dominic melangkah mendekat.

Namun Bella mundur.

Tatapannya beralih pada Diana.

Wanita itu justru tersenyum puas.

Senyum yang membuat darah Bella mendidih.

“Kau sengaja, ya?”

Bella menatap Diana tajam.

Diana menyilangkan tangan.

“Kalau dia benar-benar mencintaimu, dia tidak akan duduk di sini denganku.”

Kalimat itu seperti pisau yang menghunjam jantung Bella.

Bella menoleh pada Dominic.

Matanya memerah.

“Jadi benar?”

Suara Bella pecah.

“Kau main lagi sama dia?”

Dominic menggeleng cepat.

“Tidak! Aku datang cuma buat menyelesaikan semuanya.”

Bella tertawa sambil menangis.

“Lucu.”

Ia mengusap air matanya kasar.

“Kalau mau menyelesaikan, kenapa harus sembunyi-sembunyi?”

Dominic membeku.

Bella melangkah mendekat.

Tatapannya penuh luka.

“Aku lagi hamil anakmu, Dominic.”

Suaranya pecah.

“Dan untuk kedua kalinya, kau memilih menyakiti aku.”

Seluruh restoran mendadak sunyi.

Dominic mencoba memegang tangan Bella.

Namun wanita itu menepis keras.

“Jangan sentuh aku!”

Suara Bella meninggi.

Beberapa orang mulai menoleh.

Namun Bella tak peduli.

Yang ia rasakan hanya sakit.

Sakit yang begitu dalam.

“Dulu aku pergi karena kau mengkhianatiku.”

Air mata terus mengalir.

“Dan malam ini…”

Bella menatap Dominic lurus.

“Aku pergi lagi karena ternyata kau memang tidak pernah berubah.”

Wajah Dominic benar-benar pucat.

“Bella, please…”

Suara pria itu bergetar.

“Itu nggak seperti yang kau pikirkan.”

Bella tersenyum pahit.

“Kalimat lelaki selingkuh memang selalu sama.”

Kalimat itu menghantam Dominic.

Bella menatap Diana sekali lagi.

“Kali ini, silakan ambil dia.”

Suaranya dingin.

“Aku capek berebut lelaki yang bahkan tidak tahu cara menjaga keluarganya.”

Dominic langsung panik.

“Bella!”

Namun wanita itu sudah berbalik.

Langkahnya cepat meninggalkan restoran.

Air matanya bercampur dengan air hujan saat keluar hotel.

Tangannya memegang perutnya erat.

“Maafkan Mama…”

isaknya lirih.

“Mama harus pergi lagi.”

Malam itu, Bella kembali mengemasi barang-barangnya.

Tanpa meninggalkan banyak penjelasan.

Hanya satu surat di atas meja.

Untuk Dominic.

Kau sudah kehilangan kesempatan keduamu.

Jangan cari aku.

Kali ini aku pergi bukan karena marah, tapi karena aku sudah benar-benar lelah.

Dan untuk kedua kalinya…

Bella menghilang dari hidup Dominic.

 

1
Harwanti Jambi
𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑠𝑎𝑘𝑖𝑡 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑖𝑛𝑔 𝑚𝑢
Isn't Aurora!!💫
gasss lanjut lagi
Dian Sary
penyesalan slalu dibelakan kl didepan pendaftaran dong, buat dominic berjuang lebih keras biar gk janji" meluluh thor
Isn't Aurora!!💫: bener tuhhh, enaknya diapain yaa ni om om 😭
total 1 replies
Dian Sary
ceritanya menarik
Secilia Cindy
lanjuttttttt thor.. 👍
mimief
ayoo Thor
kasih gebrakan yg gimana
ini...kyk masih ada ditempat setelah ber bab bab
pergi atau tinggal?
putuskan segera
mimief
teruuuussss
mimief
aku galau...
aku sebal
aku....aakhh bingung mau apa ya 🙄😜🤣
mimief
ini orang ga kerja kerja apa yaaa🙄
dulu aja alesannya sibuk Mulu
Ampe kita di abaikan
dasar...kalau ada maunya aja,so soan semua ditinggal demi kita
nanti kalau udah dapet lagi juga lupa🙄
mimief: wkwkwkwkwkwk
apa makelar tanah kali KA
ga laku laku tanahnya🤣🤣
total 2 replies
mimief
jadi...luluh kah?.
tapi siapa yg ga yaaa🫣
mimief
aku juga kalau jadi dia... bakalan goyah
kasih kesempatan ga ya?🙄🥹
Soraya
lanjut
mimief
kadang ga ngerti ya
.di otak para pelakor itu
dia cantik
dia sukses
tapi malah terobsesi sama milik orang lain
dan bodohnya para pria itu membuka pintu hati nya lebar"
mimief
🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹
aku bacanya ga nafas thor
mimief
jangan lemah...
ayo semangat bella
mimief
aku juga setuju lah Thor
cape sama orang yg belum selesai sama masa lalunya
kita akan selalu sendirian
terabaikan
dan...bukan sesuatu yg jadi prioritas
dia datang hanya kewajiban 🥹
mimief
hami yaa🥹🥹🥹
mimief
itu dia..
sebenarnya air mata bukan lah tanda kita lemah
tapi memberikan ijin buat tubuh kita mengeluarkan semua rasa
nangis aja..
yg kenceng.
tapi.....untuk saat ini aja
setelah nya kita bergerak maju ke masa depan
mimief
yah begitulah semua lelaki
mereka kan selalu merasa di zona nyamannya
merasa kita akan ditempat dan rasa yg sama
walaupun apapun yg terjadi
tapi mereka lupa semua asalnya dr mereka 🥹🥹
mimief
hiks....hiks.
kok aku yg emosi ya Thor
liat Diana yg ga tau malu
eh..mang lupa ya
pelakor mang semuanya ga tau malu🥹🥹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!